Kronologis Benny Panjaitan Terbaring Koma di RS

Tomi Tresnady, Ismail

Kamis, 31 Desember 2015 | 12:43 WIB
Kronologis Benny Panjaitan Terbaring Koma di RS
Foto Benny Panjaitan yang diambil bulan September 2015 [Facebook/ Panbers]
Vokalis band Panbers, Benny Panjaitan masuk rumah sakit sejak hari minggu. Menurut Bardi, sang vokalis mengeluh kepalanya pusing. 
 
"Jadi dia ngeluh kepalanya pusing. Makanya kami dari pihak keluarga bawa beliau ke rumah sakit," kata Bardi saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (31/12/2015).
 
Namun sesampainya di rumah sakit, pihak keluarga terkejut karena Benny langsung tak sadarkan diri.
 
"Setelah sampai di rumah sakit, beliau langsung tidak sadar," lanjutnya.
 
Menurut pemeriksaan dokter, di otak Benny terdapat cairan. Sehingga pihak rumah sakit mencoba mengeluarkan cairan di otaknya.
 
"Ada cairan di otaknya. Jadi sampai hari dia tidak sadarkan diri. Mau dioperasi nggak mungkin karena belum sadar," jelasnya. 
 
Hingga saat ini pihak keluarga hanya menantikan cairan di otak Benny kering dan menantikan keputusan dari pihak rumah sakit.
 
"Kita hanya menggu pengobatan dari dokter. Karena kita nunggu kering dulu cairan di otaknya," tandas Bardi.
 
Akun Facebook resmi Panbers pun sudah mengumumkan sakit Benny pada 29 Desember. Mereka meminta doa dari khalayak karena Benny tengah terbaring di ICU salah satu rumah sakit di Cileduk.

Suara.com - BACA JUGA: 

Pamer Punggung Mulus, Tyas Mirasih Beri Pesan ke Haters

"Mohon doa dari semua penggemar Panbers, saat ini Benny 'Panbers' Panjaitan sedang terbaring di ICU salah satu Rumah Sakit di daerah Ciledug-Tangerang, dikarenakan pendarahan pembuluh darah di otak, kiranya dengan doa kesembuhan dari anda semua,beliau diberikan pemulihan dari Yang Maha Kuasa...Amin," tulis Panbers.
 
Panbers merupakan kependekan dari Panjaitan Bersaudara. Kelompok musik ini legendaris ini didirikan di Surabaya pada tahun 1969 yang terdiri dari kakak beradik anak dari Drs J.M.M Pandjaitan (alm) dan Bosani S.O. Sitompul.
 
Para personel terdiri dari Hans Panjaitan (gitar), Benny Panjaitan (vokal, gitar), Doan Panjaitan (bas, keyboard), dan Asido Panjaitan (drum). Grup ini berubah formasi pada tahun 1990-an dengan adanya Maxi Pandelaki (bas), Hans Noya (gitar), dan Hendri Lamiri (biola).
 
Hans sudah meninggal pada 12 Maret 1995 dalam usia 49 tahun akibat penyakit jantung. Jenazahnya kebubikan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo, Jakarta Selatan. Begitu juga Doan meninggal dunia pada tanggal 30 Oktober 2010 di Rumah sakit Budi Asih, Jakarta Timur, akibat komplikasi dan gagal ginjal.
 
Panbers sudah menciptakan sekitar 700 lagu dan ratusan album. Lagu-lagu abadi mereka seperti Gereja Tua,  Terlambat Sudah, Cinta dan Permata, Cinta dan Risau masih diperdengarkan sampai saat ini.

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Leonardo DiCaprio Peluk Agama Kabbalah?

Terseret Kasus Prostitusi, Nikita Mirzani: Kenapa Harus Malu?

Jangan Lagi Mengunggah "Boarding Pass" ke Medsos!

Terungkap Kenapa Kejagung Tak Bisa Panggil Paksa Riza Chalid

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:37 WIB

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:35 WIB

Powder Foundation Make Over Tahan Berapa Lama? Ini 2 Varian dan Perbedaan Formulanya

Powder Foundation Make Over Tahan Berapa Lama? Ini 2 Varian dan Perbedaan Formulanya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:35 WIB

PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026

PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 17:31 WIB

Dari Indonesia ke Dunia: Bayan Resources & Kemitraan Strategis Prabowo-Trump Sektor Mineral Kritis

Dari Indonesia ke Dunia: Bayan Resources & Kemitraan Strategis Prabowo-Trump Sektor Mineral Kritis

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 17:30 WIB

Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah

Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 17:25 WIB

Resmi Beroperasi, Jalur Integrasi LRT ke KRL Manggarai Ternyata Belum Tuntas

Resmi Beroperasi, Jalur Integrasi LRT ke KRL Manggarai Ternyata Belum Tuntas

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:24 WIB

Wamen ATR/BPN Ungkap Arahan Nusron Wahid Usai Kasus Dugaan Korupsi HGB

Wamen ATR/BPN Ungkap Arahan Nusron Wahid Usai Kasus Dugaan Korupsi HGB

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:17 WIB

Rp49 Triliun Uang Rakyat Raib Kena Scam, Ini Ternyata Industri Besar!

Rp49 Triliun Uang Rakyat Raib Kena Scam, Ini Ternyata Industri Besar!

Video | Rabu, 16 September 2026 | 17:10 WIB

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 17:09 WIB

×