Suara Denpasar - Debut pemain naturalisasi Sandy Walsh bersama Timnas Indonesia menuai respon positif dari penikmat sepakbola Tanah Air. Sebaliknya, penampilan kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam menuai sorotan.
Sandy Walsh resmi menjalani debutnya bersama Timnas Indonesia saat menjamu Turkmenistan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jumat (8/9).
Sebelumnya pemain KV Mechelen ini telah melewatkan kesempatan debut di tiga agenda Timnas Indonesia yakni di Piala AFF 2022 dan di kalender FIFA bulan Maret dan Juni lalu.
Penampilan debutnya bersama Timnas Indonesia ini akhirnya menjawab rasa penasaran para fans akan penampilannya.
Dalam laga itu Sandy Walsh bermain selama 72 menit, ia berduet dengan Jordy Amat dan Alfeandra Dewangga di jantung pertahanan Timnas Indonesia.
Netizen pun ramai-ramai mengomentari penampilannya melalui akun resmi @timnas.indonesia.
“Debut untuk Sandy! Tercatat bermain sekitar 72 menit di laga debutnya. Bagaimana komentar kamu untuk Sandy, malam ini?” bunyi keterangan di akun @timnas.indonesia.
Meski ia tak main di posisi aslinya namun Sandy Walsh dinilai tampil apik dan tenang saat mengawal lini pertahanan.
“Yang bilang sandy mainnya gak bagus fix gak nonton bener-bener. Justru dia sama Jordy yang mainnya tenang banget. Nadeo yang keliatan panik banget,” kata @ayutarii19.
“Ditempatkan bukan di posisi aslinya aja udah mantep,,gimana kalo di posisi aslinya coba,” kata @muharyapandu.
“Setiap sentuhan dan passingnya sangat berkelas tenang. Ciri khas pemain-pemain eropa,” kata @dmfauzi.
Sementara itu penampilan Asnawi Mangkualam dinilai kurang tenang, ia beberapa kali melakukan blunder fatal seperti saat ia salah mengeksekusi bola yang malah jatuh ke kaki striker Timnas Turkmenistan.
Bahkan komentator di laga itu sempat menyinggung soal perbedaan kualitas pemain. Berawal saat bek Timnas Indonesia gagal mengantisipasi back pass yang dilakukan oleh Jordi Amat sebanyak dua kali.
"Jordi Amat melakukan back pass dan berfikir teman-temannya memiliki (kualitas) sama. Asnawi Mangkualam mendapatkan tekanan dari lawan," katanya.***