denpasar

Tekan Pernikahan Dini, GOW Bangli Ingatkan Komunikasi Orang Tua dan Anak Penting

Suara Denpasar Suara.Com
Selasa, 05 Desember 2023 | 09:30 WIB
Tekan Pernikahan Dini, GOW Bangli Ingatkan Komunikasi Orang Tua dan Anak Penting
Tekan Pernikahan Dini, GOW Bangli Ingatkan Komunikasi Orang Tua dan Anak Penting (@banglikab)

Suara Denpasar - Maraknya pernikahan dini dan hamil pranikah di kalangan remaja tentu menjadi masalah serius yang harus diperangi bersama. Bukan hanya oleh pemerintah, namun juga keluarga.

Mengingat hal tersebut, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Bangli kembali melanjutkan sosialisasinya tentang pernikahan dini dan hamil pranikah, yang menyasar kaula muda khusunya anak-anak SMA/SMK di Kabupaten Bangli.

Melansir dari laman instagram Pemkab Bangli @banglikab, sosialisasi yang diadakan pada Senin, (4/12/2023) di SMA Negeri 1 Kintamani tersebut hadiri oleh Tim Gabungan Organisasi Wanita Kab. Bangli, Kepala Sekolah, Guru, dan 50 orang perwakilan siswa-siswi dari SMA Negeri 1 Kintamani.

GOW yang berperan sebagai mitra pemerintah dikatakan akan selalu hadir ditengah-tengah masyarakat, terutama bagi kalangan anak muda, untuk bisa turut mendampingi dan membimbing, serta menyadarkan bahwa begitu pentingnya pengetahuan tentang hamil pranikah, pernikahan dini, dan dampak yang nanti ditimbulkan untuk diketahui.

Ketua GOW Kabupaten Bangli Suciati Diar, berharap kalangan anak muda tidak mudah terjebak ke dalam pergaulan bebas yang akan berdampak kepada masa depan mereka nantinya.

Sementara itu, Sekretaris GOW Kab. Bangli Luh Putu Diantini, S. Tr. Keb, yang juga menjadi narasumber dalam kegiatan itu mengingatkan, agar para siswa-siswi dapat selalu berpikir dan berprilaku positif dalam menajalani sebuah hubungan, baik di lingkungan sekolah mau pun di rumah.

Ia berharap, keterbukaan komunikasi dalam lingkungan keluarga, terutama antar anak dan orang tua bisa terus dijaga. Maka untuk itu, ia juga menyarankan agar sebagai seorang anak, para siswa dapat mengutarakan hal apapun yang sedang dirasakan mau pun yang dialami, agar orang tua tahu mengenai perkembangan anaknya.

Hal itu pun tentu juga harus diimbangi dengan orang tua yang mau terbuka mendengarkan keluh kesah sang anak, sehingga komunikasi dua arah dapat terlaksana.

"Sering seringlah bercerita kepada orang tua kalau menghadapi masalah jangan dipendam sendiri, jadi orang tua juga tau perkembangan kita," kata Luh Putu Diantini dilansir dari Instagram resmi Pemkab Bangli @banglikab. (*/Ana AP)

Baca Juga: Tatapan Noah Sinclair Disorot Netizen di Pernikahan BCL dan Tiko Aryawardana: Ga Tega Liatnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI