Inovasi Pemuda Ponorogo: Asap Cair dari Pembakaran Arang Jadi Pestisida Alami

Suara Denpasar | Suara.com

Senin, 25 Desember 2023 | 16:52 WIB
Inovasi Pemuda Ponorogo: Asap Cair dari Pembakaran Arang Jadi Pestisida Alami
Inovasi Pemuda Ponorogo: Asap Cair dari Pembakaran Arang Jadi Pestisida Alami

Suara Denpasar - Seorang pemuda pembuat arang di Ponorogo, Jawa Timur, bernama Rudi Susanto (30), berhasil membuat inovasi baru dalam penggunaan asap dari pembakaran kayu untuk menciptakan pestisida alami yang aman bagi tanaman.

Rudi mengatakan, ide untuk membuat pestisida asap cair ini muncul setelah ia melihat tutorial di YouTube. Ia kemudian mengembangkan tungku pembakaran yang dimodifikasi agar dapat memaksimalkan hasil pembakaran dan menghasilkan arang yang lebih kering daripada metode konvensional dengan cara dikubur.

Keunikan dari inovasi Rudi terletak pada proses di mana asap dari pembakaran kayu dikeluarkan melalui cerobong dan menghasilkan cairan. Cairan asap cair ini memiliki sifat pestisida alami yang dapat digunakan sebagai pestisida organik.

"Cairannya memiliki spectrum yang luas, bisa digunakan untuk mengendalikan banyak jenis hama dan penyakit pada tanaman," kata Rudi.

Rudi mengatakan, pestisida asap cair ini tidak hanya lebih ekonomis, tetapi juga lebih aman saat diaplikasikan ke lahan pertanian dibandingkan dengan pestisida kimia. Hal ini karena pestisida asap cair tidak mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat merusak lingkungan dan kesehatan.

"Selain itu, pestisida asap cair juga lebih ramah lingkungan karena terbuat dari bahan-bahan alami," kata Rudi.

Untuk saat ini, Rudi memberikan pestisida asap cair buatannya secara gratis kepada petani. Ia mengatakan, untuk sekali pembakaran, ia dapat menghasilkan 10 liter pestisida asap cair.

"Ke depan, saya ingin terus berinovasi untuk menghasilkan produk yang lebih bermanfaat bagi pertanian," kata Rudi.

Inovasi Rudi ini mendapat apresiasi dari para petani. Mugianto, seorang petani di Desa Wotan, mengatakan bahwa pestisida asap cair buatan Rudi sangat efektif untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman.

"Saya sudah menggunakan pestisida asap cair ini selama dua bulan terakhir dan hasilnya sangat bagus. Hama dan penyakit tanaman saya sudah berkurang," kata Mugianto.

Inovasi Rudi ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi para petani untuk mengurangi penggunaan pestisida kimia yang berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terminal Seloaji Ponorogo Mulai Dipadati Pemudik Nataru, Tarif Bus naik

Terminal Seloaji Ponorogo Mulai Dipadati Pemudik Nataru, Tarif Bus naik

| Jum'at, 22 Desember 2023 | 15:44 WIB

Unik, Caleg di Ponorogo Gunakan Kostum Superhero Agar Dikenal Masyarakat

Unik, Caleg di Ponorogo Gunakan Kostum Superhero Agar Dikenal Masyarakat

| Kamis, 21 Desember 2023 | 12:18 WIB

Ratusan Personel Gabungan Siap Amankan Natal dan Tahun Baru di Ponorogo

Ratusan Personel Gabungan Siap Amankan Natal dan Tahun Baru di Ponorogo

| Kamis, 21 Desember 2023 | 12:12 WIB

Terkini

Mengenal 'Black Box' Kereta Api yang Bisa Ungkap Penyebab Tabrakan Argo Bromo Anggrek di Bekasi

Mengenal 'Black Box' Kereta Api yang Bisa Ungkap Penyebab Tabrakan Argo Bromo Anggrek di Bekasi

Jakarta | Selasa, 28 April 2026 | 21:55 WIB

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:46 WIB

Ada Ustaz Iseng Chat WA Syekh Ahmad Al Misry di Tengah Kasus Pelecehan, Dibalas Begini

Ada Ustaz Iseng Chat WA Syekh Ahmad Al Misry di Tengah Kasus Pelecehan, Dibalas Begini

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 21:40 WIB

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen  Green SM Buntut Kecelakaan KRL

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:39 WIB

Poin Persib Bandung Sama dengan Borneo FC, Beckham Putra Buka Suara

Poin Persib Bandung Sama dengan Borneo FC, Beckham Putra Buka Suara

Bola | Selasa, 28 April 2026 | 21:38 WIB

Penampakan 'Taksi Ijo' Biang Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur

Penampakan 'Taksi Ijo' Biang Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur

Video | Selasa, 28 April 2026 | 21:30 WIB

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:21 WIB

Sebelum Viral Seperti Sekarang, Taksi Hijau Sudah Lama Ditolak di Surabaya

Sebelum Viral Seperti Sekarang, Taksi Hijau Sudah Lama Ditolak di Surabaya

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 21:20 WIB

Undian Digelar, Nasabah BRI Berpeluang Raih Experience Eksklusif Menyaksikan Barcelona di Camp Nou

Undian Digelar, Nasabah BRI Berpeluang Raih Experience Eksklusif Menyaksikan Barcelona di Camp Nou

Bali | Selasa, 28 April 2026 | 21:17 WIB