Suara Denpasar – Posisi Thomas Doll di kursi pelatih kepala Persija Jakarta mulai terancam setelah Presiden Klub Persija, Muhammad Prapanca memberi kode akan melakukan perombakan tim imbas kegagalan meraih kemenangan saat melawan Persib Bandung.
Hasil seri 1-1 melawan Persib memperpanjang rekor paceklik kemenangan Persija yang tak pernah meraih kemenangan dalam lima laga beruntun.
Performa buruk tersebut ditengarai membuat Prapanca mulai jenuh dengan performa kurang memuaskan yang ditunjukkan Persija di beberapa laga terakhir.
“Hasil pertandingan kemarin (melawan) Persib meninggalkan kekecewaan bagi kita semua,” kata Prapanca dilansir Suara Denpasar dari laman resmi klub, Senin (4/9/2023).
“Penampilan tim yang tidak sesuai dengan harapan dan hasil buruk yang didapat telah menyadarkan kita, bahwa harus ada perbaikan yang segera dilakukan,” sambungnya.
“Perbaikan kinerja dari seluruh unsur yang ada di dalam klub Persija. Baik pemain, staf pelatih, dan juga manajemen,” tegas Prapanca.
Pernyataan Presiden Klub tersebut membuat banyak spekulasi berkembang soal nasib Thomas Doll bersama Persija.
Pasalnya jika performa buruk Persija terus berlanjut di laga-laga berikutnya bukan tidak mungkin langkah tim berjuluk Macan Kemayoran untuk merebut gelar juara BRI Liga 1 2023-2024 akan semakin tertutup.
Saat ini Persija masih tertahan di posisi ke-12 pada tangga klasemen sementara dengan koleksi 14 poin hasil dari tiga kali menang, lima kali seri, dan tiga kali kalah.
Setidaknya Andritany Ardhiyasa dkk harus bisa mengakhiri kompetisi di babak regular dengan finish di posisi empat besar untuk bisa bersaing di babak championship. (*/Rizal)