Proses Belum Optimal, KPAI Sayangkan Sudah Ada Tindakan Bully di Kasus Penganiayaan yang Dilakukan Mario Dandy

Suara Depok

Selasa, 28 Februari 2023 | 16:45 WIB
Proses Belum Optimal, KPAI Sayangkan Sudah Ada Tindakan Bully di Kasus Penganiayaan yang Dilakukan Mario Dandy
Agnes Gracia Haryanto dan Mario Dandy Satriyo

Depok.suara.com - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Ai Maryati Solehah berharap kasus penganiayaan yang menimpa David dapat diusut tuntas oleh kepolisian agar kasusnya terang benderang. Pihaknya berjanji akan mengawasi kasus ini. 

Namun demikian, KPAI menyayangkan adanya tindakan bully dan memvonis padahal proses belum optimal. Ai Maryati pun meminta agar polisi di beri kesempatan untuk memproses kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy. 

"Kita menyayangkan juga ada persoalan misalnya bully sebelum proses ini belum optimal tapi sudah ada hal-hal yang misalnya sifatnya memvonis dan sebagainya. Marilah kita bersikap dewasa sekaligus tetap mendorong bahwa proses hukum yang terang benderang. Siapa pun nggak boleh kebal hukum, ini yang kami tunggu. Kita berikan kesempatan kepada kepolisian, sekaligus kita juga mengawasi," kata Ai Maryati kepada para wartawan Sabtu (25/02/2023).

KPAI juga merespons permintaan pengacara Agnes Gracia Haryanto alias AGH agar kliennya diberi perlindungan terkait kasus Mario Dandy Satriyo. Namun demikian KPAI mengaku belum menerima permohonan resmi dari pengacara AGH. 

Ketua KPAI Ai Maryati Solihah [Instagram @kpai_official]
Ketua KPAI Ai Maryati Solihah (sumber: Instagram @kpai_official)

"Hari Jumat kemarin itu belum ada secara resmi menerima pengaduan dari keluarga ataupun pengacara dari ananda A ini," kata Ai Maryati. 

Ai Maryati menyebut KPAI justru menerima pengaduan dari David pada tanggal 24 Februari 2023. Hal tersebut dilakukan pihak David karena khawatir proses hukum yang berjalan tidak sesuai dengan harapan keluarga.

KPAI, kata Ai Maryati menaruh perhatian terhadap kasus ini dan berharap doa dan penguatan untuk keluarga David. 

"Kemudian situasi anak korban dalam situasi kritis hingga ini yang diperlukan justru doa, penguatan terhadap keluarga dan memastikan KPAI juga menaruh perhatian besar terhadap anak korban penganiayaan sampai terjadi luka berat yang sangat serius ini," kata Ai lagi. 

KPAI memastikan akan memantau dan mengawal kasus ini meskipun belum secara resmi menerima permohonan dari pihak AGH.

baca juga

Namun, Ai Maryati belum mengetahui dalam sisi manakah AGH perlu perlindungan KPAI. Mengingat secara pidana fungsi perlindungan saksi ada di LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) 

"Yang harus saya sampaikan perlindungan dalam hal apa, tentukan tentu kan perlindungan saksi dan korban secara pidana kan sudah jelas ada di LPSK, bukan di KPAI. Tapi apakah sisi lain yang misalnya yang ingin membutuhkan peran serta KPAI dalam pengawasannya. Ini kan yang belum kami tahu informasi yang sejelas-jelasnya itu," ujarnya.

Sebelumnya pengacara AGH, Mangatta Toding Allo akan membuat laporan ke KPAI terkait kasus Mario Dandy Satriyo. Mangatta Toding Allo meminta KPAI memberikan perlindungan untuk kliennya.

"Saksi anak ini juga sudah kami laporkan ke KPAI untuk adanya tindakan-tindakan menjaga saksi kami ini klien kami ini, agar nama baiknya dipulihkan kembali," ujar Mangatta Toding Allo kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (24/02/2023) malam. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengakuan Mario ke Polisi Setelah Aksi Penganiayaan ke David: Ya Nyesel Lah

Pengakuan Mario ke Polisi Setelah Aksi Penganiayaan ke David: Ya Nyesel Lah

Depok | Senin, 27 Februari 2023 | 23:30 WIB

Teman Mario Dandy yang Memprovokasi Sekaligus Merekam Aksi Penganiayaan Ditetapkan Jadi Tersangka

Teman Mario Dandy yang Memprovokasi Sekaligus Merekam Aksi Penganiayaan Ditetapkan Jadi Tersangka

Depok | Jum'at, 24 Februari 2023 | 11:10 WIB

Terkini

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Bola | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

News | Senin, 14 September 2026 | 17:08 WIB

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 16:59 WIB

×