Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Striker PSIS Semarang Gali Freitas Diminta Gabung ke Timnas Indonesia Lewat Naturalisasi oleh Netizen

Suara Denpasar

Rabu, 23 Agustus 2023 | 14:15 WIB
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Striker PSIS Semarang Gali Freitas Diminta Gabung ke Timnas Indonesia Lewat Naturalisasi oleh Netizen
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Striker PSIS Semarang Gali Freitas Diminta Gabung ke Timnas Indonesia Lewat Naturalisasi oleh Netizen (Instagram/galifreitas21)

Suara Denpasar - Tak ada angin tak ada hujan, stiker debutan dari PSIS Semarang Gali Freitas diisukan bakal bergabung ke Timnas Indonesia lewat jalur naturalisasi

Gali Freitas kini seolah menjadi idola baru bagi pecinta PSIS Semarang. Pemain debutan ini berhasil menunjukan performa gemilang selama bergabung dengan klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar ini.

Tak hanya di level lokal Liga 1 Indonesia saja, nama Gali Freitas kini mulai unjuk gigi ke level ASEAN. Bersama PSIS Semarang, ia menorehkan statistik yang bisa mengungguli pemain debutan lainnya di wilayah ASEAN.

Semenjak bergabung di PSIS, pria bernama lengkap Paulo Gali Freitas ini sudah mengoleksi 4 gol dan 3 assist dari 9 kali pertandingan yang dijalaninya. Catatan itu hanya kalah seniornya Carlos Fortes di klub yang sama.

Melansir dari Suara.com, muncul wacana dari para fans Gali Freitas di Indonesia yang meminta agar striker asal Timor Lest itu ada baiknya dinaturalisasi agar bisa ikut membela Timnas Indonesia.

Salah satunya dari netizen dengan akun @riyansyah.14. "Naturalisasi aja ini kan ada garis keturunan indonesia ini pasti ayahnya" tulisnya di kolom komentar Instagram PSIS Semarang.

Di sisi lain, memang ada dua faktor yang menjadi alasan Gali bisa saja masuk ke dalam jajaran pemain Timnas Indonesia.

Pertama, hasil yang memuaskan yang diraihnya selama bermain untuk PSIS, ia juga dikenal dengan sebagai striker dengan kemampuan dribel yang ganas dan tendangan yang mematikan.

Kedua, karena asalnya dari Timor Leste tentu tidak terlalu sulit baginya untuk berbaur dengan rekannya di Timnas. Mengingat Timor Leste dulu pernah menjadi bagian dari Indonesia.

Jika saja benar terjadi, Gali Freitas bisa menjadi jawaban atas keluhan Shin Tae-yong tempo hari tentang kekurangan lini depan timnas yang tidak memiliki striker murni yang benar-benar tajam dan haus gol.

Namun bukan perkara mudah untuk bisa menaturalisasi Gali Freitas, pasalnya ada kendala di versi umurnya. Ada dua versi usia Gali Freitas yakni 31 Desember 2004 dan 31 Desember 1994.

Sementara PSSI kini tengah gencar mencari pemain usia muda dengan talenta yang diatas rata-rata. Bisa saja hal ini membuat nama Gali Freitas tidak masuk kedalam daftar yang diinginkan PSSI. (*/Dinda)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Keuntungan Timnas Indonesia U-23 Jelang Kontra Thailand di Semifinal Piala AFF U-23 2023

Inilah Keuntungan Timnas Indonesia U-23 Jelang Kontra Thailand di Semifinal Piala AFF U-23 2023

| Rabu, 23 Agustus 2023 | 12:34 WIB

Kontra Korea Selatan, Bima Sakti Beberkan Progres Timnas Indonesia U-17, Bakal Beri Kejutan?

Kontra Korea Selatan, Bima Sakti Beberkan Progres Timnas Indonesia U-17, Bakal Beri Kejutan?

| Rabu, 23 Agustus 2023 | 11:21 WIB

Pelatih Thailand Gigit Jari Hadapi Shin Tae-yong? Timnas Indonesia U-23 Lolos ke Babak Semifinal Piala AFF

Pelatih Thailand Gigit Jari Hadapi Shin Tae-yong? Timnas Indonesia U-23 Lolos ke Babak Semifinal Piala AFF

| Rabu, 23 Agustus 2023 | 09:45 WIB

Terkini

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus

Jakarta | Senin, 01 Juni 2026 | 00:00 WIB

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?

Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?

Jakarta | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:45 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang

Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang

Kalbar | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:28 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin

ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin

Bogor | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:23 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB