Eros Djarot Minta Produsen Film Tak Buat Kisah G30S

Ardi Mandiri

Senin, 19 Oktober 2015 | 03:14 WIB
Eros Djarot Minta Produsen Film Tak Buat Kisah G30S
film

Suara.com - Budayawan yang juga seorang politikus Eros Djarot mengingatkan para produser film di Indonesia untuk tidak pernah menyentuh dan membuat film yang mengangkat kisah seputar 30 September.

Eros Djarot yang aktif di Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) pimpinan Megawati Soekarno Putri dan Partai Nasionalis Bung Karno berpartisipasi sebagai pembicara dalam diskusi "Politic in Film," yang diadakan dalam rangkaian Frankfurt Book Fair yang berlangsung di Deutsches Filmmuseum, Frankfurt, Sabtu (17/10/2015) malam.

Dalam acara diskusi bersama Sutradara film Cahaya Dari Timur: Beta Maluku, Angga Dwimas Sasongko, yang dihadiri Direktur Pembinaan Kesenian dan Perfilman, Prof. Dr. Endang Caturwati, dan kurator Natascha Gikas, adik dari bintang film Slamet Rahadjo menekankan agar produser film Indonesia jangan pernah menyentuh masalah yang sensitif tersebut.

Diakuinya film yang dibuat dengan tema politik tidak akan populer, meskipun Indonesia dalam masa kependudukan Jepang, film digunakan sebagai alat politik.

"Film semata mata hanyalah alat hiburan," ujar Pendiri dan Ketua Umum Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK) dan Nominator Mike Burke's Award, BBC documentary Competition.

Erros Djarot kelahiran Rangkasbitung pada tahun 1988 menjadi Sutradara Terbaik untuk film Tjoet Nja' Dhien, dan pencipta original soundtrack, Badai Pasti Berlalu serta sutradara Kantata Takwa, merasa kecewa karena pada tahun 2008 film Lastri yang disutradarainya tidak dapat diselesaikannya karena diadaptasi dari buku Suara Perempuan Tragedi '65 karya Ita F. Nadia.

"Banyak kendala yang saya hadapi," ujar Erros Djarot kepada Antara London menjelang pemutaran film pada saat pembuatan tahun 2008, sejumlah tekanan diterimanya untuk menghentikannya, antara lain dari Front Pembela Islam, FPI saat pengambilan gambar di Solo.

Eros mengaku memang tidak pernah ada surat formal untuk memintanya berhenti, namun tekanan yang dialaminya membuat dia akhirnya menghentikan produksi film yang baru berjalan sepuluh persen itu.

Untuk itu dari pengalamannya Erros Djarot mengakui bahwa membuat film seputar 30 September di Indonesia masih merupakan hal yang tabu dan tidak boleh diungkit-ungkit lagi.

Sementara itu Sutradara film Cahaya Dari Timur: Beta Maluku, Angga Dwimas Sasongko mengakui bahwa ia sangat senang film ya bisa diputar dalam rangkaian acara Frankfurt Book Fair dimana Indonesia menjadi 'guest of honour" dalam penyelenggaraan pameran terbesar di dunia.

Angga mengakui bahwa ada tiga film yang membuatnya terjun ke dunia film salah satunya yaitu film Erros Djarot, Tjoet Nja Dhien yang membuatnya bertekad untuk menjadi sutradara film.

Cahaya Dari Timur: Beta Maluku merupakan film drama Indonesia tahun 2014 yang dibintangi Chicco Jerikho dan Shafira Umm dan dirilis pada tanggal 19 Juni 2014, diangkat dari kisah nyata yang sejak awal menghadirkan gambaran kondisi yang sebenarnya berdasarkan cerita.

Angga Dwimas Sasongko kelahiran di Jakarta,11 Januari 1985 menyutradarai sekaligus memproduseri film pertamanya Foto Kotak dan Jendela pada tahun 2006 saat usianya baru 21 tahun.

Film terakhirnya Hari Untuk Amanda mendapatkan delapan nominasi Piala Citra 2010 termasuk Sutradara Terbaik, Pemeran Utama Pria Terbaik - Oka Antara, Pemeran Utama Wanita Terbaik - Fanny Fabriana dan Film Terbaik.

Dalam rangkaian Frankfurt Book Fair, Indonesia mengelar acara "Indonesian Film Parade," selama sebulan bekerjasama dengan Archipelago in Motion dengan menampilkan film 15 film dan dua film "short compilation." Penanggung jawab Indonesian Film Parade, Wahyu Aditya mengatakan ke 15 film yang diputar sejak tanggal 6 hingga 30 Oktober selain Cahaya Dari Timur: Beta Maluku juga ada film Tjoet Nja Dhien, Sang Pencerah, Tabula Rasa, The Raid, Laskar Pelangi dan film buatan 1954 Lewat Djam Malam karya Usmar Ismail.

Menurut Wahyu Aditya, banyak film Indonesia yang dibuat dan berdasarkan buku yang best seller dan bahkan kadangkala film nya lebih menarik dari buku cerita nya, atau sebaliknya, keduanya saling melengkapi.

Usai acara diskusi dilanjutkan dengan pemutaran film Cahaya Dari Timur: Beta Maluku yang menarik perhatian penonton karena menggunakan dialog Ambon dalam keseluruhan film dan dipilihnya aktor-aktor muda berbakat asli Maluku untuk mengisi peran anak-anak yang ada. film tentang sepak bola ini juga mendapat penghargaan festival film Indonesia 2014 sebagai film terbaik. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keluarga Mantan Aspri Soeharto Marah Rumah Dinas Akan Dibongkar

Keluarga Mantan Aspri Soeharto Marah Rumah Dinas Akan Dibongkar

News | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 09:46 WIB

Menkopolhukam: Jangan Melihat ke Belakang

Menkopolhukam: Jangan Melihat ke Belakang

News | Kamis, 01 Oktober 2015 | 15:00 WIB

Terkini

Di Balik Tawa Temon Templar: Sosok Ayah Bertanggung Jawab dan Jenius Lulusan UI

Di Balik Tawa Temon Templar: Sosok Ayah Bertanggung Jawab dan Jenius Lulusan UI

Entertainment | Senin, 13 Juli 2026 | 21:17 WIB

Bukan Sekadar Akting, Titi Kamal Ternyata Punya Hobi Berburu Hantu di Lokasi Angker

Bukan Sekadar Akting, Titi Kamal Ternyata Punya Hobi Berburu Hantu di Lokasi Angker

Entertainment | Senin, 13 Juli 2026 | 20:15 WIB

Totalitas Tanpa Batas! Jirayut Rela Tubuh Biru-biru Hingga Leher 'Geser' Demi Film Cek Khodam

Totalitas Tanpa Batas! Jirayut Rela Tubuh Biru-biru Hingga Leher 'Geser' Demi Film Cek Khodam

Entertainment | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

Rawat Ibu Sendiri hingga Napas Terakhir, Vega Darwanti Ungkap Momen Haru saat Ibunda Berpulang

Rawat Ibu Sendiri hingga Napas Terakhir, Vega Darwanti Ungkap Momen Haru saat Ibunda Berpulang

Entertainment | Senin, 13 Juli 2026 | 18:52 WIB

Jelang Konser 40 Tahun, Kahitna Ajak 40 Pelari Bernostalgia di CFD Jakarta

Jelang Konser 40 Tahun, Kahitna Ajak 40 Pelari Bernostalgia di CFD Jakarta

Entertainment | Senin, 13 Juli 2026 | 18:03 WIB

Tawa Terakhir Temon sebelum Berpulang: Sempat Bercanda, Lalu Mengeluh Sakit Dada

Tawa Terakhir Temon sebelum Berpulang: Sempat Bercanda, Lalu Mengeluh Sakit Dada

Entertainment | Senin, 13 Juli 2026 | 15:35 WIB

Tak Bisa Dampingi Kepergian Temon, Abdel Achrian Titipkan Keluarga untuk Melayat

Tak Bisa Dampingi Kepergian Temon, Abdel Achrian Titipkan Keluarga untuk Melayat

Entertainment | Senin, 13 Juli 2026 | 13:52 WIB

Temon Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Siang Ini, Jenazah Lebih Dulu Disemayamkan di GPIB Effatha

Temon Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Siang Ini, Jenazah Lebih Dulu Disemayamkan di GPIB Effatha

Entertainment | Senin, 13 Juli 2026 | 13:41 WIB

Paket Santet Rilis Trailer Perdana, Horor Kiriman Misterius Siap Hantui Bioskop Mulai 27 Agustus

Paket Santet Rilis Trailer Perdana, Horor Kiriman Misterius Siap Hantui Bioskop Mulai 27 Agustus

Entertainment | Senin, 13 Juli 2026 | 13:04 WIB

Nggak Perlu Lagi Maraton Film Berjam-jam, Inilah Tren Drama Pendek yang Bikin Nagih

Nggak Perlu Lagi Maraton Film Berjam-jam, Inilah Tren Drama Pendek yang Bikin Nagih

Entertainment | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:44 WIB

×