Viral Video Tarif Tol "Mahal" Karena Tak Sesuai Golongan, Warganet : Lumayan Juga

Suara Depok

Kamis, 22 September 2022 | 12:04 WIB
Viral Video Tarif Tol "Mahal" Karena Tak Sesuai Golongan, Warganet : Lumayan Juga
Viral video pria merasa dirugikan karena bayar tarif tol tidak sesuai golongan (Tangkapan layar instagram)

Depok.suara.com - Viral pengendara mobil Toyota Avanza protes dikenakan tarif tidak sesuai dengan golongan jenis kendaraan di Gerbang Tol (GTO) Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Pengendara yang mengaku dari perusahaan mobil ternama tersebut, tidak terima dengan adanya penerapan tarif tol dari seharusnya Golongan I Rp19.000 menjadi Golongan II Rp28.000.

"Bagi teman-teman masuk Tol Kelapa Gading, hati-hati, perhatikan biaya karcis tolnya. Sesuaikan biayanya dengan golongannya. Mobilnya Avanza masuk golongan II bayarannya," ujar pria dalam rekaman video di media sosial.

Pria tersebut pun meminta petugas di GTO Kelapa Gading, untuk mengambalikan uang lebih yang telah dibayarkan dan memperbaiki tarif kesemula. Namun petugas tersebut, berdalih bawa sudah sesuai sistem hingga adu mulut sempat terjadi.

Video tersebut menuai banyak komentar warganet. Banyak yang tidak menyadari hal tersebut dan mengakui bahwa mereka juga mendapat kasus yang serupa.

"Waduh, saya baru sadar juga, dari Rp19 ribu ke Rp28 ribu lumayan," ungkap seorang warganet.

"Iya juga ya, gua ga pernah merhatiin main tempel aja," ucap warganet lain.

"Akhirnya masuk juga di berita," ujar warganet lega.

Menanggapi viralnya video tersebut,  pengelola Tol Kelapa Gading, PT Jakarta Tollroad Development (JTD), buka suara. PT JTD Jaya Pratama meminta maaf.

"Atas kejadian di atas tersebut, kami memahami ketidaknyamanan yang dialami pengguna jalan. Untuk itu, PT JTD Jaya Pratama selaku pengelola jalan Tol Ruas Kelapa Gading-Pulogebang menyampaikan permohonan maaf untuk ketidaknyamanan yang dialami pengguna jalan," demikian pernyataan JTD melalui Instagram Story, Rabu (21/9/2022).

PT JTD menyampaikan tidak ada unsur kesengajaan dalam kejadian tersebut. Hal itu murni karena kesalahan sistem.

"Kejadian tersebut tidak ada unsur kesengajaan dari pihak kami, namun merupakan adanya kegagalan penggolongan oleh sistem akibat terlalu sensitifnya sensor golongan," imbuhnya.

PT JTD menyatakan telah melakukan pengecekan. Ada dua kejadian yang dialami oleh pengguna jalan. Pihak JTD mengaku, bahwa pihaknya sudah bertangungjawab dan mengembalikan selisih tarif sesuai golongan.

"Melalui pengecekan yang kami lakukan bahwa ada dua kejadian salah golongan yang kemudian sudah ditangani dan dikembalikan uang selisih tarif sesuai golongan," ucapnya.

Untuk mengantisipasi hal serupa, PT JTD akan meningkatkan keandalan sistem peralatan transaksi dan SOP penanganan yang cepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

The Best 5 Oto: Adu Modifikasi Selebritas IMX 2022, Wisata Motor Listrik Gubernur Jabar, Hertz-General Motors Kolaborasi

The Best 5 Oto: Adu Modifikasi Selebritas IMX 2022, Wisata Motor Listrik Gubernur Jabar, Hertz-General Motors Kolaborasi

Otomotif | Kamis, 22 September 2022 | 08:46 WIB

Putar Otak Petani di Pangalengan, Harga Pupuk Melonjak, Harga Jual Anjlok

Putar Otak Petani di Pangalengan, Harga Pupuk Melonjak, Harga Jual Anjlok

Jabar | Kamis, 22 September 2022 | 06:00 WIB

Pemprov Jabar Alokasikan Anggaran untuk Sewa 26 Mobil Listrik Sebagai Kendaraan Dinas

Pemprov Jabar Alokasikan Anggaran untuk Sewa 26 Mobil Listrik Sebagai Kendaraan Dinas

Otomotif | Rabu, 21 September 2022 | 23:51 WIB

Terkini

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 01:05 WIB

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan

Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan

Sumsel | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50 WIB

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:41 WIB

FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech

FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech

Sumsel | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:36 WIB

Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak

Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak

Kalbar | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:20 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan

Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan

Jakarta | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:06 WIB

Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel

Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel

Video | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:00 WIB

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB