Meninggal Setelah Mandi Untuk Pertama Kali, Amou Haji Pernah Makan Bangkai Hewan Hingga Hisap Cerutu Bekas

Suara Depok | Suara.com

Kamis, 27 Oktober 2022 | 15:02 WIB
Meninggal Setelah Mandi Untuk Pertama Kali, Amou Haji Pernah Makan Bangkai Hewan Hingga Hisap Cerutu Bekas
Amou Haji dikabarkan pernah makan bangkai binatang (The Guardian)

Depok.suara.com - Seorang pertapa Iran, yang dijuluki "pria terkotor di dunia" karena tidak mandi selama setengah abad lebih, meninggal dunia pada usia 94 tahun yang sehat, media pemerintah melaporkan. Dikabarkan, pria ini akan memakan bangkai binatang dijalan.

Mengutip dari kantor berita IRNA melaporkan bahwa "Amou Haji", nama panggilan untuk orang tua di Iran, meninggal pada Minggu (23/10/2022) di desa Dejgah di provinsi selatan Fars.

Haji, yang tubuhnya tertutup jelaga dan tinggal di gubuk batu bara, dilaporkan oleh media lokal tidak mandi dengan air atau sabun selama lebih dari 60 tahun. Penduduk desa mengatakan dia telah mengalami "kemunduran emosional di masa mudanya," yang membuatnya menolak untuk mandi.

Pada 2014, The Tehran Times melaporkan bahwa Haji akan memakan hewan yang mati di jalan, menghisap cerutu yang berisi kotoran hewan, dan percaya bahwa kebersihan akan membuatnya sakit.

Namun beberapa bulan lalu, warga desa telah membujuknya mandi untuk pertama kalinya, lapor IRNA.

Setelah kematian Haji, label tidak resmi “pria terkotor di dunia” kemungkinan akan diberikan kepada seorang pria India yang juga diduga tidak mandi selama sebagian besar hidupnya.

Pada 2009 Hindustan Times melaporkan bahwa Kailash “Kalau” Singh, dari sebuah desa di luar kota suci Varanasi, tidak mandi selama lebih dari 30 tahun dalam upaya untuk membantu mengakhiri “semua masalah yang dihadapi bangsa”.

Dia akan menolak air dan lebih memilih "membersihkan diri" dengan apa yang dia sebut "mandi api".

“Setiap malam saat penduduk desa berkumpul, Kalau … menyalakan api unggun, merokok ganja dan berdiri dengan satu kaki seraya berdoa kepada Dewa Siwa,” kata surat kabar itu.

Singh dilaporkan mengatakan: “Ini seperti menggunakan air untuk mandi. Mandi api membantu membunuh semua kuman dan infeksi di dalam tubuh.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lelaki Terkotor di Dunia Meninggal, 60 Tahun Nggak Mandi!

Lelaki Terkotor di Dunia Meninggal, 60 Tahun Nggak Mandi!

| Kamis, 27 Oktober 2022 | 14:38 WIB

Amou Haji, Pria Terkotor di Dunia Meninggal setelah Pertama Kali Mandi sejak 60 Tahun Lalu

Amou Haji, Pria Terkotor di Dunia Meninggal setelah Pertama Kali Mandi sejak 60 Tahun Lalu

Lifestyle | Kamis, 27 Oktober 2022 | 09:31 WIB

Pria Paling Kotor di Dunia Tutup Usia Setelah Mandi Pertama Kali Sejak 60 Tahun Tak Sentuh Air

Pria Paling Kotor di Dunia Tutup Usia Setelah Mandi Pertama Kali Sejak 60 Tahun Tak Sentuh Air

Your Say | Rabu, 26 Oktober 2022 | 15:20 WIB

Terkini

Tak Perlu Gengsi, Ini Keutamaan Minta Maaf Duluan saat Lebaran

Tak Perlu Gengsi, Ini Keutamaan Minta Maaf Duluan saat Lebaran

Lifestyle | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:04 WIB

Petaka Lampu Merah Bojong: Jeritan di Bawah Badan Truk 2 Nyawa Melayang

Petaka Lampu Merah Bojong: Jeritan di Bawah Badan Truk 2 Nyawa Melayang

Jabar | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:01 WIB

Peneliti LIPI Sebut Dinamika Politik 'Keluarga Solo' sebagai Perilaku Menyimpang

Peneliti LIPI Sebut Dinamika Politik 'Keluarga Solo' sebagai Perilaku Menyimpang

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:01 WIB

Review Film Dead Man's Wire: Thriller Penyanderaan Mencekam Berbasis Fakta!

Review Film Dead Man's Wire: Thriller Penyanderaan Mencekam Berbasis Fakta!

Your Say | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:00 WIB

Bek Kanan Persija Kelewat Berani, Dewa United Manfaatkan Ruang Kosong

Bek Kanan Persija Kelewat Berani, Dewa United Manfaatkan Ruang Kosong

Bola | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:59 WIB

Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom

Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:57 WIB

5 Mobil Keluarga untuk Dipakai Lama: Keluaran Tahun 2000an yang Pajaknya Nggak Bikin Degdegan

5 Mobil Keluarga untuk Dipakai Lama: Keluaran Tahun 2000an yang Pajaknya Nggak Bikin Degdegan

Otomotif | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:57 WIB

Suhu Jakarta Tembus 35,6 Derajat Celsius, Warga Diimbau Waspada Risiko Heat Stroke

Suhu Jakarta Tembus 35,6 Derajat Celsius, Warga Diimbau Waspada Risiko Heat Stroke

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:54 WIB

Garuda Indonesia Jalankan 11 Strategi Transformasi, Bidik Pemulihan Kinerja

Garuda Indonesia Jalankan 11 Strategi Transformasi, Bidik Pemulihan Kinerja

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:53 WIB

Todung Mulya Lubis: Dalang Peristiwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Harus Dibongkar Demi Keadilan

Todung Mulya Lubis: Dalang Peristiwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Harus Dibongkar Demi Keadilan

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:53 WIB