Aktivis Perlindungan Anak Siti Sapurah Tegaskan JGB Masih Dibawah Umur

Suara Denpasar

Kamis, 11 Mei 2023 | 15:31 WIB
Aktivis Perlindungan Anak Siti Sapurah Tegaskan JGB Masih Dibawah Umur
Siti Sapurah kuasa hukum korban VL (Istimewa)

Suara Denpasar - Aktivis Perlindungan Perempuan dan Anak yakni Siti Sapurah menegaskan bahwa JGB yang baru berusia 18 tahun masih dibawah umur.

Jadi dalam hal ini, hubungan JGB dengan tokoh masyarakat berinisial MKA (58) tidak bisa dikategorikan berpacaran.

Siti Sapurah juga makin sedih bahwa JGB harus kehilangan masa depan dan putus sekolah karena hamil saat berusia 15 tahun. Atau ketika masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).

"Perlu digaris bawahi, keduanya bukan "pacaran". Hilangkan kata "pacaran". Karena saat itu, sang anak belum dewasa melainkan masih dibawah umur," tegasnya, Rabu 10 Mei 2023.

Untuk diketahui, MKA kini sudah memiliki anak perempuan berusia dua tahun hasil hubungannya dengan MKA.

Pria yang sudah separo abad itu merupakan oknum tokoh masyarakat asal Ungasan, Jimbaran, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Ia juga dikabarkan memiliki seorang istri yang berinisial NKS (56), Anggota DPRD Provinsi Bali.

Kembali menurut Siti Sapurah, seorang anak dari kandungan,  bertumbuh atau hingga berusia 18 tahun, sudah dilindungi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002, Perubahan tentang UU Perlindungan Anak di tetapkan dengan  UU 35 tahun 2014, dan Perubahan yang ke dua UU Nomor 17 Tahun 2016.

Perlu diketahui, ucap sang aktivis yang biasa disapa Ipung itu, UU Nomor 17 Tahun 2016 berangkat dari Perpu Nomor 1 Tahun 2016 dilahirkan oleh Presiden RI Joko Widodo, karena Indonesia darurat kasus kejahatan seksual terhadap anak, bahkan ada anak yang menigggal dunia.

"Bapak Presiden mengatakan Indonesia darurat dalam kejahatan Seksual terhadap anak," tandasnya.

Perpu ini khusus mengatur tentang kejahatan seksual, tentu terteradalam Pasal 81, pasal 82,  UU Perlindungan Anak tentang persetubuhan dan pencabulan anak dibawah umur. Terhadap anak di bawah dari 18 tahun tidak boleh dibilang "pecaran" oleh seorang tokoh masyarakat yang usianya 58 tahun.

baca juga

Karena pada usia 18 tahun ke bawah belum cukup umur untuk diajak berpacaran, karena belum dianggap dewasa. 

Perlu diketahui, barang siapa mengajak melakukan, atau membiarkan melakukan, tentu melanggar UU Perlindungan Anak. Dalam masalah ini kuat dugaan, sang anak diimingi hidup mewah dan lain sebagainya.

Yakni, dibelikan mobil, termasuk ada rayuan dengan kata, "tenang aku akan nikahi kamu". Bahasa ini masuk dalam kategori bujuk rayu.

Akhirnya apa yang terjadi, anak kehilangan masa depan. Putus sekolah karena hamil dan melahirkan saat masih di dibawah umur. Ini bukan suka-sama suka, tapi kejahatan namanya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertamina Tanggap dan Bantu Korban Kebakaran Pasar Semat Sari

Pertamina Tanggap dan Bantu Korban Kebakaran Pasar Semat Sari

Denpasar | Rabu, 10 Mei 2023 | 23:04 WIB

Kewajiban UPTD PPA dan PPA Polres Badung Telusuri Korban dan Oknum Tokoh Ungasan

Kewajiban UPTD PPA dan PPA Polres Badung Telusuri Korban dan Oknum Tokoh Ungasan

Denpasar | Rabu, 10 Mei 2023 | 22:57 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×