Akan sangat menarik apabila popularitas yang dimiliki kalangan selebritas itu dibarengi dengan kompetensi dan dedikasi untuk pelayanan publik.
Untuk itu, sebagai negara yang menanut sistem demokrasi tanggungjawab masyarakat sebagai tonggak utama adalah memastikan bahwa pemimpin yang dipilihnya memang memiliki kualifikasi dan kemampuan yang diperlukan untuk melaksanakan tugas-tugas sebagai pemimpin.
"Hak dan kewajiban kita adalah untuk mengevaluasi kandidat secara menyeluruh dan mendalam, melampaui popularitas dan pengenalan nama, dan memilih pemimpin yang kita percaya dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat dan negara kita.
Oleh karena itu, kita perlu merespons fenomena ini dengan bijak dan kritis, dan memastikan bahwa kita mempertahankan integritas dan kualitas demokrasi kita," tandas Efatha. (*/Dinda)