Suara Denpasar - Sadis! Mbah Slamet, nama panggilan Slamet Tohari (45) begitu kejam. Dia diduga membunuh puluhan orang yang ingin menggandakan uang.
Untuk sementara, jajaran Polres Banjarnegara sudah menemukan sebelas kuburan korban yang berada di tiga titik tak jauh dari rumah pria yang berprofesi sebagai dukun itu, Selasa 4 April 2023.
Dalam aksinya, Mbah Slamet mengaku menjadi dukun yang memiliki kemampuan melipatgandakan uang.
Pengakuan itu tentu membuat banyak korban yang tergiur dan mendatangi kediamannya di Desa Balun, Kec. Wiyanasa, Kab. Banjarnegara.
Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto kepada wartawan mengaku, pengungkapan kasus ini berawal dari hilangnya warga Sukabumi berinisial PO. Korban diketahui awalnya dari Sukabumi bersama anaknya ke kediaman Mbah Slamet.
Sempat pulang dan esok harinya kembali bertemu dengan Mbah Slamet. Dua hari kemudian korban mengirim pesan bahwa sedang berada di rumah Mbah Slamet dan berpesan kepada sang anak jika dirinya tidak kembali. Sang anak agar mencari bersama aparat kepolisian di kediaman pelaku.
Beberapa hari kemudian ternyata sang ayah tidak bisa dihubungi. Sontak sang anak bersama pihak kepolisian mencari ke kediaman Mbah Slamet.
Di sana, Mbah Slamet mengaku sudah membunuh korban dan menguburnya. Korban (PO) telah dikubur di jalan setapak menuju ke hutan di Wanayasa," begitu kata Kapolres. Selanjutnya jasad korban lain berhasil ditemukan. ***