Pembatasan BBM Subsidi dengan Berbasis Data Rumah Tangga Dipercaya Bisa Bantu Masyarakat

Suara Depok | Suara.com

Rabu, 13 Juli 2022 | 09:42 WIB
Pembatasan BBM Subsidi dengan Berbasis Data Rumah Tangga Dipercaya Bisa Bantu Masyarakat
suara.com

Depok.suara.com -  Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Abra T.G Talattov mendukung kebijakan pembatasan BBM subsidi berbasis data rumah tangga karena lebih efektif dan tepat sasaran di masa depan.

"Dengan melihat kemampuan ekonomi, penghasilan atau pengeluaran dari masing-masing rumah tangga," ujar Abra.

Pria yang menjabat Head of Center of Food, Energy and Sustanaible Development INDEF itu mengatakan, program ini lebih efektif, tepat sasaran dan potensi penghematan konsumsi jauh lebih besar dibandingkan hanya berbasis kendaraan.

Berkat sistem ini, ia mengatakan, masyarakat yang penghasilannya mepet diatas UMR masih dapat membeli BBM bersubsidi.

Ditambah lagi, subsidi dapat tepat sasaran ke rumah tangga layaknya bantuan perlindungan sosial lain seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Kartu Sembako.

"Itu akan jauh lebih efektif dan menghindari terjadinya kebocoran," ujar Abra dikutip dari Antara.

Meski begitu, ia mengakui, tidak mudah menerapkan sistem ini dan membutuhkan waktu jangka panjang untuk proses eksekusinya.

Pemerintah perlu menyiapkan data, melakukan sinkronisasi data hingga menyiapkan mekanisme penyaluran. Sehingga, menurut dia, alasan inilah yang belum membuat pemerintah mengambil opsi ini.

"Apabila mau diberlakukan tahun ini akan sulit," ujar Abra.

Sehingga Abra mengaku cukup lega dengan adanya solusi alternatif pembatasan pembelian BBM bersubsidi berbasis kendaraan melalui MyPertamina.

Untuk sementara, cara ini sangat mungkin dilakukan dalam jangka waktu singkat, karena berbasis kapasitas mesin kendaraan.

Abra berharap program yang mulai berjalan ini dapat mengendalikan distribusi subsidi yang sudah mendesak karena disparitas harga BBM subsidi dengan non subsidi yang semakin besar.

Saat ini, peralihan konsumen dari BBM non subsidi ke BBM subsidi sudah terjadi beberapa bulan terakhir. Pihaknya mencatat periode Maret- April 2022 terjadi peningkatan volume penjualan solar bersubsidi sebesar 7 persen. Lalu, pada periode yang sama volume penjualan pertalite meningkat sebesar 13,8 persen.

"Jadi, kedua produk ini membuktikan bahwa terjadi shifting konsumen dari non subsidi ke subsidi," ujar Abra.

Meski demikian, Abra juga mengingatkan masih adanya potensi ketidakefektifan dalam mengurangi kuota penjualan dari penerapan pengendalian BBM subsidi berbasis data kendaraan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pedagang Pasar Murka Lihat Mendag Zulhas Kampanyekan Anaknya Sambil Bagi-bagi Minyak Goreng

Pedagang Pasar Murka Lihat Mendag Zulhas Kampanyekan Anaknya Sambil Bagi-bagi Minyak Goreng

| Rabu, 13 Juli 2022 | 09:34 WIB

Terpopuler: Putri Delina Terus Dihujat Netizen, Bogor dan Depok Bakal Keluar dari Jawa Barat?

Terpopuler: Putri Delina Terus Dihujat Netizen, Bogor dan Depok Bakal Keluar dari Jawa Barat?

Bogor | Rabu, 13 Juli 2022 | 09:30 WIB

Bisa Picu Inflasi Tinggi, Legislator Nasdem Ingatkan Pemerintah Tak Naikan Harga BBM Bersubsidi

Bisa Picu Inflasi Tinggi, Legislator Nasdem Ingatkan Pemerintah Tak Naikan Harga BBM Bersubsidi

News | Rabu, 13 Juli 2022 | 09:29 WIB

Terkini

Ketua DPRD Kepri Naik Harley Davidson Rp645 Juta Tanpa Helm, Punya SIM Khusus?

Ketua DPRD Kepri Naik Harley Davidson Rp645 Juta Tanpa Helm, Punya SIM Khusus?

Batam | Minggu, 10 Mei 2026 | 21:01 WIB

Organisasi Jepang Gelar Sayembara Cari Rumah Angker di Indonesia, Hadiahnya Rp50 Juta

Organisasi Jepang Gelar Sayembara Cari Rumah Angker di Indonesia, Hadiahnya Rp50 Juta

Entertainment | Minggu, 10 Mei 2026 | 21:00 WIB

Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU

Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 21:00 WIB

Ahmad Dhani Sempat Minta Alyssa Daguise Diinduksi Demi Cucunya Lahir Jumat Kliwon

Ahmad Dhani Sempat Minta Alyssa Daguise Diinduksi Demi Cucunya Lahir Jumat Kliwon

Video | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:41 WIB

Maia Estianty Tersentuh Lihat Perjuangan Alyssa Daguise Lahiran Normal

Maia Estianty Tersentuh Lihat Perjuangan Alyssa Daguise Lahiran Normal

Entertainment | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:30 WIB

Ketua Viking Imbau Bobotoh Jaga Kondusivitas usai Persib Taklukkan Persija

Ketua Viking Imbau Bobotoh Jaga Kondusivitas usai Persib Taklukkan Persija

Jabar | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:29 WIB

Bersyukur Persib Kalahkan Persija, Ketua Viking: Tinggal Dua Step Lagi Juara

Bersyukur Persib Kalahkan Persija, Ketua Viking: Tinggal Dua Step Lagi Juara

Jabar | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:14 WIB

Obral Izin Masuk Berujung Bencana: Ketika Bandar Judi Internasional Menyamar Jadi Wisatawan

Obral Izin Masuk Berujung Bencana: Ketika Bandar Judi Internasional Menyamar Jadi Wisatawan

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:05 WIB

Persib Bungkam Persija 2-1, Bobotoh Pesta Kemenangan di Bandung

Persib Bungkam Persija 2-1, Bobotoh Pesta Kemenangan di Bandung

Jabar | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:03 WIB

Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!

Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:01 WIB