2 Peristiwa Ini Bikin Mahfud MD Kapok Kejar Jabatan, Termasuk soal Jadi Cawapres Ganjar Pranowo

Suara Denpasar

Jum'at, 28 April 2023 | 13:15 WIB
2 Peristiwa Ini Bikin Mahfud MD Kapok Kejar Jabatan, Termasuk soal Jadi Cawapres Ganjar Pranowo
2 Peristiwa Ini Bikin Mahfud MD Kapok Kejar Jabatan, Termasuk Capres atau Cawapres di Pilpres 2024! (Youtube Helmi Yahya Bicara)

Suara Denpasar - Nama Mahfud MD kerap mencuat dalam gelaran Pemilihan Presiden (Pilpres) maupun dalam pengisian menteri. Bahkan, dia masud dalam pusaran sebagai nama yang cocok jadi cawapres Ganjar Pranowo. Akan tetapi, Mahfud MD belajar dari pengalaman yang membuat dia kapok mengejar jabatan.

Mahfud mengakui kapok kejar jabatan kepada Helmi Yahya. Saat berbincang dengan mantan direktur TVRI dan presenter kawakan ini, Mahfud mengakui pernah mengejar-ngejar jabatan.

Lantas bagaimana dengan kans Mahfud dalam Pilpres 2024 mendatang? 

"Jangan-jangan ini (Mahfud) tokoh yang dirindukan Indonesia ke depan?" tanya Helmy di kanal Youtube Helmy Yahya Bicara dikutip Jumat (28/4/2023).  

Mahfud mengaku sampai saat ini belum menganalisis apakah dia masuk dalam pusaran capres-cawapres. Dia juga merasa tidak berkepentingan.

"Saya ingin menyelesaikan tugas-tugas saya yang disampaikan Pak Jokowi," tandasnya.

Dia mengatakan, tugas yang diembannya adalah pemberantasan korupsi, radikalisme, penyelesaian HAM, penegakan hukum, dan indeks persepsi hukum.

"Saya fokus ke sana dulu. Bicara-bicara seperti itu kan ada waktu dan tempatnya. Tapi terus terang sampai saat ini saya tidak merespons," tandasnya.

Sikap Mahfud ini berbeda dengan dia yang dulu. Dalam kontestasi Pilpres terdahulu, dia bahkan menyiapkan tim. Jika ada berita tentang dirinya masuk dalam pusaran pencapresan, maka timnya akan mengkapitalisasi untuk terus menaikkan namanya.

baca juga

"Karena dulu saya, ya, mau (kejar jabatan presiden atau wakil presiden). Tapi sekarang saya gak mau mengkapitalisasi. Biarin aja, biar berkembang sendiri. Nanti pada saatnya jika perlu dijawab, ya, dijawab," terangnya.

Saat ini, dia juga tidak membentuk tim untuk mengkapitalisasi peristiwa atau informasi soal pencapresan Mahfud. Dia ingin itu berjalan sendiri secara alami.

"Karena filosofi saya itu kalau jabatan sepenting itu dikejar juga kalau tidak bisa gak dapat. Gak dikejar kalau mau, diberikan Tuhan," katanya.

Dia mengatakan, filosofi ini dia dapat dari pengalaman. Dia sudah pernah mengalami banyak peristiwa bagaimana dia tidak mengejar-ngejar, tapi datang sendiri. Begitu juga ketika dia kejar-kejar malah tidak dapat.

"Karena semua itu sudah pernah saya alami. Saya pernah ngejar jabatan, juga gak dapat. Udah mati-matian gak dapat, tapi ketika saya sedang tidur-tiduran tiba-tiba dipanggil diberi jabatan. Itu artinya apa? artinya Tuhan aja ," terang pejabat asal Madura ini.

Dia akhirnya mengakui itu berdasarkan dua pengalaman gagal meraih jabatan yang diinginkan saat Pilpres 2019. Kala itu, Mahfud sudah akan menjadi cawapres mendampingi Jokowi. 

Tiba-tiba, cawapres Jokowi berubah. Ma'ruf Amin yang saat itu menjadi ketua MUI diplot jadi cawapres Jokowi.

Namun, setelah Jokowi menang Pilpres 2019, Mahfud MD diplot jadi Menteri Koordinator Polhukam. 

