Pasca Dapat Bantuan AS, Ukraina Dapat Serangan Paling Besar dari Tentara Rusia

Suara Depok | Suara.com

Sabtu, 17 Desember 2022 | 12:02 WIB
Pasca Dapat Bantuan AS, Ukraina Dapat Serangan Paling Besar dari Tentara Rusia
Banksy ; Mural Banksy di Ukraina (Genya SAVILOV / AFP)

Depok.suara.com - Ibukota Ukraina, Kyiv mendapatkan serangan terbesar selama perang pada Jumat (17/12/2022). Hal ini terjadi setelah pasukan invasi Rusia menembakkan puluhan rudal di seluruh negeri, hingga memicu pemadaman listrik darurat yang meluas.

Tembakan dari sistem pertahanan udara itu menargetkan infrastruktur penting di kota-kota termasuk Kyiv, Kharkiv, Kryvyi Rih dan Zaporhizhzhia. Kepala angkatan bersenjata Ukraina mengatakan mereka mencegat 60 dari 76 rudal yang diluncurkan.

Pemutusan listrik dan air yang telah sesekali terjadi sejak pertengahan Oktober, meningkatkan penderitaan penduduk saat musim dingin mendekat. Tetapi militer Ukraina telah melaporkan keberhasilan yang meningkat dalam menembak jatuh roket dan pesawat tak berawak yang masuk.

Di lokasi satu percobaan serangan di Kyiv, komandan militer mengatakan kepada The Associated Press bahwa kelompok mobil pertahanan teritorial kota telah menembak jatuh rudal jelajah dengan senapan mesin. Tidak segera jelas apakah tembakan Ukraina lainnya mungkin berkontribusi pada jatuhnya roket tersebut.

“Hampir tidak mungkin untuk menembak rudal dengan senapan mesin, tapi itu sudah dilakukan,” kata seorang komandan yang hanya menggunakan tanda panggilan “Hera” untuk alasan keamanan yang dimuat AP.

Serangan hari Jumat terjadi setelah Amerika Serikat setuju memberikan baterai rudal Patriot ke Ukraina untuk meningkatkan pertahanan negara. Kementerian Luar Negeri Rusia memperingatkan bahwa sistem canggih dan setiap kru yang menyertainya akan menjadi target yang sah bagi militer Rusia.

AS juga berjanji untuk mengirim 53 juta dolar untuk peralatan terkait energi supaya membantu Ukraina menahan serangan terhadap infrastrukturnya. John Kirby, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, mengataka bahwa tahap pertama dari peralatan dan dukungan teknis tersebut telah tiba di negara tersebut.

Operator jaringan milik negara Ukrenergo menulis di Facebook bahwa prioritas dalam memulihkan listrik di seluruh Ukraina diberikan kepada infrastruktur penting, termasuk rumah sakit, fasilitas pasokan air, fasilitas pasokan panas, dan pabrik pengolahan limbah.

Analis mengatakan serangan Rusia yang menargetkan infrastruktur energi adalah bagian dari strategi untuk mencoba membekukan Ukraina agar tunduk setelah kekalahan medan perang baru-baru ini oleh pasukan Rusia.

Para pejabat dan ahli mengatakan bahwa hal itu hanya memperkuat tekad Ukraina untuk menghadapi invasi Rusia, sementara Moskow mencoba mengulur waktu untuk kemungkinan serangan dalam beberapa bulan mendatang setelah kebuntuan di medan perang saat ini.

Ukrzaliznytsia, operator kereta api nasional, mengatakan listrik padam di sejumlah stasiun di wilayah Kharkiv timur dan tengah, Kirovohrad, Donetsk, dan Dnipropetrovsk. Tetapi kereta terus berjalan setelah tenaga listrik dialihkan ke tenaga cadangan, tenaga mesin uap.

Di negara tetangga Moldova, perusahaan energi milik negara melaporkan gangguan pada jaringan listriknya sebagai akibat dari serangan Rusia di Ukraina, dan memperingatkan “risiko tinggi” pemadaman listrik.

Putaran serangan udara besar-besaran Rusia sebelumnya di Ukraina terjadi pada 5 Desember.

“Bersyukur atas pekerjaan pertahanan udara Ukraina di tengah serangan Rusia yang semakin meningkat pagi ini terhadap infrastruktur sipil di Kyiv dan di seluruh negeri,” tulis duta besar AS di Kyiv, Bridget Brink, di Twitter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Dampak Positif bagi Indonesia jika Belarus dan Rusia Diterima Berkompetisi di Asia

3 Dampak Positif bagi Indonesia jika Belarus dan Rusia Diterima Berkompetisi di Asia

Bola | Jum'at, 16 Desember 2022 | 13:33 WIB

Buntut Sanksi Eropa, Rusia dan Belarusia Gabung AFC?

Buntut Sanksi Eropa, Rusia dan Belarusia Gabung AFC?

Bola | Jum'at, 16 Desember 2022 | 11:22 WIB

Rusia Akan Rebut dan Hancurkan Rudal Patriot AS Jika Ikut Campur Urusan Ukraina

Rusia Akan Rebut dan Hancurkan Rudal Patriot AS Jika Ikut Campur Urusan Ukraina

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2022 | 21:57 WIB

Terkini

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:45 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:34 WIB

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Meninggal di Amerika, Ini Penyebab Komposer Legendaris James F. Sundah Tutup Usia

Meninggal di Amerika, Ini Penyebab Komposer Legendaris James F. Sundah Tutup Usia

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:18 WIB

Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026

Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:11 WIB

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB