Hal itu dikaitkan dengan Pluim yang tengah dihadapkan dengan permasalahan internal manajemen serta terkait gaji.
Alasan lainnya diungkapkan juga oleh akun Instagram @highlightpsm_ yang mengomentari unggahan perpisahan Pluim kepada PSM.
Akun tersebut menyebut bahwa Pluim sempat berkata bahwa kepergiannya dari PSM, bukanlah kemauan ia pribadi.
“Masih ingat ucapan Pluim, kontrak saya di PSM 2 tahun lagi, saya ingin pensiun di PSM, jika itu tidak terjadi, itu bukan kemauan saya, sedih banget kenyataannya harus berpisah seperti ini, tapi apapun itu semua orang tau, sukses di klub baru nya Tetta, Ewako Manyala,” tulis akun tersebut.
Pengguna Instagram lainnya kemudian ikut menambahkan komentar yang sama-sama mengarah pada alasan pemecatan Pluim.
“Dijual buat gaji yang lain,” komentar akun @a.ikhlaz
“Dijual? Pluim minggat sendiri gara gaji gak dibayar kocak,” tambah akun @berliynsyh
Di samping itu, terdapat pengguna Instagram yang menyebut bahwa Wiljan Pluim sengaja dijual seperti yang pernah dilakukan kepada Marc Klok.
“Jelas dijual. Persis dengan perilaku ke Klok. Dibuat kontrak panjang terus dijual,” tulis akun @nhrffrhnn.
Mantan rekan setim Pluim, Marc Klok juga memberikan komentar melalui akun pribadinya yang seolah menyimpan kejanggalan.
“Andi Mattalata tidak akan lupa. Kebenaran akan selalu terungkap. Satu cinta,” tulis Klok.
Sejumlah komentar dan pernyataan itu kemudian semakin diyakini bahwa kepergian Wiljan Pluim dari PSM Makassar tak hanya sebatas pemutusan kontrak belaka, melainkan diasumsikan sengaja dijual untuk menggaji pemain lain atau alasan lainnya.
Kendati demikian, belum ada keterangan resmi dari pihak PSM Makassar yang membenarkan atau tidaknya terhadap sejumlah komentar tersebut. (*/Dinda)