Depok.suara.com – Belakangan ini berita mengenai Bjorka sedang ramai diperbincangkan. Bjorka merupakan seorang hacker yang dikabarkan telah mencuri data-data masyarakat Indonesia,. Ia juga mengklaim sudah mengantongi identitas di balik pembunuhan aktivis, Munir. Sampai saat ini, masih belum diketahui siapa Bjorka sebenarnya.
Ternyata sebelumnya Bjorka, Indonesia juga mempunyai hacker-hacker andal. Beberapa diantaranya bahkan disegani dalam dunia cyber. Siapa saja mereka?
1. Putra Aji
Putra Aji merupakan seorang pelajar SMP yang telah menjadi hacker di usianya yang masih sangat muda. Diketahui Putra ternyata mendapatkan keahliannya secara otodidak, bahkan ia tidak mendapatkan pelajaran informatika di sekolahnya.
Namun walaupun mendapat ilmu secara otodidak, keahliannya tidak dapat diragukan, karena ia pernah membobol situs Nasa. Kini, ia memilih menjadi bug hunter atau pemburu error pada suatu sistem.
2. Yogi Nugraha alias Bio666X
Salah satu peretasan yang pernah dilakukan Yogi yaitu mematikan jaringan internet Malaysia dan Singapura. Karena aksinya ini, Yogi Nugraha mendapat berbagai informasi penting mengenai kedua negara tersebut. Ia juga belajar menjadi hacker secara otodidak.
Yogi Nugraha juga sempat berpartisipasi melawan Cybercrime antara Indonesia dengan Australia. Dalam aksinya ini, ia berhasil meretas 1.700 website dan blogger Australia dalam waktu 2 hari.
3. Jim Geovedi
Baca Juga: Microsoft Teams Dianggap Peneliti Keamanan Tidak Aman Digunakan
Jim Geovedi merupakan salah satu peretas asal Indonesia yang sangat terkenal, ia bahkan disebut-sebut sebagai orang yang paling berbahaya dalam dunia cyber. Ia juga merupakan hacker Indonesia dengan reputasi global dan sering bepergian ke Berlin, Amsterdam, Paris dan negara lainnya.
Kini, ia telah pindah ke London dan mendirikan perusahaan jasa keamanan sistem teknologi informasi bersama rekannya. Sebelumnya Jim pernah ditugaskan untuk menguji sistem keamanan pada satelit Indonesia dan China.
4. XSVSHACKER
Identitas hacker asal Indonesia ini masih belum diketahui hingga saat ini. Namun dikabarkan bahwa dia pernah melakukan defacing di lebih dari 430 situs di seluruh dunia bahkan membobol server situs kepresidenan Israel. Pihak FBI masih terus memburu hacker ini dari tahun 2011 hingga sekarang. (nnd)