Viral SLB di Bully, Ini Dampak Jangka Panjangnya

Suara Depok | Suara.com

Rabu, 21 September 2022 | 17:42 WIB
Viral SLB di Bully, Ini Dampak Jangka Panjangnya
Ilustrasi korban bullying yang depresi (Pixabay/Anemone)

Depok.suara.com - Belum lama, terjadi kasus bullying yang dilakukan pada anak istimewa. Dalam video yang beredar, pelaku menginjak korban bullying. Sementara, korban hanya bisa menangis meratapinya.

Ini tentu bukan hal yang bisa di anggap remeh. Pasalnya, dampak dari kasus bullying tidak main-main. Terlebih yang terjadi pada anak-anak.

Mungkin sejauh ini kita mudah mengetahui dampak jangka pendek yang mudah dikenali. Seperti luka memar, stres, trauma, hingga depresi yang mendera para korban bullying.

Lebih dari itu, jangan lupa bahwa kasus bullying pada anak-anak juga memberikan dampak jangka panjang yang cukup mengkhawatirkan.

Dampak bullying dalam jangka panjang

Bullying adalah tindak perilaku penindasan atau perundungan yang dilakukan secara sengaja oleh orang atau kelompok tertentu. Di Indonesia kasus bullying terus memakan korban, baik di kalangan anak-anak, remaja hingga orang dewasa.

Meski aturan dan regulasi ketat dari pemerintah terus digalakkan untuk menekan angka kasus bullying, namun laporan kasusnya masih saja terus terjadi. Maka itu, penting bagi masyarakat luas untuk lebih memahami dampak jangka panjang dari kasus bullying pada anak-anak.

Seperti dilansir Very Well Family, berikut sejumlah dampak yang diakibatkan dari kasus bullying.

Dampak sosial dan emosional

Anak-anak yang sering menjadi sasaran perundungan seringkali menderita baik secara emosional maupun sosial. Mereka tidak hanya kesulitan untuk berteman, tetapi juga kesulitan untuk menemukan persahabatan yang sehat.

Dampak seperti itu merupakan bagian dari trauma yang berhubungan langsung dengan apa yang pernah mereka rasakan di masa lalu. Hal tersebut juga dapat terjadi akibat perasaan rendahnya harga diri akibat perlakuan tidak menyenangkan yang terjadi secara terus-menerus.

Dalam hal ini, dampak jangka panjangnya dapat membuat dirinya merasa menjadi "pecundang" hingga dewasa. Jelas, hal terparah dari dampak tersebut adalah kurangnya rasa percaya diri dan benar-benar dapat membatasi segala potensi yang dia miliki untuk lebih berkembang.

Dampak fisik

Selain memar atau luka akibat perundungan fisik, dampak jangka panjang dari bullying juga memicu kecemasan berkepanjangan. Stres yang dialami para korban bullying bisa memicu berbagai masalah kesehatan, termasuk lebih mudah sakit, menderita maag atau penyakit lain yang disebabkan oleh kecemasan berlebih.

Anak-anak yang menjadi korban bullying juga kerap merasakan sakit perut hingga sakit kepala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jawab Pertanyaan soal Islam Dianggap Intoleransi, Habib Hesein Jafar Al Hadar: Tolaran Itu Ada Batasnya

Jawab Pertanyaan soal Islam Dianggap Intoleransi, Habib Hesein Jafar Al Hadar: Tolaran Itu Ada Batasnya

Banten | Rabu, 21 September 2022 | 17:44 WIB

Pelaku Pembullyan Anak SLB di Tangkap, Warganet : Manusia Itu Punya Hati

Pelaku Pembullyan Anak SLB di Tangkap, Warganet : Manusia Itu Punya Hati

| Rabu, 21 September 2022 | 15:45 WIB

Viral! Pria Bacok Wanita Ditengah Jalan, Warga Hanya Menonton

Viral! Pria Bacok Wanita Ditengah Jalan, Warga Hanya Menonton

| Selasa, 20 September 2022 | 10:01 WIB

Cyber Polri Beli HP Terduga Bjorka Seharga Rp5 Juta, Warganet : Demi Mengembalikan Kepercayaan Rakyat

Cyber Polri Beli HP Terduga Bjorka Seharga Rp5 Juta, Warganet : Demi Mengembalikan Kepercayaan Rakyat

| Sabtu, 17 September 2022 | 18:30 WIB

Terkini

PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol

PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:41 WIB

Bidik Predikat Terbaik Dunia, Indonesia Open 2026 Gabungkan Kecanggihan Teknologi dan Sport

Bidik Predikat Terbaik Dunia, Indonesia Open 2026 Gabungkan Kecanggihan Teknologi dan Sport

Sport | Selasa, 14 April 2026 | 15:40 WIB

Rekor Buruk Rupiah Hari Ini

Rekor Buruk Rupiah Hari Ini

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 15:39 WIB

Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut

Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:38 WIB

Oknum Polisi Berpangkat Bharaka Terlibat Lab Narkoba Jumbo

Oknum Polisi Berpangkat Bharaka Terlibat Lab Narkoba Jumbo

Bogor | Selasa, 14 April 2026 | 15:38 WIB

Bingung Dukung Persija atau Persib Buat Juara Super League, Rachmat Irianto Kasih Jawaban Tegas

Bingung Dukung Persija atau Persib Buat Juara Super League, Rachmat Irianto Kasih Jawaban Tegas

Bola | Selasa, 14 April 2026 | 15:37 WIB

Percepat KPR, BTN Integrasikan Proses Lewat Satu Sistem Terpusat

Percepat KPR, BTN Integrasikan Proses Lewat Satu Sistem Terpusat

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 15:36 WIB

4 Pembersih Wajah Berbahan Blueberry Angkat Kotoran tanpa Buat Kulit Kering

4 Pembersih Wajah Berbahan Blueberry Angkat Kotoran tanpa Buat Kulit Kering

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 15:35 WIB

Momen Bobby Nasution Marah-marah karena Penanganan Banjir di Tapteng Lambat

Momen Bobby Nasution Marah-marah karena Penanganan Banjir di Tapteng Lambat

Sumut | Selasa, 14 April 2026 | 15:34 WIB

Harga Sawit Riau Makin Moncer, Periode Ini Dibayar Rp4.116 per Kg

Harga Sawit Riau Makin Moncer, Periode Ini Dibayar Rp4.116 per Kg

Riau | Selasa, 14 April 2026 | 15:34 WIB