Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.775.000
IHSG 7.559,380
LQ45 743,671
Srikehati 348,696
JII 519,691
USD/IDR 17.137

Menko Pangan Ungkap Alasan Kritisnya Harga Minyakita, Pertimbangkan Naikkan Harga

Liberty Jemadu | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Rabu, 22 April 2026 | 16:14 WIB
Menko Pangan Ungkap Alasan Kritisnya Harga Minyakita, Pertimbangkan Naikkan Harga
Menko Pangan Zulkifli Hasan menyatakan kelangkaan dan kenaikan harga Minyakita di pasar disebabkan oleh penyerapan program bantuan pangan pemerintah. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]
  • Menko Pangan Zulkifli Hasan menyatakan kelangkaan dan kenaikan harga Minyakita di pasar disebabkan oleh penyerapan program bantuan pangan pemerintah.
  • Pemerintah berencana menambah pasokan Minyakita dan mengembalikan distribusi utamanya ke pasar tradisional melalui peran aktif Perum Bulog.
  • Pemerintah tengah mengkaji usulan kenaikan harga Minyakita bersama instansi terkait meski saat ini harga tetap sesuai aturan.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengakui naiknya harga minyak goreng Minyakita disebabkan karena kelangkaan di pasar. Dia beralasan kelangkaan stok minyak goreng itu disebabkan oleh program bantuan pangan pemerintah.

Di saat yang sama Zulkifli juga mengaku sedang mempertimbangkan untuk menaikkan harga Minyakita.

Tercatat, harga Minyakita saat ini berada di kisaran Rp15.900 per liter, sedikit melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Sementara itu, harga minyak goreng premium di sejumlah daerah dilaporkan naik signifikan hingga menyentuh angka Rp 21.796 per liter.

"Kemarin ada bantuan pangan 33 juta (penerima manfaat), kali 2 bulan, kali 2 liter, pakai Minyakita, tentu itu kesedot. Sehingga di pasar agak berkurang, sehingga harga menjadi naik," kata Zulhas di Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Guna mengatasi kelangkaan tersebut Zulhas menyebut pemerintah akan meningkatkan pasokannya. Dia juga menegaskan bahwa untuk mencegah kelangkaan terulang kembali, Perum Bulog akan diizinkan menggunakan merek minyak goreng lain selain Minyakita.

"Nah, ini cepat kita akan supply-nya kita tambah. Dan nanti Bulog kalau ada bantuan pangan, boleh pakai merek apa saja. Kita akan bicara dengan produsen dengan harga yang sama. Jadi ada tambahan," ujarnya.

Zulhas menjelaskan bahwa awalnya Minyakita merupakan minyak goreng curah yang umum dijual di pasar tradisional. Namun, guna menjaga higienitasnya, pemerintah memutuskan untuk mengemas produk tersebut.

Belakangan, Minyakita menjadi populer. Bukan hanya di pasar tradisional, tapi juga di swalayan besar dan retail modern. Karenanya pemerintah akan mengembalikan pendistribusiannya ke pasar-pasar tradisional.

"Nanti Minyakita itu dikoordinir sebagian besar oleh BUMN, Bulog, untuk kembali itu menyuplai pasar-pasar tradisional yang ada di 500 kabupaten kota itu,” kata Zulhas.

Naikkan Harga

Di saat yang sama Zulkifli juga mengatakan menerima usulan untuk menaikkan HET Minyakita. Usulan tersebut muncul karena sejak pertama kali dipasarkan, harga eceran minyak goreng milik pemerintah tersebut belum pernah mengalami penyesuaian. Saat ini, HET Minyakita masih dipatok sebesar Rp15.700 per liter.

"Ini Minyakita memang lama tidak ada penyesuaian. Tadi Menteri Perdagangan usulkan penyesuaian," kata Zulhas.

Kendati demikian, Zulhas meminta sebelum diputuskan mengalami kenaikan, harus dilakukan perhitungan.

"Tapi saya minta dihitung dulu, ya. Minta BPKP dan beberapa instansi terkait untuk menghitung bersama-sama. Nanti baru kita dapat bahas secara khusus," kata Zulhas.

Dia pun memastikan bahwa hingga saat ini Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita belum mengalami perubahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!

Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:50 WIB

Harga BBM dan Sembako Naik, Puan Minta Pemerintah Lakukan Mitigasi Cepat

Harga BBM dan Sembako Naik, Puan Minta Pemerintah Lakukan Mitigasi Cepat

News | Rabu, 22 April 2026 | 15:42 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket

Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 10:28 WIB

Harga Minyak Goreng Naik Hampir di Seluruh Indonesia

Harga Minyak Goreng Naik Hampir di Seluruh Indonesia

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:51 WIB

Pasha Ungu Ingatkan Kritik Beda dengan Ujaran Kebencian, Ajak Semua Pihak Jaga Etika Demokrasi

Pasha Ungu Ingatkan Kritik Beda dengan Ujaran Kebencian, Ajak Semua Pihak Jaga Etika Demokrasi

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:03 WIB

Terkini

Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!

Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:50 WIB

Hitung-hitungan Harga Wajar Pertamax, Benarkah Bisa Tembus Rp17.000 per Liter?

Hitung-hitungan Harga Wajar Pertamax, Benarkah Bisa Tembus Rp17.000 per Liter?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:46 WIB

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:28 WIB

Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu

Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:11 WIB

Bos SIG: Industri Bahan Bangunan RI Sangat Besar, Baru 11% yang Tergarap!

Bos SIG: Industri Bahan Bangunan RI Sangat Besar, Baru 11% yang Tergarap!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:04 WIB

Pelindo Group Buka Jalan UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital

Pelindo Group Buka Jalan UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:57 WIB

Pelindo Ikut dalam Pembangunan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan

Pelindo Ikut dalam Pembangunan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:51 WIB

BEI Bakal Depak Saham dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi dari Indeks Kunci di Bursa

BEI Bakal Depak Saham dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi dari Indeks Kunci di Bursa

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:46 WIB

Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako

Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:23 WIB

Ngaku Tak Tahu soal PPN Jalan Tol, Purbaya: Tiba-tiba Ada Banyak Isu Pajak

Ngaku Tak Tahu soal PPN Jalan Tol, Purbaya: Tiba-tiba Ada Banyak Isu Pajak

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:10 WIB