Suara Denpasar - Asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto menanggapi pendapat publik yang menyebut performa Pratama Arhan, Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman turun.
Pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang dilakoni oleh Timnas Indonesia, ketiga nama di atas jadi sorotan oleh publik.
Terutama Pratama Arhan yang dinilai cukup anjlok performanya, sedangkan Egy Maulana Vikri pada leg kedua yang berlangsung di kandang Brunei Darussalam, berhasil mencetak gol.
Begitupun dengan Witan Suleman, ia mampu mencetak gol melalui titik putih pada leg kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Nova Arianto angkat suara usai anak asuhnya cukup mendapat begitu banyak kritik di media sosial.
Menurut pandangan dari Nova Arianto, setiap pemain memang ada kalanya menunjukkan permainan terbaiknya ataupun sebaliknya.
"Kami bisa pahami, karena tidak semua pemain bisa tampil dalam performa terbaik. Kadang bisa turun, kadang bisa naik," ujar Nova Arianto, dilansir dari Antara, (19/10/2023).
"Tetapi ini menjadi catatan untuk Egy, juga pemain yang lainnya, jadi semuanya akan kita lihat kembali di kompetisi. Pemain yang akan dipanggil adalah pemain yang sesuai keinginan coach Shin," jelasnya.(*/Rizal)