Ciri-Ciri Kanker Serviks, Pencegahan dan Pentingnya Deteksi Dini

Suara Denpasar

Kamis, 26 Oktober 2023 | 11:24 WIB
Ciri-Ciri Kanker Serviks, Pencegahan dan Pentingnya Deteksi Dini
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Perdarahan setelah berhubungan seksual.

Perdarahan pasca-menopause.

Nyeri atau ketidaknyamanan saat berhubungan seksual.

Keputihan dengan bau yang kuat.

Keputihan yang mengandung darah.

Nyeri panggul.

Buang air kecil yang lebih sering.

Bercak di urine.

Ciri-ciri kanker serviks pada stadium awal ini bisa menyerupai gejala penyakit lain, oleh karena itu penting untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut jika mengalami gejala-gejala ini.

STADIUM SEDANG

Pendarahan pada vagina di luar periode haid.

Rasa sakit saat berhubungan seksual.

Nyeri panggul.

Pendarahan bercampur keputihan.

Periode haid yang lebih lama dari biasanya.

STADIUM LANJUT

Sakit punggung.

Nyeri pada tulang.

Kelelahan yang tidak dapat dijelaskan.

Keluarnya urin atau tinja dari vagina.

Pembengkakan pada kaki.

Penurunan berat badan yang signifikan.

Tahap lanjut biasanya menggambarkan tingkat perkembangan dan penyebaran kanker.

Angka harapan hidup pasien bergantung pada tingkat kanker saat didiagnosis. Deteksi dini sangat penting untuk memastikan prognosis yang lebih baik.

Untuk diketahui 99,7 persen kasus kanker serviks disebabkan oleh Human Papillomavirus (HPV), yang sering ditularkan melalui hubungan seksual.

Melindungi diri dengan vaksinasi HPV adalah langkah penting dalam pencegahan kanker serviks.

Selain itu, ada faktor risiko lain yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena kanker serviks, termasuk aktivitas seksual yang dini, memiliki infeksi menular seksual lainnya, sistem kekebalan tubuh yang melemah, dan paparan obat-obatan tertentu selama kehamilan.

Seiring dengan perubahan gaya hidup yang lebih sehat, pencegahan kanker serviks juga mencakup vaksinasi, skrining rutin, pengobatan dini, dan perawatan paliatif.

Tes skrining, seperti IVA Test atau Pap Smear, digunakan untuk mendeteksi kanker serviks atau sel prakanker yang berpotensi berkembang menjadi kanker. Pemeriksaan ini idealnya dikombinasikan dengan tes HPV DNA.

Pemeriksaan lebih lanjut termasuk kolposkopi untuk memeriksa sel yang abnormal, biopsi, dan tes darah lengkap.

Pengobatan kanker serviks bergantung pada tingkat kanker, tetapi biasanya melibatkan pembedahan, kemoterapi, radioterapi, atau pengangkatan rahim.

Meskipun tidak ada gejala kanker serviks yang khusus untuk siklus menstruasi yang tidak teratur, penting untuk selalu memperhatikan perubahan dalam tubuh dan menjalani pemeriksaan rutin. Deteksi dini adalah kunci untuk melawan kanker serviks dan meningkatkan peluang penyembuhan. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Paslon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Jalani Tes Kesehatan Penuhi Syarat Pilpres 2024

Paslon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Jalani Tes Kesehatan Penuhi Syarat Pilpres 2024

Denpasar | Kamis, 26 Oktober 2023 | 09:30 WIB

Terkini

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Pemprov Jatim Raih 2 Penghargaan Garuda AI Impact Summit

Pemprov Jatim Raih 2 Penghargaan Garuda AI Impact Summit

Jatim | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:15 WIB

Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian

Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:54 WIB

Bukan Sekadar Teknologi, AI Ternyata Juga Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia

Bukan Sekadar Teknologi, AI Ternyata Juga Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:33 WIB

Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026

Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026

Sport | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:22 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Berulang Kali Digosipkan Pencucian Uang hingga Suap, Raffi Ahmad Trauma Bekerja di Pemerintahan?

Berulang Kali Digosipkan Pencucian Uang hingga Suap, Raffi Ahmad Trauma Bekerja di Pemerintahan?

Video | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:15 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB