Murka Dituduh Penyiraman Air Keras Rekayasa, Novel Baswedan: Kalau Saya Bawa ke Ranah Hukum Anda Siap?

Suara Depok

Senin, 18 Juli 2022 | 08:03 WIB
Murka Dituduh Penyiraman Air Keras Rekayasa, Novel Baswedan: Kalau Saya Bawa ke Ranah Hukum Anda Siap?
suara.com

Depok.suara.com - Eks pegawai KPK, Novel Baswedan terlihat murka ketika ada netizen yang menyinggung kasus penyiraman air keras kepadanya. 

Mulanya netizen di twitter dengan akun @RAS03** menanyakan kondisi bola mata Novel Baswedan.

"Gimana kabarnya bola mata yang kiri sudah dipindahkan lagi ke kanan belum," cuit akun tersebut.

Mengetahui pertanyaan tersebut, Novel Baswedan masih bisa menahan emosinya dengan santai membalas cuitan itu.

"Orang berbuat baik pasti banyak musuhnya, dan dibenci oleh orang-orang jahat. Contohnya seperti twit kutipan dibawah ini," balas Novel Baswedan melalui akun twitternya.

"Tapi biarkan saja, semoga kita semua tetap mau berbuat baik demi bangsa dan negara meskipun diperlakukan jahat," tambahnya.

Namun emosi Novel Baswedan tidak terkendali lagi. Ketika netizen ini terus mencerca bahwa kasus penyiraman air keras tersebut hanya mengada-ngada.

"Ya semua orang juga tau kasus anda yang kesiram air keras yang kena wajah ko yang di operasi mata kita kan berdasarkan logika," ujar netizen tersebut.

"Kalau anda menuduh atau memfitnah, lalu saya bawa ke ranah hukum anda siap? @RAS03**," tantang Novel Baswedan.

baca juga

Novel Baswedan pun tak main-main dengan ancamannya. Karena selama ini ia sering mendapat perlakuan seperti itu oleh orang lain.

Kalau anda siap dan menantang akan saya lakukan untuk diuji dalam ranah hukum. Karena tidak baik bila kejahatan fitnah yang anda lakukan ini dibiarkan.
Walaupun memang selama ini saya biarkan," tegasnya.

Kontan saja perang cuitan Novel Baswedan dengan netizen itu mematik perhatian netizen lainnya. Sebagian besar dari mereka mendukung Novel Baswedan menempuh jalur hukum.

"Jangan dikasih tawaran Bang @nazaqistsha langsung saja dilaporkan. Satu orang dibiarin, yang lain pada muncul," ujar akun @chef_life**.

"Gas aja pak bawa ke ranah hukum, supaya jera jangan lupa screenshot pak Novel takut dihapus cuitannya," kata akun @fadhlana**.

"Segera saja Pak Novel, ini harus dibawa ke ranah hukum. Segala ucapannya dipertanggungjawabkan dimuka hukum agar jadi pembelajaran buat ybs," imbuh akun @Arya**.

"Perlu pelajaran orang nih mah, coba tetesin air keras di wajahnya tepatnya di matanya. Gak usah disiram," timpal akun @Priadi**.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Duh! Kasus Penyiraman Air Kerasnya Disebut Mengada-ngada, Novel Baswedan Murka

Duh! Kasus Penyiraman Air Kerasnya Disebut Mengada-ngada, Novel Baswedan Murka

Jawa Tengah | Senin, 18 Juli 2022 | 07:00 WIB

KPK Tetapkan Bupati Mambero Tengah sebagai DPO

KPK Tetapkan Bupati Mambero Tengah sebagai DPO

Kalbar | Senin, 18 Juli 2022 | 06:10 WIB

Diduga Kabur ke Papua Nugini, KPK Terbitkan DPO ke Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak

Diduga Kabur ke Papua Nugini, KPK Terbitkan DPO ke Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak

News | Minggu, 17 Juli 2022 | 22:33 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×