Terungkap! Alasan Bima Sakti Batalkan Seleksi Timnas Indonesia U-17 di Papua, Netizen Tetap Berharap Diadakan

Suara Denpasar | Suara.com

Senin, 17 Juli 2023 | 13:50 WIB
Terungkap! Alasan Bima Sakti Batalkan Seleksi Timnas Indonesia U-17 di Papua, Netizen Tetap Berharap Diadakan
Terungkap! Alasan Bima Sakti Batalkan Seleksi Timnas Indonesia U-17 di Papua, Netizen Tetap Berharap Diadakan

Suara Denpasar - Setelah PSSI mengumumkan dua belas kota sebagai tempat seleksi Timnas Indonesia U-17, berbagai protes pun muncul.

Akun Instagram resmi federasi, @PSSI, dipenuhi dengan komentar-komentar dari netizen yang merasa tidak puas dengan pembagian zona dan wilayah seleksi yang dilakukan oleh PSSI.

Salah satu alasan utama protes tersebut adalah karena tidak ada satupun kota di wilayah kepulauan Maluku dan Papua yang masuk dalam daftar penyelenggaraan seleksi.

Netizen juga berpendapat jika banyak pemuda berbakat dari wilayah Indonesia Timur, khususnya Papua, yang sering kali menjadi andalan bagi Timnas Indonesia di berbagai level usia. Oleh karena itu, netizen berharap seleksi juga dilakukan di wilayah tersebut.

Bima Sakti, pelatih kepala Timnas Indonesia U-17, akhirnya memberikan penjelasan terkait hal ini. Mantan asisten pelatih Luis Milla tersebut menyatakan bahwa ketidakhadiran wilayah Maluku dan Papua dalam daftar seleksi adalah demi efisiensi waktu, mengingat waktu yang terbatas untuk persiapan Timnas U-17.

Bima juga menjelaskan bahwa bagi daerah Indonesia Timur, mereka dapat bergabung dengan titik lokasi seleksi terdekat, yaitu di Pulau Sulawesi. Tim pemantau bakat Timnas U-17 telah menetapkan Manado dan Makassar sebagai tempat seleksi di Pulau Sulawesi.

"Papua nanti gabung di Manado atau di Makassar," jelas Bima dikutip dari yoursay.id (17/7/2023).

Selain itu, Bima Sakti juga menjelaskan bahwa peserta seleksi dari daerah lain sering kali datang ke titik seleksi terdekat. Misalnya, peserta seleksi di Palembang juga ada yang berasal dari Jambi dan Lampung.

Hal serupa terjadi di Medan, di mana peserta datang dari Aceh dan daerah-daerah lainnya. Mengunjungi setiap daerah akan memakan waktu yang lama.

Melihat penjelasan Bima Sakti, dapat disimpulkan bahwa salah satu alasan tidak dilakukannya seleksi di Maluku dan Papua adalah efisiensi waktu.

PSSI memiliki waktu terbatas, maksimal lima bulan, untuk mempersiapkan Timnas U-17 jelang Piala Dunia U-17. Meskipun begitu, netizen tetap berharap agar seleksi juga dapat dilakukan di wilayah-wilayah tersebut.(*/Ana AP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Top! Coach Bima Sakti Panggil 6 Pemain Diaspora dari Eropa untuk Join ke TC Timnas Indonesia U-17

Top! Coach Bima Sakti Panggil 6 Pemain Diaspora dari Eropa untuk Join ke TC Timnas Indonesia U-17

| Selasa, 11 Juli 2023 | 13:40 WIB

Bima Sakti Gelar Pemusatan Latihan Timnas Indonesia U-17, Dua Pemain Muda Bali United Dapat Panggilan

Bima Sakti Gelar Pemusatan Latihan Timnas Indonesia U-17, Dua Pemain Muda Bali United Dapat Panggilan

| Selasa, 11 Juli 2023 | 11:30 WIB

Tak Lagi Local Pride! Bima Sakti Resmi Panggil 34 Nama Jalani Seleksi Timnas U-17, Termasuk 6 Pemain Abroad

Tak Lagi Local Pride! Bima Sakti Resmi Panggil 34 Nama Jalani Seleksi Timnas U-17, Termasuk 6 Pemain Abroad

| Senin, 10 Juli 2023 | 19:40 WIB

Terkini

Road Trip Trans Kalimantan: 5 Barang Wajib agar Mobil Tak Tumbang di Tengah Hutan

Road Trip Trans Kalimantan: 5 Barang Wajib agar Mobil Tak Tumbang di Tengah Hutan

Kalbar | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:58 WIB

Enam Bulan Pascabencana, Warga Padang Pariaman Masih Sebrangi Sungai dengan Rakit

Enam Bulan Pascabencana, Warga Padang Pariaman Masih Sebrangi Sungai dengan Rakit

Foto | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:56 WIB

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

Perasaan Ganjal Bunga Zainal hingga Badan Terasa Gatal Sebelum sang Ayah Meninggal

Perasaan Ganjal Bunga Zainal hingga Badan Terasa Gatal Sebelum sang Ayah Meninggal

Video | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS

Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:53 WIB

Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta

Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:49 WIB

Pensiunan ASN Kini Tak Perlu Antre Lama, Ini Kemudahan Baru dari Bank Sumsel Babel

Pensiunan ASN Kini Tak Perlu Antre Lama, Ini Kemudahan Baru dari Bank Sumsel Babel

Sumsel | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:46 WIB

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:45 WIB

Normalisasi Drainase Pasar Kemis, 261 Bangunan Liar Ditertibkan

Normalisasi Drainase Pasar Kemis, 261 Bangunan Liar Ditertibkan

Foto | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:40 WIB