Belajar dari Orang Tua Jepang, Mendidik Anak agar tidak Malas

Suara Depok | Suara.com

Selasa, 11 Oktober 2022 | 08:00 WIB
Belajar dari Orang Tua Jepang, Mendidik Anak agar tidak Malas
Ilustrasi (Freepik)

Depok.suara.com - Tidak ada yang ingin membesarkan anak-anak yang malas, bukan? Ini buruk bagi keharmonisan rumah tangga dan buruk bagi diri mereka sendiri ketika mereka mencapai usia dewasa. 

Kemalasan menghalangi kita untuk menjangkau banyak tempat. Dan itu adalah alasan yang sia-sia untuk tidak mengejar tujuan kita.

Di Jepang, semua orang tahu, disiplin adalah kunci penting. Anak-anak Jepang diajarkan sejak usia dini untuk memiliki tanggung jawab dan melaksanakannya tanpa terkecuali. 

Jadi hari ini kami akan memberi Anda beberapa tips ala orang tua Jepang agar Anda tidak membesarkan anak yang malas, seperti yang dikutip dari educadoreslive.com

Rutinitas dan kebiasaan disiplin orang Jepang

Ini terkait dengan penyelesaian tugas dalam jadwal dan waktu yang ditetapkan. Tugas dipilih dan diberikan oleh orang tua mereka. Misalnya, anak-anak Jepang didorong untuk merapikan tempat tidur mereka, membuang sampah, membantu membersihkan rumah dan proyek lainnya yang sesuai usia.Di antara kegiatan sehari-hari lainnya, tugas tersebut dilakukan pada waktu yang sama dan untuk jangka waktu yang telah ditentukan sebelumnya.  Kunci untuk menjadikan pekerjaan rumah sebagai kebiasaan bagi anak-anak Jepang adalah konsistensi dan tanggung jawab.

Jelaskan mengapa pekerjaan rumah itu penting

Orang tua tidak hanya menetapkan tugas dan kewajiban untuk anak-anak mereka, tetapi juga menjelaskan mengapa memenuhinya itu penting dan sangat berharga. Misalnya menyapu untuk menjaga kebersihan dan ketertiban rumah, membuang sampah untuk menghindari penumpukan sampah di dalam rumah dan masuknya serangga atau hewan melalui sampah organik, dll.

Beri apresiasi pada waktunya 

Ketika anak-anak Jepang memenuhi tugas dan tanggung jawab mereka, orang tua mengapresiasi mereka di waktu yang tepat untuk meningkatkan harga diri mereka dan memotivasi mereka untuk terus memenuhi tugas dan disiplin.

Diajarkan dengan contoh

Orang tua Jepang tahu betul bahwa cara terbaik untuk mengajar anak-anak mereka untuk bertanggung jawab dan tidak malas adalah melalui contoh. Anak-anak Jepang belajar untuk disiplin dan konsisten dengan teladan dibawah bimbingan orang tua mereka.

Hindari komentar negatif

Jika tugas tertentu tidak berjalan dengan baik untuk mereka, orang tua mengajari mereka bagaimana cara melakukannya tanpa memarahi mereka atau menunjukkan "kesalahan" mereka. Hal ini dapat menurunkan motivasi mereka dan mempengaruhi harga diri mereka. Jauh dari kepercayaan umum, disiplin orang Jepang didasarkan pada prinsip pengasuhan yang saling menghormati. 

Waktu berkualitas antara orang tua dan anak

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selain Telur dan Roti, Bahan Makanan Apa yang Tidak Boleh Disimpan di Kulkas?

Selain Telur dan Roti, Bahan Makanan Apa yang Tidak Boleh Disimpan di Kulkas?

| Rabu, 28 September 2022 | 09:15 WIB

7 Kesalahan dalam Parenting, Orang Tua Wajib Tahu

7 Kesalahan dalam Parenting, Orang Tua Wajib Tahu

| Sabtu, 24 September 2022 | 11:45 WIB

Terkini

Lebaran Berubah Bencana: Ratusan Buruh Sukabumi Menangis Di-PHK Lewat Pesan WA Saat Libur

Lebaran Berubah Bencana: Ratusan Buruh Sukabumi Menangis Di-PHK Lewat Pesan WA Saat Libur

Jabar | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:22 WIB

Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:22 WIB

Bawa Menantu untuk Ibu: Kisah Haru Pengantin Baru Mudik Perdana ke Lampung

Bawa Menantu untuk Ibu: Kisah Haru Pengantin Baru Mudik Perdana ke Lampung

Banten | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:21 WIB

Promo Bahan Baku Bikin Opor dan Nastar di Alfamart Persiapan Lebaran 2026

Promo Bahan Baku Bikin Opor dan Nastar di Alfamart Persiapan Lebaran 2026

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:20 WIB

Tanpa Thom Haye di FIFA Series, Timnas Indonesia Unjuk Transformasi Baru?

Tanpa Thom Haye di FIFA Series, Timnas Indonesia Unjuk Transformasi Baru?

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:17 WIB

Muhammadiyah Pekanbaru Gelar Salat Id pada 20 Maret, Ini Daftar Lokasinya

Muhammadiyah Pekanbaru Gelar Salat Id pada 20 Maret, Ini Daftar Lokasinya

Riau | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:17 WIB

Jaksa Banding! Meski Lolos dari Hukuman Mati, Nasib Fandi Ramadhan Cs Masih di Ujung Tanduk

Jaksa Banding! Meski Lolos dari Hukuman Mati, Nasib Fandi Ramadhan Cs Masih di Ujung Tanduk

Entertainment | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:15 WIB

Kisah Salim: Menggugat Ketidakadilan Sosial Lewat Kacamata Kebingungan

Kisah Salim: Menggugat Ketidakadilan Sosial Lewat Kacamata Kebingungan

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:15 WIB

Dar Penyamaran Ikonik ke Panggung Nasional: Kisah Iptu Sukandi dan Lagu I Love You Bhayangkari

Dar Penyamaran Ikonik ke Panggung Nasional: Kisah Iptu Sukandi dan Lagu I Love You Bhayangkari

Entertainment | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:14 WIB

Prediksi Liga Champions Dinihari Nanti: Liverpool Masih Punya Harapan, Bodo/Glimt di Ambang Sejarah

Prediksi Liga Champions Dinihari Nanti: Liverpool Masih Punya Harapan, Bodo/Glimt di Ambang Sejarah

Bola | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:12 WIB