Suara Denpasar - Erick Thohir dan Coach Shin Tae-yong kini sedang dibuat pusing lantaran sebagian besar klub tidak mau melepas pemainnya untuk mengisi Timnas Indonesia yang akan berlaga di Piala AFF U-23 2023.
Melansir Suara.com, sebelumnya pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong meminta beberapa hal terkait pemilihan pemain yang belum bisa disanggupi oleh PSSI dalam persiapan Piala AFF U-23 2023.
Bukan tanpa alasan, Piala AFF ini nyatanya bukan menjadi salah satu agenda resmi FIFA, sehingga besar kemungkinan klub-klub tak mau melepas begitu saja para pemainnya.
Ketua umum PSSI, Erick Thohir mengakui bahwa Shin Tae-yong sudah mengantongi sejumlah nama yang dipanggil untuk menyiapkan pemusatan latihan (TC).
"PSSI sudah menunjuk Coach Indra Sjafri untuk menangani Asian Games. Beliau juga sudah mengajukan nama incarannya kepada kami. Begitu juga dengan Coach Shin Tae-yong untuk Piala AFF U-23 Agustus ini. Kami sudah menerima, tapi masih perlu negosiasi dengan klub," kata Erick Thohir dikutip dari kanal YouTube PSSI, Jumat (4/8/2023).
Dengan alasan pertandingan Piala AFF U-23 memang bukan jadi agenda resmi FIFA. Walhasil permintaan Shin Tae-yong masih menjadi kendala besar saat ini.
Erick Thohir mengakui tak mudah memang untuk mengabulkan permintaan kedua pelatih tersebut saat ini dengan situasi yang ada.
"Saya akui ini tak mudah untuk coach Shin dan juga coach Indra. Karena agenda itu tak masuk dalam agenda FIFA. Jadi pihak klub misal berat melepas pemain, jadi hak mereka," lanjutnya.
Perkara inilah yang membuat Ketum PSSI dan Shin Tae-yong sebagai pelatih cukup dibuat pusing karenanya.
Baca Juga: Sindu Kusuma Edupark: Dari Kolam Terapi Ikan sampai Wahana Pacu Adrenalin
Meski sudah mengaku menerima nama-nama pemain yang akan mengikuti pemusatan latihan, Shin Tae-yong masih belum mengumumkan secara resmi siapa saja mereka.
Di lain sisi, walaupun bukan masuk agenda FIFA, Ajang Piala AFF U-23 masih memiliki Gengsi yang besar bagi Timnas Indonesia. Apalagi lawan yang dihadapi sekelas Thailand dan Malaysia yang sama-sama berebut tahta sebagai raja sepak bola di kawasan Asia Tenggara. (*/Dinda)