Dandim 0733 Kota Semarang Tegur Pernyataan Effendi Simbolon: Ingat Peristiwa 17 Oktober 1952!

Suara Depok

Selasa, 13 September 2022 | 12:54 WIB
Dandim 0733 Kota Semarang Tegur Pernyataan Effendi Simbolon: Ingat Peristiwa 17 Oktober 1952!
Dandim 0733 Kota Semarang, Letkol Infanteri Hovi Hovana (Kodim Kota Semarang / YouTube)

Depok.suara.com - Kecaman kepada pernyataan Anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon terus berdatangan. Setelah Dandim 0709 Kebumen, kali ini giliran Dandim 0733 Kota Semarang, Letkol Infanteri Honi Havana.

Diketahui sebelumnya Effendi Simbolon menyebut TNI serupa gerombolan bahkan mirip ormas kala menggelar rapat kerja dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Hal inilah yang melahirkan kecaman dari para prajurit TNI di berbagai daerah.

Terlihat dari sejumlah video yang beredar di media sosial, para prajurit TNI ini menyayangkan pernyataan dari  politisi PDI Perjuangan tersebut. Baginya pernyataan tersebut telah menyakiti dan tidak menghormati Panglima TNI yang hadir saat itu.

Hal senada disampaikan oleh Dandim 0733 Kota Semarang Letkol Infanteri Honi Havana, pernyataan Effendi Simbolon yang baginya tidak etis.

"Ini bagi saya tentunya tidak etis, ya rekan-rekan tidak beretika. Dalam tata negara Indonesia ada legislatif ada eksekutif ada yudikatif, ini adalah lembaga negara yang sejajar yang seharusnya saling menghormati sesuai tugasnya masing-masing, Legislatif itu tugasnya membuat dan mengesahkan undang-undang, tentu tidak etis apabila mencecar panglima TNI dengan pertanyaan yang terkesan mengintervensi terlalu dalam, turut campur terlalu dalam urusan teknis dari eksekutif. Jadi ada tataran dan tugasnya masing-masing. Harusnya legislatif tidak turut campur teknisnya eksekutif karena itu ranahnya presiden," ujarnya seperti dikutip dari channel YouTube Kodim Semarang Channel, Selasa (13/9/2022).

Hovi menyebut lebih lanjut bahwa TNI merupakan instrumen negara bukan instrumen orang-orang dari partai politik. Oleh karenanya yang berhak memberi koreksi dan evaluasi itu dari presiden bukan dari DPR.

"TNI itu alat negara, betul kami instrumen, tapi instrumen negara. Kami bukan instrumen orang-orang politik. Kami tugasnya itu untuk mencapai cita-cita negara di bawah kepala negara. Harusnya kepala negaralah yang menyampaikan evaluasi, bukan anggota DPR. Ingat peristiwa pengepungan istana pada 17 Oktober 1952, itu karena legislatif berusaha mencampuri urusan teknis TNI Angkatan Darat. Tentunya ini tidak berharap terjadi. Anggota DPR harusnya menghormati Panglima, bapak Kasad dan kami semua dalam sebuah forum yang sedemikian terhormat. Peristiwa kemarin itu melukai hati kami, karena Panglima dan Kasad itu pimpinan kami," tukasnya.

Sumber: Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gelombang Kecaman TNI ke Effendi Simbolon Terus Muncul, Dandim Kota Semarang: Ingatkan Peristiwa 17 Oktober 1952

Gelombang Kecaman TNI ke Effendi Simbolon Terus Muncul, Dandim Kota Semarang: Ingatkan Peristiwa 17 Oktober 1952

Jogja | Selasa, 13 September 2022 | 12:36 WIB

Sebut TNI Mirip Gerombolan Ormas, Anggota DPR Ini Akan Dilaporkan ke MKD

Sebut TNI Mirip Gerombolan Ormas, Anggota DPR Ini Akan Dilaporkan ke MKD

Sukabumi | Selasa, 13 September 2022 | 12:20 WIB

Ucapan Effendi Simbolon "TNI Kayak Gerombolan" yang Kemudian Disoal

Ucapan Effendi Simbolon "TNI Kayak Gerombolan" yang Kemudian Disoal

News | Selasa, 13 September 2022 | 11:21 WIB

Terkini

Resmi Putus, Ini Perjalanan Cinta Sooyoung SNSD dan Jung Kyung-ho

Resmi Putus, Ini Perjalanan Cinta Sooyoung SNSD dan Jung Kyung-ho

Your Say | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:10 WIB

Ruben Onsu Kaget Dibilang Anak Pencitraan, Kecewa Lingkungan Sarwendah Bawa Pengaruh Buruk

Ruben Onsu Kaget Dibilang Anak Pencitraan, Kecewa Lingkungan Sarwendah Bawa Pengaruh Buruk

Entertainment | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:10 WIB

Intiland Tahan Dividen, Fokus Pangkas Utang dan Kejar Penjualan Rp1,95 Triliun

Intiland Tahan Dividen, Fokus Pangkas Utang dan Kejar Penjualan Rp1,95 Triliun

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:08 WIB

Mira Hayati Lunasi Denda Rp 1 Miliar dalam Kasus Kosmetik Bermerkuri

Mira Hayati Lunasi Denda Rp 1 Miliar dalam Kasus Kosmetik Bermerkuri

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:04 WIB

Menlu Iran ke Donald Trump: Hentikan Serangan Atau Perang Lanjut Lewat Israel

Menlu Iran ke Donald Trump: Hentikan Serangan Atau Perang Lanjut Lewat Israel

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:04 WIB

Maa Behen: Sajikan Drama Emosional yang Terungkap di Balik Situasi Absurd!

Maa Behen: Sajikan Drama Emosional yang Terungkap di Balik Situasi Absurd!

Your Say | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:00 WIB

PMB 2026 Universitas Nusa Mandiri Gelombang 4 Dibuka! Daftar Program S1 Hingga Doktoral (S3)

PMB 2026 Universitas Nusa Mandiri Gelombang 4 Dibuka! Daftar Program S1 Hingga Doktoral (S3)

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:00 WIB

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia U-19 vs Australia di Semifinal AFF U-19 2026

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia U-19 vs Australia di Semifinal AFF U-19 2026

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:52 WIB

Presiden FIFA Tak Janji Wasit Somalia Omar Artan Bisa Masuk Amerika untuk Piala Dunia 2026

Presiden FIFA Tak Janji Wasit Somalia Omar Artan Bisa Masuk Amerika untuk Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:50 WIB

Survei: Publik Disebut Optimistis dengan Pemberantasan Korupsi yang Dilakukan Pemerintah

Survei: Publik Disebut Optimistis dengan Pemberantasan Korupsi yang Dilakukan Pemerintah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:48 WIB