Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

Mantan Kapolri Era SBY dan Jokowi Jadi Komisaris Utama Bukalapak

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:40 WIB
Mantan Kapolri Era SBY dan Jokowi Jadi Komisaris Utama Bukalapak
Mantan Kapolri, Jenderal (Purn) Sutarman. [ANTARA/Widodo S. Jusuf]
  • Mantan Kapolri Sutarman resmi jadi Komisaris Utama Bukalapak.
  • Bukalapak fokus perkuat keamanan siber dan tata kelola perusahaan.
  • Natalia Firmansyah ditunjuk sebagai Plt Direktur Utama BUKA.

Suara.com - PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) resmi menunjuk mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Sutarman, sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen Perseroan. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 yang digelar Kamis (11/6/2026).

Masuknya Sutarman ke jajaran komisaris menjadi sorotan karena dinilai memperkuat aspek tata kelola dan keamanan siber di tengah meningkatnya ancaman kejahatan digital yang membayangi industri teknologi nasional.

Perseroan menilai pengalaman Sutarman dalam bidang kepemimpinan, pengawasan, hingga penanganan keamanan dapat menjadi modal penting bagi Bukalapak untuk menghadapi tantangan bisnis digital yang semakin kompleks.

Komisaris Utama PT Bukalapak.com Tbk, RD. Adi Wardhana Sariaatmadja, mengatakan kehadiran Sutarman diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan, khususnya dalam memperkuat fungsi pengawasan dan strategi jangka panjang.

"Dengan pengalaman dan kontribusi beliau yang luas, khususnya dalam bidang kepemimpinan, tata kelola, dan keamanan siber, kami berharap kehadiran beliau dapat semakin memperkuat fungsi pengawasan dan memberikan perspektif strategis bagi Perseroan dalam menghadapi perkembangan industri digital yang terus berkembang serta mendukung pertumbuhan Perseroan yang berkelanjutan," ujar Adi dalam keterangan tertulis.

Penunjukan Sutarman dinilai relevan mengingat ancaman kejahatan siber terus meningkat. Data Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat kerugian akibat kejahatan siber mencapai Rp476 miliar sepanjang November 2024 hingga Januari 2025. Sementara itu, kasus penipuan digital dilaporkan menembus 1,2 juta kasus pada pertengahan 2025.

Tak hanya merombak jajaran komisaris, RUPST juga menyetujui perubahan kepemimpinan di tingkat direksi. Natalia Firmansyah ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama menggantikan Willix Halim yang telah menyelesaikan masa jabatannya.

Selain itu, pemegang saham menyetujui pengangkatan kembali Victor Putra Lesmana sebagai Direktur Perseroan.

Manajemen Bukalapak menjelaskan perubahan susunan pengurus dilakukan untuk menjaga kesinambungan strategi bisnis, operasional, dan penerapan Good Corporate Governance (GCG) di tengah dinamika industri digital yang bergerak cepat.

Natalia akan menjalankan tugas sebagai Plt. Direktur Utama hingga perusahaan menetapkan direktur utama definitif berdasarkan rekomendasi Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan.

Bukalapak meyakini kombinasi pengalaman Sutarman di level komisaris serta kepemimpinan Natalia dan Victor di jajaran direksi akan memperkuat daya saing perusahaan dalam menghadapi persaingan industri digital yang semakin ketat.

Restrukturisasi manajemen ini juga menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan yang dilakukan Perseroan untuk memastikan keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.

Informasi saja, Jenderal Polisi (Purn.) Sutarman menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) pada era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dirinya dilantik secara resmi di Istana Negara pada 25 Oktober 2013 menggantikan Jenderal Timur Pradopo.

Sutarman mengemban tugas sebagai Kapolri hingga masa awal pemerintahan Presiden Joko Widodo, sebelum akhirnya diberhentikan secara hormat dan digantikan oleh Badrodin Haiti pada Januari 2015.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!

Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:13 WIB

Cegah Perjudian! Kapolri Aktifkan Satgas Antimafia Bola Jelang Piala Dunia 2026

Cegah Perjudian! Kapolri Aktifkan Satgas Antimafia Bola Jelang Piala Dunia 2026

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:14 WIB

Jabatan Kapolri Kini Bisa Diperpanjang Sesuai Kebutuhan Presiden, Ini Bunyi Pasal Terbaru UU Polri

Jabatan Kapolri Kini Bisa Diperpanjang Sesuai Kebutuhan Presiden, Ini Bunyi Pasal Terbaru UU Polri

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:06 WIB

Terkini

Inflasi Tembus 4 Persen Akibat Perang Iran, Donald Trump: Saya Suka Inflasi!

Inflasi Tembus 4 Persen Akibat Perang Iran, Donald Trump: Saya Suka Inflasi!

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:45 WIB

Dari Cibubur ke Kantor, Kenaikan Harga Pertamax Buat Warga Kelas Menengah Mengelus Dada

Dari Cibubur ke Kantor, Kenaikan Harga Pertamax Buat Warga Kelas Menengah Mengelus Dada

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:30 WIB

Negara Berpotensi Boncos Rp12 Triliun Imbas Jual Beli Titik Dapur MBG

Negara Berpotensi Boncos Rp12 Triliun Imbas Jual Beli Titik Dapur MBG

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:01 WIB

Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup

Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:07 WIB

Tak Hanya Armada, SDM Jadi Kekuatan Utama Distribusi Energi Nasional

Tak Hanya Armada, SDM Jadi Kekuatan Utama Distribusi Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:39 WIB

Investor Mulai Ambil Cuan, IHSG Ambruk Lagi 1,91% di Sesi I

Investor Mulai Ambil Cuan, IHSG Ambruk Lagi 1,91% di Sesi I

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:33 WIB

Saham BCA Lagi Murah-murahnya, Dasco: Sepanjang Melalui Mekanisme Pasar Beli Saja

Saham BCA Lagi Murah-murahnya, Dasco: Sepanjang Melalui Mekanisme Pasar Beli Saja

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:58 WIB

Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar

Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:31 WIB

Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?

Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:29 WIB

Harga Pertamax Harusnya Tembus Rp 30.000/Liter

Harga Pertamax Harusnya Tembus Rp 30.000/Liter

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:18 WIB