Korban Gusuran Cipayung Depok Datangi Rumah Pribadi Walikota, Ada Apa?

Suara Depok | Suara.com

Kamis, 08 September 2022 | 09:13 WIB
Korban Gusuran Cipayung Depok Datangi Rumah Pribadi Walikota, Ada Apa?
Potret warga Cipayung Depok yang terdampak gusuran saat mendatangi rumah pribadi walikota (Depok/AH/dok)

Depok.suara.com, Warga korban penggusuran di Kecamatan Cipayung mendatangi rumah pribadi Walikota Depok di Kawasan Jatimulya, Cilodong untuk mengadukan nasib mereka terkait pemberian kompensisasi berupa rumah kontrakan yang lokasi jauh dari akses jalan utama.

Salah satu warga Dian, kepada wartawan mengatakan kedatangannya ke rumah pribadi Wali Kota Depok tersebut untuk mengadukan kontrakan yang diberikan jauh dari akses jalan utama.

“Kami yang terdampak itu di tempatkan di kontrakan yang masuk ke dalam, akses jalannya jauh,"katanya.

Dia menambahkan ada lansia seperti kakek-kakek sama nenek-nenek yang ditempatkan di blok barat, lokasinya jauh dari penduduk, bawahnya sungai, belakangnya tempat sampah. 

Lokasi kontrakan yang diberikan pihak Kecamatan sangat tidak layak tentunya.

Lima kontrakan yang diberikan oleh Pemkot Depok itu tidak menjadi sebuah solusi bagi para korban penggusuran, dan malah berdampak kepada perekonomian mereka.

"Di tempat kami yang sebelumnya kami memiliki usaha, kalau aksesnya ada di dalam seperti ini bagaimana dengan kehidupan kami setiap harinya,” katanya.

Atas dasar itu para warga nekat menunggu di depan gerbang rumah Wali Kota Depok. Namun, Walikota Depok itu tidak dapat ditemui oleh warga.

"Kami tunggu pak wali ternyata tidak keluar, yang keluar itu malah Satpol PP. Kami hanya berenam tetapi jumlah mereka lebih dari sepuluh,” jelasnya. 

Pihaknya ingin bertemu dengan Wali Kota untuk meminta solusi terbaik bagi para korban yang terkena penggusuran.

 “Kami belum mendapatkan tempat usaha baru, kalau seperti ini makan dan biaya sekolah anak dari mana? Kami butuh solusi,”katanya.

Diberitakan sebelumnya, Satuan Pol PP Kota Depok menertibkan sekitar 14 bangunan yang dijadikan kios dan rumah berdiri di lahan Pemkot Depok di RW 04 Kelurahan Cipayung.

Kepala Satpol PP Kota Depok Lienda Ratnanurdianny mengatakan, bangunan semipermanen yang difungsikan sebagai tempat tinggal dan usaha itu berdiri di lahan milik pemkot.

"Dari 14 bangunan ada tujuh bangunan yang sudah kosong  penghuninya. Nah sekarang ini sudah ada lima rumah yang masih perlu dibantu pembenahannya," katanya.

Dia mengatakan tak ada penolakan dari warga atas penertiban yang dilakukan tim terpadu Pemkot Depok. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

7 Orang Diperiksa Polisi Terkait Kematian Albar Mahdi, Santri Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo

7 Orang Diperiksa Polisi Terkait Kematian Albar Mahdi, Santri Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo

Jatim | Senin, 05 September 2022 | 20:43 WIB

Video Ngamuk Gegara Lumpur Viral, Netizen : Pasha for Walikota Depok

Video Ngamuk Gegara Lumpur Viral, Netizen : Pasha for Walikota Depok

| Kamis, 01 September 2022 | 13:16 WIB

Warganet Puji Aksi Pasha Ungi Turun ke Jalan Becek untuk Bantu Warga: Calon Walikota Depok Selanjutnya!

Warganet Puji Aksi Pasha Ungi Turun ke Jalan Becek untuk Bantu Warga: Calon Walikota Depok Selanjutnya!

| Rabu, 31 Agustus 2022 | 16:35 WIB

Seorang Perempuan Datangi Suaminya di Tengah Lapangan Saat Pertandingan Bola Tarkam, Warganet: Suami Takut Istri

Seorang Perempuan Datangi Suaminya di Tengah Lapangan Saat Pertandingan Bola Tarkam, Warganet: Suami Takut Istri

Kaltim | Selasa, 30 Agustus 2022 | 20:46 WIB

Terkini

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB

Kukungan Emosi dalam Set Terbatas Film Kupeluk Kamu Selamanya

Kukungan Emosi dalam Set Terbatas Film Kupeluk Kamu Selamanya

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:45 WIB

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:42 WIB

Urutan Skincare Pakai Toner yang Benar Menurut Dokter, Sesuaikan Jenisnya!

Urutan Skincare Pakai Toner yang Benar Menurut Dokter, Sesuaikan Jenisnya!

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:41 WIB

Detik-detik Bus ALS Terbakar Usai Tabrak Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Dilaporkan Tewas

Detik-detik Bus ALS Terbakar Usai Tabrak Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Dilaporkan Tewas

Sumsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:41 WIB

Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026

Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:41 WIB

Sekda Sulbar Ajak Masyarakat Tidak Berlebihan Rayakan Idul Adha

Sekda Sulbar Ajak Masyarakat Tidak Berlebihan Rayakan Idul Adha

Sulsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:40 WIB

Berburu Hidden Gem Modest Fashion di Tengah Kota: Last Stock Sale 2026 Resmi Dibuka!

Berburu Hidden Gem Modest Fashion di Tengah Kota: Last Stock Sale 2026 Resmi Dibuka!

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:34 WIB

Geger Guru Honorer Dilarang Mengajar 2027, Dihapus atau Diangkat?

Geger Guru Honorer Dilarang Mengajar 2027, Dihapus atau Diangkat?

Liks | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:32 WIB

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:32 WIB