“Kepala sekolah diharapkan mampu menjadi pemimpin pembelajar bagi para guru-guru, agar kurikulum merdeka belajar ini benar-benar dipahami sehingga dapat diterapkan secara maksimal,” imbuhnya.
Senada dengan pendapat yang dikemukakan Istiqomah. Kepala sekolah SDN Polehan 5 Malang, Nurul Aini menyatakan bahwa pelatihan tentang kurikulum merdeka belajar memang diperlukan mengingat kurikulum ini adalah kurikulum baru.
“Munculnya istilah-istilah baru dalam kurikulum merdeka belajar awalnya membuat kami bingung, padahal dalam teknisnya sendiri kami sudah mengetahui sebenarnya tidak jauh dengan kurikulum sebelumnya,” tutur Nurul Aini.
“Kami berharap kegiatan pelatihan seperti ini senantiasa ada secara terus menerus baik dari pemerintah maupun dari perguruan tinggi, sebab kami merasa dicharging mengenai wawasan dan pengetahuan baru terutama terkait kurikulum,” jelasnya. (*/Ana AP)