Cukai Vape Sumbang Rp2,8 T, Bea Cukai Wanti-wanti Ledakan Produk Ilegal Ancam Penerimaan Negara

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 22 Juli 2026 | 08:20 WIB
Cukai Vape Sumbang Rp2,8 T, Bea Cukai Wanti-wanti Ledakan Produk Ilegal Ancam Penerimaan Negara
Bea Cukai Sita Ratusan Ribu Rokok Elektrik Ilegal. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
baca 10 detik
  • Vape legal menyumbang cukai Rp2,8 triliun bagi negara.
  • Bea Cukai waspadai lonjakan peredaran vape ilegal.
  • ARVINDO dorong pengawasan demi lindungi industri legal.

Suara.com - Industri rokok elektronik atau vape semakin menunjukkan perannya sebagai penyumbang penerimaan negara. Di tengah target penerimaan Cukai Hasil Tembakau (CHT) 2026 sebesar Rp225,7 triliun, kontribusi cukai dari rokok elektronik telah mencapai sekitar Rp2,8 triliun. Namun, potensi tersebut dinilai terancam oleh maraknya peredaran produk vape ilegal yang terus meningkat.

Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan, Djaka Kusmartata, mengatakan penerimaan dari sektor rokok elektronik menjadi bagian penting dalam mendukung target penerimaan negara dari cukai hasil tembakau.

"Kalau kita lihat target penerimaan Cukai Hasil Tembakau tahun 2026 ini adalah Rp225,7 triliun. Penerimaan hasil tembakau dari rokok elektronik saja itu kurang lebih Rp2,8 triliun," ujar Djaka dalam Seminar Nasional bertema Tata Kelola Peredaran Rokok Elektrik: Bahaya, Sinergi Pengawasan, dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika dalam Rokok Elektrik yang digelar BNNP DKI Jakarta.

Meski demikian, Djaka mengingatkan besarnya kontribusi tersebut dibayangi oleh meningkatnya peredaran rokok elektronik ilegal. Menurutnya, praktik tersebut tidak hanya menggerus penerimaan negara, tetapi juga mengancam keberlangsungan industri legal, tenaga kerja, petani bahan baku, hingga perlindungan konsumen.

Karena itu, DJBC mendorong pengawasan yang lebih ketat mulai dari proses produksi hingga distribusi di pasar. Menurut Djaka, koordinasi lintas kementerian dan lembaga menjadi kunci agar pengawasan terhadap produk ilegal berjalan lebih efektif.

"Kami sangat berharap selain pengawasan kita tegakkan dari hulu ke hilir, juga seluruh kementerian dan lembaga betul-betul mendukung satu pengawasan yang baik sampai efektif. Kita bukan bicara pro dan kontra, tapi mencari solusi melalui koordinasi lintas sektor," katanya.

Sementara itu, Asosiasi Ritel Vape Indonesia (ARVINDO) menyatakan siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk mencegah penyalahgunaan narkotika melalui rokok elektronik sekaligus mendukung penegakan hukum terhadap produk ilegal.

Ketua Umum ARVINDO Fachmi Kurnia Firmansyah Siregar menegaskan produk vape legal memiliki identitas yang jelas karena dilengkapi pita cukai, izin usaha, dan rantai distribusi yang dapat diawasi pemerintah. Sebaliknya, produk ilegal beredar di luar sistem sehingga sulit dilacak.

Menurut Fachmi, menyamakan produk legal dengan produk ilegal merupakan kekeliruan yang dapat merugikan pelaku usaha yang telah mematuhi seluruh ketentuan.

baca juga

Ia juga mengutip hasil pemeriksaan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang tidak menemukan kandungan narkotika pada liquid bercukai yang dijual di toko vape resmi. Temuan penyalahgunaan justru berasal dari produk ilegal yang beredar melalui jalur distribusi tidak resmi.

Karena itu, ARVINDO menilai upaya pemberantasan penyalahgunaan narkotika harus difokuskan pada pemutusan rantai distribusi produk ilegal, edukasi masyarakat, serta penguatan kerja sama antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan pelaku industri legal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Aturan Prabowo: Lepas dari Status WNI Wajib Bayar Rp5 Juta

Aturan Prabowo: Lepas dari Status WNI Wajib Bayar Rp5 Juta

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 18:15 WIB

Permintaan Produk Tembakau Alternatif Naik

Permintaan Produk Tembakau Alternatif Naik

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 11:10 WIB

Terkini

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

News | Rabu, 16 September 2026 | 06:25 WIB

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 06:15 WIB

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:05 WIB

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

×