Terbongkar fakta baru soal Mario Dandy Satriyo, anak Rafael Alun Trisambodo yang kini mendekam di penjara atas kasus penganiayaan terhadap David Ozora. Mario Dandy dan rekannya, Shane Lukas disebut-sebut mulai stres hingga sering teriak-teriak di dalam penjara.
Fakta itu diungkapkan ayah David, Jonathan Latumahina lewat cuitan di akun Twitter pribadinya, Rabu (5/4).
Jonathan mengatakan hal itu terungkap setelah dirinya menghadiri sidang tertutup Agnes Gracia, anak berkonflik dengan hukum atas kasus David yang digelar di PN Jakarta Selatan. Mario Dandy dan Shane Lukas sempat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang tertutup itu.
Selain mulai stres di penjara, Mario Dandy dan Shane Lukas disebut menangis hingga saling serang tudingan di dalam sidang tersebut.
"Sidang kemarin banyak hal yang tidak tersampaikan di media karena tertutup, mulai dari tersangka yang mulai stres dan teriak-teriak di sel, banjir air mata yang pernah gue janjikan, saling serang antar tersangka," cuit Jonathan.

Pengurus GP Ansor itu juga meminta agar sidang Mario Dandy dan Shane Lukas nantinya digelar secara live karena keduanya disebut sudah bukan anak di bawah umur tak seperti tersangka Agnes Gracia.
"Sidang selanjutnya (Mario dan Shane) live dong, kan mereka bukan anak-anak," mintanya.
Cuitan Jonathan Latumahina ini pun memunculkan berbagai tanggapan dari warganet. Beberapa dari mereka menganggap apa yang dialami Mario Dandy dan Shane Lukas tidak seberapa.
"Itu tidak ada apa-apanya dibanding penderitaan yang dialami David, walaupun mereka dihukum 20 tahun. Semoga Allah memberi kesembuhan pada David. Aamiin," balas @eca***.
"Berharap meerka merasakan apa yang dirasakan David malam itu, setidaknya mereka ketakutan untuk menjalani hidup," sambung @tetap***.
"Semoga David mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya dan pelaku dihukum dengan hukuman setimpal dengan perbuatannya. Aamiin," tandas @Yanti***.
(Sumber: Suara.com)