denpasar

Komisi X Bakal Panggil Kemenpora, Akibat Bali Batal jadi Tuan Rumah ANOC World Beach Games 2023

Suara Denpasar Suara.Com
Kamis, 06 Juli 2023 | 17:55 WIB
Komisi X Bakal Panggil Kemenpora, Akibat Bali Batal jadi Tuan Rumah ANOC World Beach Games 2023
Wakil Ketua Komisi X Dede Yusuf yang membahas Bali yang batal menjadi tuan rumah ANOC World Beach Games 2023 (laman resmi dpr.go.id)

Suara Denpasar - Pembatalan yang terjadi pada ANOC World Beach Games (AWBG) 2023 di Bali membuat Komisi X DPR akan melakukan suatu tindakan, berikut informasinya. 

Pembatalan yang terjadi pada ANOC World Beach Games (AWBG) 2023 di Bali karena beberapa hal, salah satunya adalah alokasi anggaran.

Di lain sisi, pembatalan yang terjadi dikarenakan adanya alokasi anggaran yang mestinya dikeluarkan untuk AWBG 2023 ternyata justru tidak dikeluarkan oleh pemerintah.

Komisi X DPR hendak melakukan panggilan dan klarifikasi secara langsung kepada Kemenpora / Kementerian Olahraga dan Pemuda mengenai pembatalan pergelaran yang dilakukan.

Demikian pernyataan disampaikan langsung oleh Dede Yusuf selaku Wakil Ketua Komisi X DPR melalui rilis yang diterima oleh Parlementaria, dikutip Suara Denpasar pada Rabu (5/7/2023).

Pemerintah Indonesia melalui tiga lembaga ini:

- Kemenpora, 

- Komite Olimpiade Indonesia, 

- Pemerintah Daerah Provinsi Bali

Baca Juga: Sosok Ini Sebut Skill Asnawi Mangkualam, Jauh di Bawah Wonderkid Timor Leste dan PSIS Semarang, Gali Freitas

Ketiga lembaga tersebut menyatakan jika Bali telah memiliki kesiapan diri terutama mengenai kesiapan Bali menjadi tuan rumah dalam agenda multievent olahraga skala internasional yang sudah mereka sampaikan sejak Jumat (14/4/2023) lalu.

Dede Yusuf menerangkan jika Alokasi anggaran Piala Dunia U-20 tersisa sekitar Rp 280 miliar dari Rp 350 miliar.

“Alokasi anggaran Piala Dunia U-20 itu yang tersisa sekitar Rp 280 miliar dari Rp 350 miliar," ucap Dede Yusuf selaku Wakil Ketua Komisi X DPR.

Dikabarkan jika anggaran yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan ANOC World Beach Games (AWBG) 2023 di Bali sekitar Rp100 miliar.

"Nah, buat ANOC itu kalau gak salah butuh sekitar Rp100 miliar sekian. Mestinya tertutup."

Hal ini tentunya menjadi pertanyaan  untuk beberapa kalangan karena 

"Nah, prinsipnya adalah, sebetulnya, masalah ini menjadi tanda tanya besar, kenapa anggaran kita selalu tidak ada untuk olahraga?” tanggapan dari Politisi Fraksi Demokrat itu.

Dede Yusuf menjelaskan jika Kemenpora dengan Komisi X DPR hendak mengalokasikan anggaran Piala Dunia U-20 yang dikabarkan batal tersebut dalam penyelenggaraan ANOC World Beach Games (AWBG).

Anggaran yang tidak jadi terpakai konon nominal nilainya cukup untuk memenuhi segala kebutuhan penyelenggaraan ANOC World Beach Games (AWBG) 2023 yang diselenggarakan di pulau Dewata Bali.

Oleh karena itu, Dede Yusuf menyayangkan jika Pemerintah Indonesia telah gagal untuk memenuhi janjinya.

Lantaran mengakibatkan Association of National Olympic Committees menerangkan  pembatalan penyelenggaraan  ANOC di bulan Agustus mendatang di Bali.

Berdasarkan informasi yang sudah kami rangkum, melalui akun media sosial resmi @anocworldbeachgames pada Selasa (4/7/2023) lalu terlihat Association of National Olympic Committees mengumumkan pembatalan ANOC yang seharusnya diadakan di Bali.

Pada pengumuman tersebut menyatakan 'Bali menarik diri dari komitmen untuk menjadi tuan rumah pertandingan pantai dunia ANOC 2023. Dengan kejutan besar dan kekecewaan ekstrem ANOC telah mengetahui bahwa Komite Olimpiade Indonesia (KOI) telah menarik diri dari komitmen menjadi tuan rumah ANOC World Beach Games (AWBG) dan Majelis Umum ANOC pada Agustus 2023' kutipan pengumuman yang disampaikan dalam postingan tersebut.

Pengumuman ini diumumkan sebulan sebelum penyelenggaraan ANOC di Bali.

Penyelenggaraan tersebut  rencananya akan diselenggarakan  sepanjang 5-12 Agustus 2023 mendatang.

Namun karena Pembatalan tersebut atas dasar keputusan langsung dari Pemerintah yang menyatakan belum siap karena  keterbatasan anggaran yang menjadi masalah.

“Jadi kami juga bingung, bingungnya kok segala perubahan mata anggaran tidak dilakukan bersama-sama dengan DPR mestinya kan dilakukan bersama-sama," terangnya.

Menurutnya dengan konteks tersebut tentu perlu mempertanyakan secara langsung kepada KOI bukan hanya Kemenpora, karena penyelenggara l event yaitu KOI.

Padahal beberapa orang seperti:

- Dito Ariotedjo, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI)  

- I Wayan Koster, Gubernur Bali 

- Raja Sapta Oktohari, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) 

Ketiganya menyatakan jika Bali telah siap menjadi tuan rumah pada penyelenggaraan ANOC World Beach Games 2023 mendatang.

Untuk kelancaran agenda tersebut bahkan ketiganya akan berupaya mempersiapkan rencana tersebut dengan matang.(Rizal/*)
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI