Suara Denpasar – Deddy Corbuzier hadir dalam podcastnya dengan outfit yang membuat Habib Jafar berkomentar. Di sesi awal pembukaan podcastnya, tiba-tiba Onad seperti nyerocos dan mengganggu Deddy Corbuzier.
“Loe kenapa sih?” tanya Deddy Corbuzier kepada Onad sambil menatapnya.
“Loh nggak,” jawab Onad menyangkal.
Hingga akhirnya terjadi perdebatan di antara keduanya saat sesi awal tersebut. Tiba-tiba Habib Jafar menimpali, “biar aman.”
Habib Jafar pun menggantikan kalimat pembuka podcast Deddy Corbuzier dengan bahasa Arab.
“Khamsa, Arba’a, tsalatsa, isnain, wahid, Login,” ungkapnya.
Perdebatan yang masih berlanjut antara Onad dan Deddy Corbuzier. Akhirnya Deddy Corbuzier pun mengakui, “Gua di sini di tengah-tengah aja Bib, gak mau ikut-ikutan kanan maupun kiri.”
Mendengar ucapan Deddy Corbuzier tersebut, Habib Jafar pun memberikan tanggapan.
"Memang ya, dalam Islam itu yang penting hati dan pikiran yakni substansinya.”
Habib Jafar melanjutkan dengan sedikit menyinggung penampilan Deddy Corbuzier.
“Tapi identitas ya, kalau bisa tipis-tipis tu dihayati juga.”
Habib Jafar menyela Deddy Corbuzier dan berkata, “Anda kok masih identitasnya kayak mau ke Gereja ya?”
Timpal Onad kembali menyela, “Ini, pakaian ke Gereja," sembari menunjuk ke arah pakaian yang dikenakan oleh Deddy Corbuzier.
Mereka bertiga pun hanya tertawa bersama melihat Deddy Corbuzier.
“Tapi Anda habis dari mana, ada kondangan?” tanya Onad kembali ke Deddy Corbuzier
“Nggak saya lagi ini aja, kalian kan udah begini, saya ini jadi sales pak!” jelas Deddy Corbuzier pada keduanya.
Kata Deddy Corbuzier “menjadi sales agama”. Maksud dari Deddy Corbuzier, saat ini banyak orang yang menjual sesuatu atas nama agama sehingga Deddy Corbuzier mengistilahkannya sebagai sales agama.
“Itu terjadi tapi?” tanya Onad ke Deddy Corbuzier.
“Oh iya, tapi ini terjadi di negara Wakanda, bukan di Indonesia,” tegas Deddy Corbuzier.
“Oh iya saya paham,” seru Onad. (*/Dinda)