Depok.suara.com - Kasus pembunuhan Munir yang telah kadaluarsa pada 7 September lalu, seharusnya membuat Muchdi PR bisa menikmati masa tenangnya di kursi teras rumah.
Kasus pembunuhan Munir yang menyeret namanya resmi kadaluarsa. Empat belas tahun yang lalu, Muchdi PR menjadi salah satu pesakitan yang dituding terlibat dalam pembunuhan aktivis HAM tersebut.
Namun, ketenangan itu harus terusik ketika namanya masuk daftar pencarian populer di media sosial. Hal ini karena aksi dari akun hacker Bjorka yang membongkar kembali kasus Munir dan mengaitkannya dengan Muchdi PR.
Warganet kemudian kembali menyorot sosok Muchdi PR setelah hacker Bjorka kembali mengangkatnya ke publik. Sang peretas mengunggahnya melalui tulisan berjudul "Who Killed Munir?" dalam grup Telegram yang ramai jadi perbincangan sampai Twitter.
Hacker Bjorka memang tak langsung menjadikan Muchdi PR sasaran. Karena hacker anonim ini mengincar pemerintahan Indonesia yang masih kacau balau menangani kebocoran data. Hasilnya, data pribadi Muchdi PR pun jadi salah satu umpannya.
Informasi yang dimuat dalam tulisan Bjorka itu mencakup data pribadi Muchdi PR mulai dari NIK, nomer telepon, email, nomor KK hingga alamat. Simak profil Muchdi PR yang sedang ramai dibahas karena disebut oleh hacker Bjorka berikut ini.
Profil Muchdi PR
Muchdi PR yang punya nama lengkap Muchdi Purwoprandjono ini lahir di Yogyakarta, 15 April 1949. Muchdi menjadi Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Berkarya periode 2017-2022 menggantikan Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto).
Sebelumnya, Muchdi PR adalah purnawirawan perwira tinggi militer Indonesia dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal. Lulusan Akabri tahun 1970 ini juga sempat menjabat sebagai Panglima Kodam Tanjungpura di Kalimantan sebagai Komandan Jenderal Kopassus Ke-16.
Baca Juga: Akun YouTube Diretas, Denny Sumargo Rugi Miliaran Rupiah
Riwayat Jabatan Muchdi PR
Muchdi PR punya jabatan menterang di dunia militer. Ia mempunyai riwayat jabatan di antaranya:
1) Komandan Peleton Taruna (1971-1972)
2) Komandan Peleton Parako (1972-1974)
3) Komandan Kompi Parako (1974-1979)
4) Komandan Karsa Yudha (1979-1988)
5) Komandan Kompi 1701/Jayapura (1988-1995)
6) Kepala Staf Korem 173/Praja Vira Braja (1993-1995)
7) Komandan Korem 042/Garuda Putih/Jambi (1995-1996)
8) Kasdam V/Brawijawa (1996-1997)
9) Asisten Ops Kodam IX/UDY (1997) 10) Pangdam VI/Tanjung Pura (1997-1998)
11) Danjen Kopassus (1998-1999)
Pati Mabes TNI (1999-2001)
12) Deputi V BIN/Penggalangan (2001-2005)
13) Agen BIN (2005-2006)
Pengalaman Organisasi Muchdi PR
Muchdi adalah sosok yang aktif berorganisasi. Ia juga sempat terjun ke dunia politik. Ia tercatat pernah tergabung dalam organisasi berikut ini.
1) Alumni Pelajar Islam Indonesia (PII)
Pengusaha Pertambangan (Batu Bara) di Kalimantan
2) Ketua Harian PB IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) 2007-2011
3) Anggota Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Pusat
4) Wakil Ketua Umum Partai Gerindra (2008)