Viral Rekaman Suara Serda Ucok yang Ingin Cari Pembunuh Brigadir J, Bagaimana Tanggapan TNI?

Suara Depok

Selasa, 09 Agustus 2022 | 20:39 WIB
Viral Rekaman Suara Serda Ucok yang Ingin Cari Pembunuh Brigadir J, Bagaimana Tanggapan TNI?
Siapa Serda Ucok viral Usai Menyatakan Mau Bantu Tangkap Pembunuh Brigadir J (TikTok/mursyid.adam)

Depok.suara.com - Anggota Kopassus bernama Serda Ucok Tigor Simbolon menjadi perbincangan publik ketika beredarnya potongan video berisikan rekaman suaranya yang ingin membantu proses penangkapan pelaku pembunuhan Brigadir Nofriansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Lantas publik dibuat bertanya-tanya mengenai siapa Serda Ucok? 

Dalam video yang diunggah oleh salah satu pengguna akun TikTok tampak beberapa potongan video serta foto Serda Ucok saat itu tengah menjalani persidangan. Video tersebut berisikan suara seseorang yang mengaku bernama Serda Ucok Tigor Simbolon. 

"Komando! Kami alumni pasukan cebongan 2013, Serda Ucok Tigor Simbolon dan kawan-kawan, merasa terpanggil melihat ketidakadilan atas kematian Brigadir Yoshua secara mengenaskan di rumah bosnya," demikian rekaman suara pria dalam video yang sedang viral. 

Seorang pria dalam unggahan video itu mengatakan jika dirinya ingin mengungkap pembunuh Brigadir Yoshua. Selain itu, dia juga meminta agar dirinya dan teman-temannya diberi ruang oleh beberapa pihak yang bersangkutan untuk membantu proses penangkapan pembunuh Brigadir J hidup ataupun mati. 

"Sebagai putra Batak dan prajurit Kopassus kami merasa terpanggil untuk membantu ibu pertiwi demi membela keadilan dengan menangkap dan mengungkap siapa pembunuh Yoshua secara terang benderang," ungkap pria dalam video itu dengan tegas menggunakan logat Jawa medok. 

Dia dan teman-temannya mengaku terpanggil demi menegakkan keadilan keluarga besar suku batak dan masyarakat Indoneaia. Mereka meyakini jika diberi ruang, mereka akan bergerak secepat-cepatnya dan pasti bisa menangkap pelaku pembunuhan. 

"Sungguh, kami tidak tega melihat negara sepertinya kesulitan dan kehabisan energi untuk menangkap pembunuh Yoshua. Kami merasa terpanggil demi keadilan mewakili keluarga besar Batak, dan masyarakat Indonesia, dan kewibawaan negara serta Pancasila dan kemanusiaan yang adil dan beradab. Mohon beri kami ruang untuk menangkap pembunuh Yoshua hidup atau mati, secepat-cepatnya, kami pasti bisa, berani benar berhasil komando," pungkasnya. 

Klarifikasi TNI AD

Terkait video Serda Ucok itu, TNI AD pun memberi penjelasan. TNI AD menegaskan video Serda Ucok itu adalah upaya mengadu domba antara TNI dan Polri. 

baca juga

"Video pernyataan Serda Ucok yang mengaku siap membantu negara untuk mencari pembunuh Brigadir J di akun tiktok @mursyid.adam adalah video berisi kebohongan serta upaya adu domba antara TNI dan Polri," kata Kadispenad Brigjen Tatang Subarna dalam keterangan tertulis, Selasa (9/8/2022). 

Brigjen Tatang mengungkapkan bahwa saat ini TNI AD telah bekerjasama dengan pihak Polri dan seluruh lembaga terkait lainnya untuk menelusuri pengunggah video itu. Pihaknya juga meminta pertanggungjawaban atas video yang viral itu. 

"Dengan penegasan ini, Kadispenad berharap masyarakat tidak terprovokasi atas video bohong yang banyak beredar di medsos tentang pernyataan Serda Ucok itu," ungkap Dispenad. 

Siapa Serda Ucok? 

Serda Ucok Tigor Simbolon adalah mantan anggota Kopassus Grup II Kandang Menjagan Kartasura yang harus menjalani hukuman penjara karena kasus pembunuhan terhadap empat tahanan di Lapas Kelas II B Cebongan Sleman, Yogyakarta pada 2013 silam. 

Peristiwa tersebut berawal dari kasus pengeroyokan yang mengakibatkan prajurit Serka bernama Heru Santoso tewas. Pelaku pengroyokan itu diketahui sindikat preman yang sangat meresahkan warga Yogyakarta saat itu. 

Sehari setelah kejadian itu, seorang anggota Kodim yang juga mantan anggota Kopassus bernama Sertu Sriyono ditemukan meninggal dunia dibacok. Diduga pelakunya merupakan kelompok yang sama.  

Diketahui Serda Ucok dengan Sertu Sriyono memang memiliki hubungan yang sangat dekat. Sehingga saat mendengarkan berita tersebut Serda Ucok dan temannya mengunjungi Lapas Cebongan di tengah malam di mana komplotan preman tersebut ditahan. Serda Ucok pun memberikan tembakan kepada para pelaku pembunuhan Serka Heru dan Sertu Sriyono itu. 

Atas kasus tersebut prajurit baret merah itu sempat divonis hukuman 11 tahun penjara karena telah terbukti mengeksekusi empat tahanan menggunakan senjata AK-47 di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Cebongan, Sleman, Yogyakarta. 

Demikian tadi ulasan mengenai siapa Serda Ucok yang tengah viral di medsos karena pernyataannya yang siap menangkap pelaku pembunuhan Brigadir Nofriansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Atas penjelasan di atas, semoga kita lebih bijak dan tidak menyebarkan berita hoax di tengah masyarakat untuk memperkeruh keadaan.

Sumber: Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Irjen Pol Ferdy Sambo Perintahkan Bharada E Menembak Brigadir J

Irjen Pol Ferdy Sambo Perintahkan Bharada E Menembak Brigadir J

Kalbar | Selasa, 09 Agustus 2022 | 20:36 WIB

Ferdy Sambo Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Netizen Minta Brigjen Krishna Murti Buka Suara

Ferdy Sambo Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Netizen Minta Brigjen Krishna Murti Buka Suara

Blitz | Selasa, 09 Agustus 2022 | 20:34 WIB

Minta Motif Penembakan Brigadir J Diungkap, Legislator NasDem: Agar Tak Ada Opini Liar

Minta Motif Penembakan Brigadir J Diungkap, Legislator NasDem: Agar Tak Ada Opini Liar

News | Selasa, 09 Agustus 2022 | 20:35 WIB

Terkini

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:20 WIB

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:18 WIB

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:54 WIB

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:38 WIB

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:34 WIB

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:26 WIB

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:23 WIB

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:22 WIB

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:17 WIB

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:10 WIB

×