Tindakan Polisi Jemput Paksa Nikita Mirzani di Depan Anaknya Disesalkan Beberapa Pihak

Suara Depok Suara.Com
Jum'at, 22 Juli 2022 | 08:45 WIB
Tindakan Polisi Jemput Paksa Nikita Mirzani di Depan Anaknya Disesalkan Beberapa Pihak
Nikita Mirzani dan Young Lex (suara.com)

Depok.suara.com - Sunan Kalijaga menyesalkan tindakan anggota polisi dari Polres Serang Kota, Banten, menjemput paksa Nikita Mirzani di Mall Senayan City, Jakarta Pusat, Kamis (21/7/2022) sekitar pukul 15.00 WIB.

Padahal saat itu, Nikita Mirzani tengah bersama sang anak, Arkana Mawardi.  Dirinya menilai tindakan ini seharusnya tidak perlu terjadi. 

"Jujur kami sangat menyayangkan, sebenarnya drama ini tidak perlu terjadi di tempat publik, apalagi di hadapan anak kecil," kata Sunan Kalijaga di Mapolres Serang Kota, Kamis (21/7/2022) malam.

Sunan menilai, tindakan pihak kepolisian dinilai berlebihan. Lantaran Nikita bukan gembong narkoba atau teroris yang berbahaya.

"Kasusnya sendiri bukan kasus-kasus keras," ujarnya, dikutip dari Bantennews.co.id—jejaring Suara.com.

Hingga saat ini Arkana masih menemani Nikita Mirzani menjalani pemeriksaan di hadapan penyidik Satreskrim Polres Serang Kota.

"Dia (Arkana) tadi ngga bisa ditinggal dan mau ikut sama ibunya," kata Sunan Kalijaga.

Usai menjawab wawancara wartawan, Sunan Kalijaga langsung masuk ke ruang Satreskrim Polres Serang Kota.

Nikita Mirzani sendiri masih menjalani pemeriksaan hingga 21.40 WIB di Mapolres Serang Kota atas kasus pencemaran nama baik.

Baca Juga: Bukan Jepang, Abdulla Yusuf Helal Asal Bahrain Lengkapi Slot Pemain Asing Persija

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga mengatakan bahwa proses penangkapan Nikita Mirzani sudah mengedepankan sisi humanis.

"Penangkapan dilakukan secara persuasif dan tidak ada kekerasan. Penyidik mengedepankan sisi humanis," ujar Shinto dalam sesi jumpa pers di Polresta Serang Kota, Kamis (21/7/2022).

Shinto kemudian memaparkan bagaimana proses penangkapan Nikita Mirzani dilakukan.

"Penyidik menunjukkan identitas penyidik dan juga mengedepankan peran Polwan. Kemudian menunjukkan surat perintah tugas dan perintah penangkapan," ujarnya.

Karenanya, Shinto merasa tidak ada yang salah dari proses penjemputan paksa Nikita Mirzani meski dilakukan di depan Arkana Mawardi.

"Penangkapan dilakukan secara persuasif, itu pernyataan kami," imbuh Shinto menegaskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI