Amou Haji, Pria Terkotor di Dunia Meninggal setelah Pertama Kali Mandi sejak 60 Tahun Lalu

Yasinta Rahmawati

Kamis, 27 Oktober 2022 | 09:31 WIB
Amou Haji, Pria Terkotor di Dunia Meninggal setelah Pertama Kali Mandi sejak 60 Tahun Lalu
Amou Haji, pria yang tidak mandi selama lebih dari 60 tahun. (YouTube/Oneindia News)

Suara.com - Seorang pertapa yang dijuluki sebagai "pria terkotor di dunia" telah meninggal pada usia 94. Kepergiannya ini hanya beberapa bulan setelah ia mandi untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade terakhir.

Pria itu dikenal masyarakat sebagai Amou Haji atau Paman Haji, istilah Iran untuk sayang kepada orang yang lebih tua.

Julukan "pria paling kotor di dunia" itu muncul karena ia memilih untuk tidak mandi selama lebih dari enam dekade atau 60 tahun. Alasannya, ia takut akan sakit jika menggunakan "sabun dan air," menurut kantor berita IRNA, mengutip dari USA Today.

IRNA juga melaporkan bahwa bertahun-tahun tidak mandi membuat kulit Amou Haji tertutup "jelaga dan nanah."

Amou Haji, pria yang tidak mandi selama lebih dari 60 tahun. (YouTube/Wonder World)
Amou Haji, pria yang tidak mandi selama lebih dari 60 tahun. (YouTube/Wonder World)

Pria yang meninggal di kota kecil Iran Dejgah dan berasal dari provinsi selatan Fars, sebelumnya telah menghindari upaya penduduk desa untuk membersihkannya.

Tapi, media lokal menyebut, Amou Haji akhirnya menyerah pada tekanan dan dicuci beberapa bulan lalu.

Dilaporkan dia kemudian jatuh sakit tak lama setelah itu dan meninggal pada hari Minggu.

Dalam wawancara sebelumnya oleh Tehran Times pada tahun 2014, dia mengungkapkan makanan favoritnya adalah landak, sementara makanan sehari-harinya terdiri dari daging busuk dan air tidak bersih yang diminum dari kaleng minyak bekas.

Amou Haji, pria yang tidak mandi selama lebih dari 60 tahun. (YouTube/Oneindia News)
Amou Haji, pria yang tidak mandi selama lebih dari 60 tahun. (YouTube/Oneindia News)

Dia tinggal di antara lubang di tanah dan gubuk batu bata yang dibangun oleh penduduk kota. Amou Haji tidak memiliki kerabat yang dikenal, meskipun penduduk kota diketahui merawatnya.

baca juga

Dia mengatakan kepada medipada saat itu bahwa pilihannya yang tidak biasa adalah "kemunduran emosional" ketika dia masih muda.

Dia juga suka merokok, difoto setidaknya satu kali mengisap lebih dari satu batang rokok sekaligus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Niat dan Tata Cara Mandi Wajib untuk Perempuan, Begini Hukumnya

Niat dan Tata Cara Mandi Wajib untuk Perempuan, Begini Hukumnya

News | Rabu, 26 Oktober 2022 | 19:12 WIB

5 Referensi Model dan Letak Rak Kamar Mandi yang Tidak Makan Tempat

5 Referensi Model dan Letak Rak Kamar Mandi yang Tidak Makan Tempat

Lifestyle | Rabu, 26 Oktober 2022 | 16:40 WIB

3 Tahun Berpacaran, Pria Ini Baru Sadar Kekasihnya Mandi Dua Minggu Sekali, Kini Jijik dan Kebingungan!

3 Tahun Berpacaran, Pria Ini Baru Sadar Kekasihnya Mandi Dua Minggu Sekali, Kini Jijik dan Kebingungan!

Lifestyle | Selasa, 25 Oktober 2022 | 16:14 WIB

Terkini

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

News | Senin, 14 September 2026 | 21:23 WIB

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:22 WIB

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Bri | Senin, 14 September 2026 | 21:20 WIB

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 21:12 WIB

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

×