Daily Mail Bayar Kompensasi Rp3,8 M Kepada Melania Trump

Tomi Tresnady Suara.Com
Jum'at, 14 April 2017 | 07:18 WIB
Daily Mail Bayar Kompensasi Rp3,8 M Kepada Melania Trump
Donald Trump dan Melania Trump. [shutterstock]

Suara.com - Daily Mail meminta maaf kepada Melania Trump dan setuju untuk membayar ganti rugi sebagai penyelesaian gugatan yang diajukan Melania tentang pemberitaan jika perempuan nomor satu di Amerika Serikat menjalani pekerjaan model profesional yang palsu.

Hal itu diumumkan bersamaan oleh pihak Daily Mail dan pengacara Trump.

"Kami menerima bahwa tuduhan mengenai nyonya Trump tidak benar dan kami menarik pemberitaan itu. Kami meminta maaf kepada nyonya Trump atas akibat publikasi yang menyebabkan dia tertekan," begitu pernyataan Daily Mail dan Mail Online.

Melania akan menerima kompensasi sekitar 2,9 juta dolar AS atau sekitar Rp3,8 miliar, menurut sumber dari orang dekat.

Melania mengajukan gugatan terhadap Mail Online (Daily Mail versi digital) pada bulan September atas tuduhan membuat pemberitaan palsu dan fitnah. Gugatannya meminta 150 juta dolar AS atau sekitar Rp1,99 triliun.

Awalnya tuntutan diajukan di Maryland kemudian pindah ke New York.

Artikel Mail Online mempertanyakan pekerjaan Melania pada tahun 1990-an, dan diberitakan bahwa dia cuma memberikan jasa model yang biasa saja.

Selain itu, Melania juga mengajukan gugatan terhadap Daily Mail di Inggris.

Daily Mail adalah surat kabar tabloid yang berbasis di Inggris, tapi juga menerbitkan versi digital dengan pembaca yang signifikan di Amerika Serikat.

Baca Juga: Kunjungi Jepang, Ditjen Pajak Bahas Keterbukaan Data Perbankan

Sebelumnya, media tersebut sempat membayar kompensasi terhadap J.K Rowling penulis Harry Potter dan musisi Elton John atas pemberitaan palsu.

Pada bulan Februari, Wikipedia melarang mengutip dari Daily Mail setelah editor ensiklopedia online itu menyimpulkan bahwa tabloid tersebut "umumnya tidak dapat diandalkan."

Presiden Donald Trump telah berulang kali menyerukan perubahan undang-undang pencemaran nama baik di AS, yang membuktikan bahwa pernyataan yang dibuat oleh tergugat adalah palsu.

Hukum di Inggris jauh lebih menguntungkan untuk korban fitnah.

Trump ketika saat kampanye presiden menyerukan jika dirinya akan "Membuka hukum pencemaran nama baik kita, sehingga ketika mereka menulis dengan sengaja artikel negatif dan mengerikan dan palsu, kita bisa menuntut mereka dan mendapatkan banyak uang."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI