Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 21 Mei 2026 | 20:33 WIB
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
Petugas menggunakan alat berat mengevakuasi gerbong KRL Commuterline usai bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nz]
baca 10 detik
  • Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menyatakan petugas Pusdal Manggarai memberikan instruksi pengereman tidak maksimal karena minimnya informasi visual kondisi lapangan.
  • Komunikasi suara yang terbatas menyebabkan petugas Pusdal berasumsi bahwa gangguan di Stasiun Bekasi Timur tidak memerlukan penghentian kereta total.
  • KNKT saat ini masih melakukan evaluasi data teknis selama beberapa bulan ke depan sebelum menetapkan penyebab kecelakaan tersebut.

Suara.com - Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono, mengungkapkan, bahwa asas positive thinking atau berprasangka baik dari petugas Pusat Pengendalian (Pusdal) menjadi alasan di balik instruksi pengereman yang diberikan kepada masinis KA Argo Bromo Anggrek sebelum menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Soerjanto menjelaskan, saat peristiwa akan terjadi, koordinasi antara Pusdal Manggarai dan masinis KA Agro Bromo hanya dilakukan melalui komunikasi suara (voice).

Ketiadaan pantauan visual secara langsung membuat petugas di pusat kendali tidak menyadari tingkat bahaya yang sebenarnya di lapangan.

Menurutnya, karena tidak mengetahui situasi riil di titik lokasi, petugas Pusdal kemukinan berasumsi bahwa gangguan atau "temperan" yang dilaporkan bukanlah ancaman fatal.

Alhasil, instruksi yang dikeluarkan pun diduga hanya bersifat imbauan kewaspadaan standar.

"Karena memang di Pusdal kan temperan seperti apa, mereka belum tahu kondisi lapangannya seperti apa, maka dia positive thinking saja bahwa kurangi kecepatanlah. Intinya untuk berhati-hati," ujar Soerjanto usai rapat kerja Komisi V DPR RI membahas tragedi kecelakaan kereta api dengan KRL di Bekasi Timur di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Sikap positive thinking ini diduga berujung pada instruksi yang kurang tegas bagi masinis hanya untuk mengerem sedikit-sedikit bukan untuk segera menghentikan rangkaian kereta secara total.

"Dia (Pusdal) enggak tahu, cuma memberitahu bahwa ada temperan di depan, rem-rem dikit terus kemudian banyak-banyak melakukan Semboyan 35 (klakson). Nah itu aja yang disampaikan," tambahnya.

Berdasarkan data yang dihimpun KNKT, masinis KA Argo Bromo Anggrek sebenarnya telah merespons informasi tersebut sejak jarak 1.300 meter sebelum lokasi kejadian.

baca juga

Namun, karena instruksi dari pengendali operasi di Manggarai hanya meminta untuk "ngerem sedikit" dan memperbanyak semboyan 35, pengereman maksimal tidak dilakukan sejak awal.

"Masinis sudah melakukan pengereman. Cuma karena situasinya kan di Pusdal itu tidak tahu yang sebenarnya karena komunikasinya lewat suara saja. Masinis sudah merespons apa yang disampaikan oleh Pusdal," jelas Soerjanto.

Meski faktor positive thinking dan keterbatasan informasi suara ini menjadi sorotan, KNKT menyatakan masih terlalu dini untuk menetapkan penyebab tunggal kecelakaan.

KNKT memerlukan waktu sekitar dua hingga tiga bulan untuk mengevaluasi data-data teknis lainnya.

"Untuk menyimpulkan apa yang menjadi penyebab ini masih terlalu dini lah. Kita perlu waktu lagi untuk mengevaluasi ada beberapa data yang masih kita butuhkan dan masih kita olah," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alur Komunikasi Petugas PK Dinilai 'Lemot', Nyawa Melayang di Perlintasan Bekasi Timur

Alur Komunikasi Petugas PK Dinilai 'Lemot', Nyawa Melayang di Perlintasan Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

Polisi Tetapkan Tersangka Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Ini Sosoknya

Polisi Tetapkan Tersangka Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Ini Sosoknya

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:34 WIB

KNKT Ungkap Fakta Baru Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

KNKT Ungkap Fakta Baru Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:46 WIB

Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Sopir Taksi Listrik Injak Gas Tapi Transmisi di Posisi Parkir!

Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Sopir Taksi Listrik Injak Gas Tapi Transmisi di Posisi Parkir!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:36 WIB

Pemberkasan Rampung, Siapa Yang Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur?

Pemberkasan Rampung, Siapa Yang Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:36 WIB

Kronologi Tragedi Bekasi Timur: Berawal dari Taksi Mogok yang Picu Kerumunan di Rel

Kronologi Tragedi Bekasi Timur: Berawal dari Taksi Mogok yang Picu Kerumunan di Rel

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:45 WIB

KNKT Ungkap Jeda Kecelakaan Maut KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Hanya 3 Menit 43 Detik

KNKT Ungkap Jeda Kecelakaan Maut KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Hanya 3 Menit 43 Detik

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:40 WIB

Terkini

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:19 WIB

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

Video | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:36 WIB

×