Itu berbeda ketika dia tidak merencanakan, tiba-tiba diberi jabatan. Seperti saat usai Pilpres 1999, dia diberi jabatan Menteri Pertahanan di era Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Mahfud tak menyangka Gus Dur kenal dia.

Ketika dia menjadi ketua MK,Mahfud juga tak menyangka. Saat itu, dia sebetulnya mengincar jabatan menteri saat mendukung SBY sebagai presiden. 

Bahkan, kala itu dia sudah dipanggil SBY untuk menjadi menteri. Tapi, setelah SBY menang Pilpres, kontaknya terputus semua. Dia tidak jadi apa-apa.

"Waktu itu saya agak kecewa kan. Dikejar nggak dapat. Tapi tiba-tiba, beberapa bulan kemudian, Pak SBY telepon saya tengah malam pulang dari luar negeri, 'Pak Mahfud saya sekarang akan menandatangani Keputusan Presiden, dan Pak Mahfud menjadi hakim MK,"

Setelah menjadi hakim MK,Mahfud MD terpilih sebagai ketua MK. Posisi ketua MK lebih tinggi dari menteri. Ini menjadi pelajaran baginya untuk tidak mengejar jabatan.

Dari sana, dia lebih pasrah. Dia tidak tidak ngejar jabatan lagi.

"Biarin saja. Nanti Tuhan yang akan menentukan," kata Mahfud. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ganjar Pranowo Jadi Capres PDIP, Mahfud MD Jadi Cawapres?

Ganjar Pranowo Jadi Capres PDIP, Mahfud MD Jadi Cawapres?

Denpasar | Jum'at, 21 April 2023 | 14:49 WIB

Netizen Ramai-ramai Dukung Mahfud MD Jadi Calon Presiden 2024

Netizen Ramai-ramai Dukung Mahfud MD Jadi Calon Presiden 2024

Denpasar | Selasa, 18 April 2023 | 08:21 WIB

Kecewa Tak Jadi Menteri Era SBY, Begini Cara Mahfud MD Bisa Legowo

Kecewa Tak Jadi Menteri Era SBY, Begini Cara Mahfud MD Bisa Legowo

Denpasar | Senin, 17 April 2023 | 14:56 WIB

Terkini

5 Parfum Lokal Aroma Soapy yang Cocok untuk Cuaca Panas, Wangi Segar Sepanjang Hari

5 Parfum Lokal Aroma Soapy yang Cocok untuk Cuaca Panas, Wangi Segar Sepanjang Hari

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:50 WIB

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:48 WIB

Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi

Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi

Banten | Senin, 22 Juni 2026 | 16:45 WIB

Kado HUT Jakarta ke-499, Stasiun KRL JIS Resmi Beroperasi!

Kado HUT Jakarta ke-499, Stasiun KRL JIS Resmi Beroperasi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 16:42 WIB

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:41 WIB

Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet

Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:40 WIB

Langkah Tak Biasa Kapolri Listyo, Ziarah ke Makam Gus Dur hingga Soeharto Jadi Sorotan

Langkah Tak Biasa Kapolri Listyo, Ziarah ke Makam Gus Dur hingga Soeharto Jadi Sorotan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 16:40 WIB

Pemeriksaan Perdana Kasus Korupsi Tunjangan DPRD, Wabup Indramayu Syaefudin Diperiksa Kejati Jabar

Pemeriksaan Perdana Kasus Korupsi Tunjangan DPRD, Wabup Indramayu Syaefudin Diperiksa Kejati Jabar

Jabar | Senin, 22 Juni 2026 | 16:39 WIB

Resmi! Persija Jakarta Kerja Sama dengan Adidas untuk Arungi Musim 2026/2027

Resmi! Persija Jakarta Kerja Sama dengan Adidas untuk Arungi Musim 2026/2027

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 16:36 WIB

Mencekam! Detik-detik BMW Listrik Diamuk Warga di Jakbar, Nekat Tancap Gas Meski Dihadang Barrier

Mencekam! Detik-detik BMW Listrik Diamuk Warga di Jakbar, Nekat Tancap Gas Meski Dihadang Barrier

News | Senin, 22 Juni 2026 | 16:35 WIB