Film anime berjudul The Journey baru-baru ini berpartisipasi dalam Festival Film Septimius yang diadakan di Amsterdam, Belanda, dan telah memenangkan Penghargaan Terbaik Penghargaan Film Eksperimental. Menjadikannya film Saudi dan Arab pertama dalam sejarah yang memenangkan penghargaan Film Eksperimental Terbaik dalam festival internasional.
Film ini bersaing dengan tujuh finalis yang dinominasikan dalam kategori film eksperimental. Kategorisasi tersebut tergantung pada keunggulan film dalam menciptakan kekuatan ekspresif yang unik dengan menggunakan gaya seni yang unik.
“Kami bangga meluncurkan The Journey karena mencerminkan standar tinggi para profesional berbakat dan berpengalaman dari Jepang dan Arab Saudi. Ini akan menjadi batu loncatan dari banyak proyek lain dari Manga Productions yang bersaing dengan kualitas standar internasional dengan berkolaborasi dengan filmmaker Asia lainnya” kata Dr. Essam Bukhary, Executive Producer Manga Productions, dalam keterangan tertulis kepada wartawan.
Indonesia adalah negara Asia Tenggara yang merilis film ini. Diselenggarakan oleh Perum PFN sebagai tuan rumah yang bekerja sama dengan Manga Production, Asian Content Busines Summit (ACBS) dan Anatman Pictures. Secara bersama-sama mereka mengampanyekan konten kreatif tentang toleransi diversitas dan saling menghargai dalam berkreasi.
Sinopsis film The Journey
Film ini berkisah tentang seorang pria bernama Aws yang merupakan pembuat tembikar di Makkah. Pada suatu waktu, salah satu tokoh masyarakat Makkah, Abdul Muthalib menerima surat tantangan untuk menyerah pada pasukan Abrahah.
Akhirnya, Aws terjebak dalam pertempuran di semenanjung Arab, sehingga mengharuskannya mengangkat senjata untuk melindungi kotanya dari penjajah kejam yang dipimpin oleh seorang jenderal, Abrahah bersama dengan pasukan gajahnya.
Aws dan teman-temannya bertekad mencegah perbudakan dan penghancuran kota mereka. Meski kalah jumlah dan kekuatan tempur, namun Aws dan kawan-kawan tidak menyerah sampai titik darah penghabisan.
Baca Juga: Justin Bieber Kembali Tunda Konser, Promotor: Tur Asia Masih Sesuai Jadwal