Survei Indikator Politik Indonesia: 60,2 Persen Publik Sepakat Ketum PSSI dan Jajarannya Mundur

Suara Depok | Suara.com

Senin, 14 November 2022 | 12:39 WIB
Survei Indikator Politik Indonesia: 60,2 Persen Publik Sepakat Ketum PSSI dan Jajarannya Mundur
Ketua PSSI Iwan Bule - Daftar Ketua PSSI Paling Kontroversial (Instagram/@mochamadiriawan84)

Depok.suara.com - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule dan jajarannya didesak mundur usai Tragedi Kanjuruhan. Hal ini terlihat dari survei Indikator Indikator Politik Indonesia yang menunjukkan 60,2 persen masyarakat meminta hal tersebut.

Hal ini merupakan respon dari rekomendasi pada poin kelima kesimpulan laporan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang telah diserahkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada bulan lalu.

"Jadi 60,2 persen setuju [5,6 persen sangat setuju dan 54,6 persen setuju] dengan rekomendasi TGIPF agar Ketua Umum PSSI dan seluruh jajarannya mengundurkan diri. Yang tidak setuju hanya 18,3 persen (12,8 persen kurang setuju dan 5,5 tidak setuju sama sekali)," ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam rilis temuan secara daring, Minggu (13/11).

Selain itu ada juga respoden menjawab tidak tahu/tidak menjawab sebanyak 21,4 persen. Survei dilakukan pada 30 Oktober-5 November 2022 secara tatap muka terhadap 1.220 responden yang berasal dari seluruh provinsi dan memiliki hak pilih.

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dan margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Setelahnya, Quality Control terhadap hasil wawancara dilakukan secara acak sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor, dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check).

Diberitakan sebelumnya Menko Polhukam sekaligus Ketua Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan Mahfud MD sempat menyinggung Iwan Bule soal desakan mundur dari jabatannya.

Menurutnya, Iwan Bule beserta jajarannya dapat dianggap amoral jika tidak mengundurkan diri.

"Kalau enggak mundur, enggak apa-apa, tapi secara moral bisa dianggap tidak tanggung jawab, bisa dianggap amoral. Itu seruan moral dijawab dengan moral. Kita enggak akan intervensi, kita tahu aturan," kata Mahfud.

Sementara desakan mundur kepada Ketua Umum PSSI juga disuarakan berbagai pihak melalui media sosial setelah tragedi Kanjuruhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Reaksi Tak Terduga Najwa Shihab Diminta Gantikan Iwan Bule Jadi Ketum PSSI

Reaksi Tak Terduga Najwa Shihab Diminta Gantikan Iwan Bule Jadi Ketum PSSI

Bola | Senin, 14 November 2022 | 12:20 WIB

Dari Survey IPI, Erick Thohir Cocok Jadi Ketum PSSI, Persentasi 24,1 Persen

Dari Survey IPI, Erick Thohir Cocok Jadi Ketum PSSI, Persentasi 24,1 Persen

| Senin, 14 November 2022 | 09:16 WIB

Survei: Mayoritas Publik Ingin Erick Thohir Pimpin PSSI, Pendukung Najwa Shihab dan Kaesang Pangarep Juga Banyak

Survei: Mayoritas Publik Ingin Erick Thohir Pimpin PSSI, Pendukung Najwa Shihab dan Kaesang Pangarep Juga Banyak

Sumbar | Senin, 14 November 2022 | 06:15 WIB

Terkini

RPH Giwangan Siapkan Kuota 465 Hewan Kurban, Pemkot Yogya Larang Keras Panitia Cuci Jeroan di Sungai

RPH Giwangan Siapkan Kuota 465 Hewan Kurban, Pemkot Yogya Larang Keras Panitia Cuci Jeroan di Sungai

Jogja | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:51 WIB

PSIS Rombak Total Tim, Suporter Desak Boyong Pemain Lawas dari Arhan, Dewangga, hingga Fortes

PSIS Rombak Total Tim, Suporter Desak Boyong Pemain Lawas dari Arhan, Dewangga, hingga Fortes

Jawa Tengah | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:44 WIB

Benarkah Daging Kurban Harus Habis 3 Hari? Ini Ketentuannya dalam Islam

Benarkah Daging Kurban Harus Habis 3 Hari? Ini Ketentuannya dalam Islam

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:40 WIB

Broken Home? Ini Cara Keluarga Seong Ekspresikan Cinta di Perfect Crown

Broken Home? Ini Cara Keluarga Seong Ekspresikan Cinta di Perfect Crown

Your Say | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:40 WIB

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:40 WIB

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:38 WIB

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:30 WIB

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:29 WIB

5 Skincare Rutin yang Tak Boleh Absen Meski Cuma di Rumah

5 Skincare Rutin yang Tak Boleh Absen Meski Cuma di Rumah

Your Say | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:25 WIB

Berita soal motor listrik Yadea, tips merawat ban mobil, dan varian baru BYD Atto 1 menjadi artikel

Berita soal motor listrik Yadea, tips merawat ban mobil, dan varian baru BYD Atto 1 menjadi artikel

Otomotif | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:20 WIB