Depok.suara.com - FIFA mengharapkan untuk mendapatkan 11 miliar dolar pada tahun Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. Akan ada 48 negara yang akan telibat untuk memberikan peningkatan pendapatan yang besar.
Dewan FIFA memperkirakan hampir 5 50 persen peningkatan pendapatan terutama terkait dengan penyiaran dan kesepakatan sponsor untuk Piala Dunia, hal ini ditambah tiket dan merchandise di turnamen yang akan menggunakan beberapa stadion NFL.
FIFA biasanya membuat perkiraan anggaran konservatif dan akhirnya melampaui target. Pendapatan 7,5 miliar dolar yang diumumkan di Qatar bulan lalu untuk siklus komersial 2019-22 adalah 1 miliar dolar lebih banyak dari perkiraan anggaran.
"Ada juga ketidakpastian tentang berapa banyak pertandingan yang akan dimainkan dan dijual ke penyiar di Piala Dunia 2026," tulis laman tersebut.
Dewan FIFA sepakat pada Januari 2017 untuk memiliki format 80 pertandingan dengan tim bermain dalam 16 grup yang masing-masing terdiri dari tiga tim. Setelahnya sistem gugur yang terdiri dari 32 tim.
Format baru tersebut disepakati untuk membantu percepatan perkembangan sepak bola di negara-negara yang jarang lolos ke Piala Dunia. Itu terlepas dari penelitian FIFA yang menunjukkan bahwa game dengan kualitas terbaik akan terjadi pada format 32 tim saat ini yang digunakan sejak 1998.
Namun, pejabat FIFA tahun ini menyarankan format 104 pertandingan dengan tim bermain dalam 12 grup yang terdiri dari empat tim sebelum babak sistem gugur 32 tim. Itu kemungkinan akan menambah beberapa hari ke turnamen 32 hari yang diharapkan sebelumnya.
FIFA menimbang perubahan meskipun telah menandatangani beberapa kesepakatan penyiaran besar, termasuk ke penyiar berbahasa Inggris AS Fox dan beIN Sports Qatar di Timur Tengah dan Afrika Utara.
Baca Juga: Kelewat Manjakan Adik-adiknya, Via Vallen Malah Dimusuhi Pasca Stop Kasih Jatah Bulanan