Suara Denpasar – Persiapan Arema FC menghadapi laga Derby Jatim melawan rival abadinya, Persebaya Surabaya pada tanggal 23 September 2023 mendatang justru diiringi kabar duka.
Salah satu fans Arema FC yakni Paul Cumming menghembuskan nafas terakhirnya pada Selasa (19/8/2023) dalam usia 76 tahun.
Sosok Paul Cumming yang berasal dari negara sepakbola, Inggris merupakan fans sejati Arema FC yakni Aremania.
Kabar meninggalnya Paul Cumming ini diunggah oleh akun fanbase @aremanewsupdate.
Paul Cumming seringkali menyaksikan laga Arema FC kala menjamu lawan-lawannya baik saat berlaga di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang maupun Stadion Gajayana, Kota Malang.
Pria yang juga penggemar klub asal Inggris, Liverpool didiagnosis mengalami sakit stroke dan juga kanker kulit yang membuat kondisi kesehatannya kurang stabil dan harus menggunakan kursi roda.
Sosok Paul Cumming juga berjasa besar bagi perkembangan sepakbola Indonesia di era pertengahan 80-an hingga akhir 90-an.
Tercatat ia pernah melatih sejumlah klub seperti Perseman Manokwari, PSBL Bandar Lampung, dan juga Persiraja Banda Aceh.
“Pelatih legenda Indonesia kelahiran Inggris, Mr. Paul Cumming yang telah menjadi Aremania sejati hingga nafas terakhir beliau,” tulis akun @aremanewsupdate dilansir Suara Denpasar, Selasa (19/9/2023).
“Kisahnya yang sangat inspiratif buat para Aremania ketika beliau seharusnya patut untuk diberikan donasi malau beliau-lah yang memberikan donasi saat ada kejadian Aremania korban pelemparan,” lanjutnya.
Paul Cumming sejak lama juga telah menetap di Indonesia tepatnya di Dusun Drigu, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. (*/Ana AP)