Pria Asal Rusia yang Menjabat Wakil Komandan 1 WRC Dideportasi

Suara Denpasar | Suara.com

Minggu, 25 Juni 2023 | 08:49 WIB
Pria Asal Rusia yang Menjabat Wakil Komandan 1 WRC Dideportasi
Pria Asal Rusia yang Menjabat Wakil Komandan 1 WRC Dideportasi (Istimewa)

Suara Denpasar - Artem Kotukhov akhirnya dideportasi pihak Imigrasi Denpasar. Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia ini namanya sempat ramai diperbincangkan karena masuk anggota organisasi masyarakat (Ormas) di Indonesia. Yakni sebagai Wakil Komandan 1 Walet Reaksi Cepat (WRC) Lembaga Anti Narkotika Provinsi Bali.

Kabar yang beredar, lelaki Negeri Beruang Putih itu dideportasi Sabtu (24/6/2023) tengah malam karena masuk kategori tenaga kerja asing ilegal. Bukan hanya itu, informasi sejumlah sumber di lingkungan Kantor Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar. Artem sendiri sempat dideportasi beberapa tahun lalu. 

Lagi-lagi, saat di Bali ia kembali berulah. Tengok saja ketika dipanggil  Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim), Kamis 22 Juni 2023. Yang bersangkuta datang ke Kantor Imigrasi dan dilakukan pemeriksaan oleh bidang intelijen, pengawasan, dan penindakan keimigrasian.

"Diperiksa secara maraton, dari siang hingga malam. Malam itu, lelaki yang dulunya pernah dideportasi ini langsung ditahan," sebut salah satu petugas. Dari pemeriksaan terungkap yang bersangkutan juga memberikan alamat palsu kepada petugas Imigrasi. Dalam pengakuannya, dia beralamat di sesuai ITAS yakni di daerah Kabupaten Klungkung. Namun, domisili aslinya berada di wilayah Mumbul, Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

"Selain dideportasi yang bersangkutan akan diajukan dalam daftar cekal dan tidak bisa masuk lagi ke Indonesia. Rute penerbangannya yakni Denpasar-Dubai-Rusia," terang sumber tadi.
Sementara itu Kepala Kantor Imigrasi Denpasar Tedy Riyandi membenarkan terkait Artem yang akan dideportasi. Pihaknya akan melakukan rilis kasus pada Minggu, 25 Juni 2023. "Tahu saja, segera akan kami rilis," tukas dia.

Ramainya pemberitaan soal Artem tak lepas dari munculnya poster berukaran sedang, yang ditempel di beberapa titik di tengah kota, Minggu 21 Mei 2023. Tak jauh dari kantor Gubernur, Imigrasi, dan juga Kejati Bali. Atas hal itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto menyatakan, pihaknya telah berkooordinasi dengan cara bersurat kepada Pemprov Bali. Perihal, mohon dilakukan penelitian terhadap organisasi masyarakat yang mempekerjakan tenaga kerja asing yaitu Artem. Dikatakan, kuat dugaan pria Rusia ini tidak kantongi dokumen tentang rencanaan penggunaan tenaga kerja asing. 

Polda Bali menerbitkan surat klarifikasi biasa, kepada Kepala Dinas Ketenaga Kerjaan Provinsi Bali sejak April 2023. Tentunya mohon dilakukan penelitian terhadap Organisasi Masyarakat (Ormas) yang mempekerjakan tenaga kerja asing. Dan juga kepada yang bersangkutan.

Rujukan adalah Undang-undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.  Juga Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Juga laporan Informasi khusus tanggal 20 Maret 2023. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga Uno Puji Atlas Beach Fest

Sandiaga Uno Puji Atlas Beach Fest

| Senin, 19 Juni 2023 | 10:34 WIB

Jokowi Akhirnya Mengalah dan Siap Bayar Utang ke Jusuf Hamka

Jokowi Akhirnya Mengalah dan Siap Bayar Utang ke Jusuf Hamka

| Senin, 12 Juni 2023 | 13:40 WIB

Terkini

Tumpukan di Balik Senyum Desa Tambakromo

Tumpukan di Balik Senyum Desa Tambakromo

Your Say | Kamis, 30 April 2026 | 19:15 WIB

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:12 WIB

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:11 WIB

Pengungkapan Berantai, Polda Jateng Bongkar Jaringan Sabu di Solo Raya, Tiga Pengedar Diamankan

Pengungkapan Berantai, Polda Jateng Bongkar Jaringan Sabu di Solo Raya, Tiga Pengedar Diamankan

Surakarta | Kamis, 30 April 2026 | 19:10 WIB

Dexlite Meroket Harga SUV Mitsubishi Merosot, Ini Pajero Sport Bekas Paling Cocok

Dexlite Meroket Harga SUV Mitsubishi Merosot, Ini Pajero Sport Bekas Paling Cocok

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 19:05 WIB

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:01 WIB

Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare

Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:00 WIB

Sinopsis Made in Korea Season 2: Kembalinya Hyun Bin, Jung Woo Sung, dan Woo Do Hwan

Sinopsis Made in Korea Season 2: Kembalinya Hyun Bin, Jung Woo Sung, dan Woo Do Hwan

Entertainment | Kamis, 30 April 2026 | 19:00 WIB

Menutup Celah Maut: Jembatan Kembar Cangar Segera Dipagari 'Benteng' Baja

Menutup Celah Maut: Jembatan Kembar Cangar Segera Dipagari 'Benteng' Baja

Jatim | Kamis, 30 April 2026 | 18:59 WIB

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:56 WIB