Velove Vexia dan Vino G Bastian Tepat Jadi Suami-Istri

Tomi Tresnady | Puput Pandansari
Velove Vexia dan Vino G Bastian Tepat Jadi Suami-Istri
Vino G Bastian dan Pasha Chrismansyah, putra Chrisye, di peluncuran trailer dan poster film 'Chrisye' di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (16/9/2017). [suara.com/Puput Pandansari]

iakui Vino, proses reading dan observasi soal Chriye tidaklah mudah.

Suara.com - Pasha Chrismansyah, putra almarhum Chrisye, mengaku gemas melihat aktor Vino Givoani Bastian yang memerankan sosok ayahnya di film biopik "Chrisye" arahan sutradara Rizal Mantovani.

Pasha bahkan sempat ingin memanggil Vino dengan sebutan "Papa".

"Hari kedua, saya lihat Vino pakai wig dan baju lengkap (untuk properti syuting). Saya hampir mau nyapa, 'Pa, ke mana saja?' Mirip banget jalannya, cara duduknya," aku Pasha di acara perilisan trailer dan poster film "Chrisye" di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (16/9/2017).

"Bukan mirip lagi tapi itu sama persis (dengan Chrisye)," lanjut Pasha.

Tak cuma mengagumi akting suami Marsha Timothy itu, Pasha juga memberikan jempol pada Velove Vexia yang memerankan ibundanya, Damayanti Noor.

"Kalau Velove nih, kayak tadi mama cerita, saya lihat filmnya Velove, itu mama banget. Cara ngomongnya mirip banget. Dia suka ngintip-ngintip gitu ternyata," urai Pasha lagi.

Diakui Vino, proses reading dan observasi tidaklah mudah. Data tentang sosok penyanyi legendaris yang dilihat dari sudut pandang kehidupan pribadi Chrisye tak banyak didokumentasikan.

Maka itu, Vino mencari data lain dengan mengamati foto keluarga Chrisye. Di saat reading, Vino tak tahu ada beberapa album foto keluarga Chrisye. Dia akhirnya membuka foto album dan melihat-lihat.

"Saya fotoin semuanya bahkan saya bawa ke rumah," cerita Vino. "Sebelum take (syuting) saya lihat foto itu. Saya lihat cara dia duduk, jalan, megang rokok, cara dia bercanda, mas Rizal yang tahu. Saya nggak lihat video karena nggak ada, saya transformasikan dari foto ke adegan," kata dia.

Film "Chrisye" dijadwalkan dirilis bulan Desember 2017, sekalian memperingati 10 tahun meninggalnya Chrisya setelah dikalahkan sakit kanker paru-paru.

Filmnya ini akan menceritakan makna di balik lagu religi "Ketika Tangan dan Kaki Berkata" yang liriknya ditulis sastrawan Taufik Ismail, berdasarkan surah Yasin ayat 65.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS