Ilmuwan Temukan Batuan Aneh yang Bisa Bikin Muntah

Suara Depok

Kamis, 27 Oktober 2022 | 16:15 WIB
Ilmuwan Temukan Batuan Aneh yang Bisa Bikin Muntah
Batuan mars ini dikatakan dapat membuat manusia, babi, dan hewan ternak lainnya muntah saat berada di dekatnya. (Pixabay)

Depok.suara.com - Sampai saat ini para ilmuwan dan peneliti masih mengorek informasi dari Planet Merah alias Mars. Belum lama ini, telah ditemukan batuan yang aneh dari planet tersebut. Dikabarkan, batuan ini dapat membuat manusia dan babi muntah itu disebut Lafayette.

Dikutip dari Space, Lafayette diledakkan dari permukaan Mars jutaan tahun yang lalu dan akhirnya melesat ke Bumi, dan dibawa untuk diteliti ke Universitas Purdue di Indiana pada 1931. Batu hitam halus yang tidak biasa itu diidentifikasi sebagai meteorit murni.

Namun, bagaimana Universitas Purdue sampai memiliki batu itu dan siapa yang mengirimkannya ke universitas tidak diketahui selama 90 tahun.

Sekarang, para ilmuwan yang menganalisis meteorit tersebut mengatakan terdapat senyawa aneh yang ditemukan di dalamnya dan bisa menjadi petunjuk yang memecahkan kasus tersebut.

Satu kisah penemuan potensial untuk batu ruang angkasa Lafayette dilaporkan oleh kolektor meteorit Harvey Nininger pada 1935. Dia mengatakan, seorang siswa yang melihat tanah meteorit itu di kolam saat dia tengah memancing, mengambil batu itu, dan menyumbangkannya ke universitas.

Namun, tak banyak bukti yang mendukung kisah penemuan itu, sehingga pada 2019 tim peneliti yang dipimpin oleh ine O'Brien, seorang ilmuwan planet di Universitas Glasgow di Skotlandia, mulai memecahkan misteri ini.

"Lafayette adalah sampel meteorit yang benar-benar indah, yang telah mengajari kita banyak tentang Mars melalui penelitian sebelumnya," kata O'Brien dalam sebuah pernyataan.

Ia menjelaskan, Lafayette sangat terpelihara dengan baik, yang berarti itu pasti telah ditemukan dengan cepat setelah mendarat di Bumi.

O'Brien mencatat ketika meteorit ditinggalkan dalam jangka waktu yang signifikan, lapisan luarnya akan hilang dan mereka mengumpulkan kontaminan terestrial yang dapat mengurangi nilai penelitian.

"Kombinasi yang tidak biasa dari perlindungan cepat Lafayette dari unsur-unsur dan jejak kecil kontaminasi, diambil selama waktu singkat di lumpur adalah hal yang menunjang penelitian ini," katanya.

Tim mulai menyelidiki dengan menghancurkan sampel kecil meteorit dan menganalisisnya dengan spektrometer, instrumen untuk menganalisis kandungan kimia unik dari unsur dan senyawa.

O'Brien mencari molekul organik yang dapat mengindikasikan batu itu pernah ada di Mars, tetapi apa yang ditemukan oleh ilmuwan planet ini jelas bersifat terestrial.

Di antara ribuan senyawa, ilmuwan menemukan deoxynivalenol (DON), racun yang ditemukan dalam jamur yang tumbuh pada tanaman seperti jagung dan gandum. DON menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan, terutama babi.

O'Brien menyebutkan deteksi DON kepada seorang rekan yang akrab dengan kisah penemuan Lafayette, mencatat DON bisa ada di meteorit melalui debu dari tanaman, dan menjalar ke sekitar tempat batu itu di Kabupaten Tippecanoe, Indiana.

Tim tersebut menghubungi para peneliti di departemen agronomi dan botani Universitas Purdue, untuk menentukan seberapa lazim jamur yang membawa DON berada di wilayah tersebut sebelum tahun 1931, ketika asal-usul meteorit itu ditentukan.

Penyelidikan mengungkapkan jamur paling umum pada 1919, ketika menyebabkan penurunan hasil panen 10 persen sampai 15 persen, dengan penurunan hasil panen yang lebih kecil pada tahun 1929.

Para peneliti juga bekerja untuk menentukan kapan Lafayette mungkin telah tiba di Bumi, berkonsultasi dengan laporan bola api regional, garis-garis cahaya yang disebabkan ketika meteorit memanas saat mereka melesat melalui atmosfer bumi.

Dua penampakan bola api tertentu menonjol, baik di Michigan selatan dan Indiana utara: satu pada 26 November 1919, dan satu lagi pada 1927 yang menyimpan meteorit Tilden di Illinois, batu ruang angkasa terbesar yang menghantam negara bagian itu dalam catatan sejarah.

Dengan tanggal-tanggal ini di tangan, arsip Universitas Purdue mulai mencari catatan institusi untuk siswa yang hadir pada waktu itu.

Mereka mengidentifikasi Julius Lee Morgan dan Clinton Edward Shaw, angkatan 1921, dan Hermanze Edwin Fauntleroy, angkatan 1922 yang semuanya terdaftar di Purdue pada 1919. Murid keempat, Clyde Silance, belajar di Purdue pada 1927.

Para peneliti menyimpulkan berdasarkan laporan Niniger tentang kedatangan meteorit Lafayette di Purdue, salah satu dari empat siswa ini kemungkinan memberikan meteorit Mars ke universitas.

Tim berharap penelitian tambahan dapat mengidentifikasi siswa mana yang menemukan Lafayette sehingga ia dapat menerima penghargaan yang layak ia terima.

Penelitian ini diunggah dalam makalah online Liebertpub, yang diterbitkan 19 Oktober di jurnal Astrobiology .

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahaya Banget! Ilmuwan Temukan Kandungan Mikroplastik Pada Air Susu Ibu

Bahaya Banget! Ilmuwan Temukan Kandungan Mikroplastik Pada Air Susu Ibu

Health | Kamis, 13 Oktober 2022 | 11:31 WIB

Terungkap, Orang Bermata Biru di Bumi Memiliki Nenek Moyang yang Sama

Terungkap, Orang Bermata Biru di Bumi Memiliki Nenek Moyang yang Sama

Tekno | Rabu, 05 Oktober 2022 | 15:01 WIB

Panjang Hari Bumi Secara Misterius Meningkat, Bikin Ilmuwan Bingung

Panjang Hari Bumi Secara Misterius Meningkat, Bikin Ilmuwan Bingung

Tekno | Selasa, 04 Oktober 2022 | 05:20 WIB

Terkini

Permintaan Mobil Listrik Melambat, Kia Putuskan Rakit Mobil Hybrid di Pabrik Hyundai

Permintaan Mobil Listrik Melambat, Kia Putuskan Rakit Mobil Hybrid di Pabrik Hyundai

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:28 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000, Bank Indonesia Siapkan Langkah Intervensi

Rupiah Tembus Rp18.000, Bank Indonesia Siapkan Langkah Intervensi

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:28 WIB

3 Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam yang Direkomendasikan Dokter

3 Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam yang Direkomendasikan Dokter

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:27 WIB

Rasmus Hojlund Resmi Dipermanenkan Napoli

Rasmus Hojlund Resmi Dipermanenkan Napoli

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:27 WIB

Filter Error Bikin Wajah Asli Terungkap, Seorang Influencer Ditinggal Kabur 140 Ribu Pengikut

Filter Error Bikin Wajah Asli Terungkap, Seorang Influencer Ditinggal Kabur 140 Ribu Pengikut

Entertainment | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:27 WIB

Park Min Young Comeback Drama Kantoran 'Nine to Six', Jadi Bos Perfeksionis

Park Min Young Comeback Drama Kantoran 'Nine to Six', Jadi Bos Perfeksionis

Your Say | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:26 WIB

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, DPR Desak Menkeu dan BI Segera Bertindak

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, DPR Desak Menkeu dan BI Segera Bertindak

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:25 WIB

Realme P4R 5G Siap Usung Baterai 8.000 mAh dan Layar 144 Hz, Diklaim Tahan 3 Hari

Realme P4R 5G Siap Usung Baterai 8.000 mAh dan Layar 144 Hz, Diklaim Tahan 3 Hari

Tekno | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:25 WIB

Pebulu Tangkis Hong Kong Keturunan Indonesia Jagokan Portugal Juara Piala Dunia 2026

Pebulu Tangkis Hong Kong Keturunan Indonesia Jagokan Portugal Juara Piala Dunia 2026

Sport | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:24 WIB

SF Hariyanto Jawab Tak Tahu Perihal Rp300 Juta untuk Rumah Dinas Kapolda Riau

SF Hariyanto Jawab Tak Tahu Perihal Rp300 Juta untuk Rumah Dinas Kapolda Riau

Riau | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:24 WIB