Sama seperti beberapa kelompok bajak laut lainnya, Heart Pirates tidak memiliki banyak kru. Dari apa yang diketahui sejauh ini, jumlah kru yang mereka miliki kemungkinan hanya berjumlah 21 orang. Baru sekitar kurang lebih 9-10 orang yang namanya sudah Oda ungkapkan. Sedangkan, masih ada beberapa kru lainnya yang namanya masih menjadi misteri besar.
Heart Pirates juga bukanlah kelompok bajak laut yang memiliki sekutu atau apa pun. Kelompok bajak laut ini baru menjalin aliansi saat bekerja sama dengan kelompok bajak laut Topi Jerami, suku Mink, dan yang lain.
Heart Pirates sendiri terkenal karena seragam yang mereka kenakan. Mereka nampak mengenakann seragam yang mirip dengan para pekerja di Tequila Wolf, dengan Bepo yang menggunakan warna paling mencolok.
Bukan Bajak Laut
Fakta menarik dari Heart Pirates adalah sebagian besar dari kru Heart Pirates ini memiliki kemampuan medis. Mereka adalah asisten dari Law, yang sering membantunya dalam menangani berbagai operasi.
Selain itu, sebagian besar mereka juga bukanlah bajak laut atau yang berkaitan dengan bajak laut. Hanya sosok Jean Bart dan Law yang memiliki pengalaman sebagai bajak laut.
Memang, harus diakui jika level kekuatan dari kru Heart Pirates tidak sekuat dan sedahsyat kru lainnya, misalnya kru Topi Jerami. Dari seluruh kru yang ada, memang bisa dihitung jari kru yang memiliki kekuatan dahsyat. Mereka adalah Shachi, Bepo, dan Penguin. Mereka adalah karakter terkuat di kelompok tersebut. Tapi, memang hal ini masuk akal karena mereka tidak mengarungi lautan dengan kapal laut.
Tidak Mengendarai Kapal Laut
Fakta yang tidak kalah menarik dari kelompok ini adalah bagaimana Heart Pirates sejauh ini adalah satu-satunya kelompok bajak laut yang tidak mengarungi lautan dengan kapal laut. Mereka mengarungi lautan dengan sebuah kapal selam bernama Polar Tang.
Baca Juga: Rapat Bahas Kasus Obat Penyebab Gagal Ginjal, Jokowi: Jangan Anggap Kecil, Ini Masalah Besar
Dari segi ukuran pun kapalnya tidak terlalu besar, seperti kapal bajak laut pada umumnya. Memang hal ini mungkin sesuai dengan kru bajak lautnya yang berjumlah tidak lebih dari puluhan orang.
Meskipun kecil, namun terbukti salah satu krunya, Jean Bart, yang memiliki ukuran tubuh paling besar masih muat di dalam kapalnya. Polar Tang dibuat oleh Wolf di Swallow Island, sebuah pulau yang ada di wilayah North Blue. Dia sengaja membangunnya dari uangnya sendiri, yang dia dapatkan setelah menemukan harta karun milik kapten Ladoga.
Berdasarkan informasi dari novelnya, pada awalnya kapal ini memiliki nama “Invisible Hanamaru.” Tujuan Wolf membangun kapal selam ini adalah untuk melindungi pulau tersebut tanpa orang-orang ketahui. Di akhir ceritanya, barulah Wolf memberikan kapal selam tersebut kepada Law setelah dia membantunya mengalahkan musuh. Law kemudian menjadikan Polar Tang sebagai kapal operasional miliknya.
Meskipun konsepnya adalah kapal selam, terdapat juga bagian yang mirip dengan kapal laut di bagian atasnya. Sehingga, mereka pun tetap bisa menikmati lautan yang yang luas dari permukaan. Polar Tang adalah kapal yang memiliki peralatan medis lengkap serta ruang operasi. Hal ini terbukti ketika Law menyelamatkan Luffy yang terluka pasca pertempuran di Marineford.