Suara Denpasar - Perang antara Israel dan Hamas kian memanas, perselisihan dan pertumpahan darah antar kedua pihak disorot dunia.
Pihak Israel mengabarkan bahwa telah terjadi pembantaian di sebuah desa di negaranya itu, dikutip Suara Denpasar dari BBC.com pada Rabu, (11/10/2023).
Kepada media BBC, pihak Israel menyampaikan bahwa Hamas melakukan tindakan keji.
Tindakan keji yang dimaksud adalah membunuh bayi-bayi, bahkan tindakan itu dilakukan mereka di kamar-kamar bayi tersebut, atau di rumahnya.
Pihak Israel menyampaikan kepada media BBC bahwa ada beberapa warganya yang dipenggal hidup-hidup oleh pihak Hamas.
Tindakan penyerangan yang dilakukan oleh Hamas dimulai sejak militer Israel kembali mendapatkan kuasa penuh atas perbatasan Gaza.
Hamas kemudian meluncurkan roket ke Israel Selatan setelah menghimbau masyarakat agar meninggalkan Ashkelon.
Israel juga dikabarkan terus melancarkan aksi pemboman besar-besaran di Gaza, reporter BBC bahkan menyebut aksi itu buruk, saking parahnya.
Dikabarkan korban tewas di Israel mencapai 1.000 orang, sedangkan di Gaza ada 800 orang meninggal dunia.
Sebagai informasi, Hamas adalah pasukan dari Palestina yang menentang Zionis Israel, pertarungan antara kedua belah pihak banyak memakan korban jiwa. (*/Ana AP)