Penyebab Kasus Gagal Ginjal Akut Anak Belum Diketahui, Kemenkes Bentuk Tim Khusus

Suara Depok | Suara.com

Kamis, 20 Oktober 2022 | 10:36 WIB
Penyebab Kasus Gagal Ginjal Akut Anak Belum Diketahui, Kemenkes Bentuk Tim Khusus
Potret ilustrasi (istimewa)

Depok.suara.com, Terkait adanya peningkatan kasus gagal ginjal akut yang menyerang anak usia 6-18 tahun, Kemenkes juga telah menerbitkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02./2/I/3305/2022 tentang Tata Laksana dan Managemen Klinis Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) Pada Anak di Fasilitas Pelayanan Kesehatan sebagai bagian peningkatan kewaspadaan.

Dalam surat keputusan tersebut memuat serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh tenaga medis dan tenaga kesehatan lain dalam melakukan penanganan terhadap pasien gagal ginjal akut sesuai dengan indikasi medis.

Plt. Direktur Pelayanan Kesenatan Rujukan dr. Yanti mengatakan bahwa terkait hal tersebut pemerintah tentu tidak bisa bekerja sendiri, karenanya Kemenkes juga menghimbau kepada seluruh elemen terkait untuk pro aktof jika menemukan kasus tersebut dan segera melaporkan ketika menemukan indikasi tersebut.

"Sinergi dan kolaborasi dari seluruh pihak sangat diperlukan untuk mencegah agar penyakit ini bisa di cegah sedini mungkin," dr. Yanti, seperti dikutip laman resmi Kemenkes.

Berdasarkan data yang ada, kata dr.Yanti, Per tanggal 18 Oktober 2022 sebanyak 189 kasus telah dilaporkan, paling banyak didominasi usia 1-5 tahun.

Untuk itu,  Kemenkes meminta orang tua untuk tidak panik, tenang namun selalu waspada. Terutama apabila anak mengalami gejala yang mengarah kepada gagal ginjal akut seperti ada diare, mual ,muntah, demam selama 3-5 hari, batuk, pilek, sering mengantuk serta jumlah air seni/air kecil semakin sedikit bahkan tidak bisa buang air kecil sama sekali.

''Orang tua harus selalu hati-hati, pantau terus kesehatan anak-anak kita, jika anak mengalami keluhan yang mengarah kepada penyakit gagal ginjal akut, sebaiknya segera konsultasikan ke tenaga kesehatan jangan ditunda atau mencari pengobatan sendiri,'' terangnya.

Lebih lanjut dr. Yanti mengatakan, bila anak sakit cukupi kebutuhan cairan tubuhnya dengan minum air. Apabila ada gejala lain yang juga perlu diwaspadai orang tua adalah perubahan warna pada urine (pekat atau kecoklatan).

"Bila warna urine berubah dan volume urine berkurang, bahkan tidak ada urine selama 6-8 jam (saat siang hari), orang tua diminta segera membawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," katanya.

Sampai saat ini, lanjut dr.Yanti, kasus gagal ginjal akut pada anak belum diketahui secara pasti penyebabnya, untuk itu pemerintah bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan tim dokter RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) membentuk satu tim yang bertugas untuk mengamati dan menyelidiki kasus gangguan ginjal akut pada anak.

"Dari data yang ada gejala yang muncul di awal adalah terkait infeksi saluran cerna yang utama untuk itu Kemkes menghimbau sebagai upaya pencegahan agar orang tua tetap memastikan perilaku hidup bersih dan sehat tetap diterapkan," pungkasnya. 

Sumber: Kemenkes

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Meskipun Hanya Satu Ayat, Anak Sebaiknya Diajarkan Mengaji oleh Orang Tuanya Sendiri, untuk Apa? Berikut Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Meskipun Hanya Satu Ayat, Anak Sebaiknya Diajarkan Mengaji oleh Orang Tuanya Sendiri, untuk Apa? Berikut Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

| Kamis, 20 Oktober 2022 | 10:37 WIB

Apotek dan Petugas Pelayanan Kesehatan di Kapuas Hulu Diminta Patuhi Larangan Obat Sirup

Apotek dan Petugas Pelayanan Kesehatan di Kapuas Hulu Diminta Patuhi Larangan Obat Sirup

Kalbar | Kamis, 20 Oktober 2022 | 10:25 WIB

Satu Anak Kembali Meninggal Akibat Gagal Ginjal Akut di Yogyakarta

Satu Anak Kembali Meninggal Akibat Gagal Ginjal Akut di Yogyakarta

| Kamis, 20 Oktober 2022 | 10:24 WIB

Terkini

Demam Piala Dunia 2026 Dimulai: Stiker Album Panini Mulai Diburu Kolektor

Demam Piala Dunia 2026 Dimulai: Stiker Album Panini Mulai Diburu Kolektor

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:25 WIB

Ledakan Petasan di Singosari Malang Hanguskan Rumah dan Lukai Balita

Ledakan Petasan di Singosari Malang Hanguskan Rumah dan Lukai Balita

Malang | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:24 WIB

Bridge to Terabithia: Film Fantasi Masa Kecil yang Mengajarkan Kehilangan

Bridge to Terabithia: Film Fantasi Masa Kecil yang Mengajarkan Kehilangan

Your Say | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:20 WIB

Skuad AS di Piala Dunia 2026 Diumumkan, Pochettino Buat Gebrakan Coret Pemain Ini

Skuad AS di Piala Dunia 2026 Diumumkan, Pochettino Buat Gebrakan Coret Pemain Ini

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:18 WIB

Kurban yang Paling Sulit Bukan Materi, Tapi Ego Sendiri: Begini Cara Menaklukannya

Kurban yang Paling Sulit Bukan Materi, Tapi Ego Sendiri: Begini Cara Menaklukannya

Your Say | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:15 WIB

Geliat Bisnis Hewan Kurban di Surabaya, Pilih Tahan Harga demi Pelanggan

Geliat Bisnis Hewan Kurban di Surabaya, Pilih Tahan Harga demi Pelanggan

Jatim | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:15 WIB

Diusir dari Tanah Sendiri: Luka Kemanusiaan dalam Novel Maryam Karya Okky Madasari

Diusir dari Tanah Sendiri: Luka Kemanusiaan dalam Novel Maryam Karya Okky Madasari

Your Say | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Ambruk, Industri Otomotif Tak Akan Gegabah Naikkan Harga Mobil

Rupiah Ambruk, Industri Otomotif Tak Akan Gegabah Naikkan Harga Mobil

Otomotif | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:10 WIB

Eks Manchester United: Lamine Yamal Jadi Alasan Spanyol Favorit Juara Piala Dunia 2026

Eks Manchester United: Lamine Yamal Jadi Alasan Spanyol Favorit Juara Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:09 WIB

Viral! Sapi Kurban di Ciputat Ngamuk dan Lepas, Lari Sampai ke Asrama Putri UIN!

Viral! Sapi Kurban di Ciputat Ngamuk dan Lepas, Lari Sampai ke Asrama Putri UIN!

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:05 WIB